PESONA HOT DUDA

PESONA HOT DUDA
Bab 87


__ADS_3

Bab 87


Setelah acara makan malam romantis dan berjalan menyusuri pantai selesai mereka pun kembali ke penginapan. Sesampai nya di sana Ratu langsung mencari ponsel nya karena ingin menghubungi Anaknya sedangkan Ardhana pergi ke kamar mandi  buang air kecil.


"Halo anak mommy, apa kabar?" Tanya Ratu sambil duduk di tepi ranjang.


"Hai mom, baik mom. Aka disini tidak menyusahkan Grandma dan Grandpa" Jawab Akasya.


"Mommy, apa adik aka sudah jadi?" Tanya Akasya pasalnya Akasya sudah tidak sabar ingin punya adik.


"Doa kan mommy terus iya sayang, biar adik aka cepat hadir di perut mommy, oke" Kata Ratu.


Mereka pun mengobrol dengan sangat lama dan Ardhana juga ikut bergabung dengan mereka. selesai berbicara dengan anaknya, Ratu pergi ke kamar mandi sambil membawa bingkisan yang sudah di siapkan oleh mertua nya.


"Apa aku harus memakai kain tipis dan nerawang ini?" Gumam Ratu dan merentangkan lingerie nya ke atas dengan menggigit bibir bawah nya.


Mau tak mau Ratu pun mengganti gaun pantai nya dengan lingerie yang sudah di siap nya Giani untuk menyenangkan suami nya.


Sedangkan Ardhana sibuk mengecek ponsel nya karena Dion mengirimkan beberapa berkas penting melalui email untuk memeriksa nya sambil rebahan di ranjang nya.


Ceklek...


Ratu pun keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono karena malu kalau keluar hanya menggunakan lingerie nya saja.

__ADS_1


Ardhana tidak melihat ke arah Ratu dan tetap fokus pada ponsel nya sampai Ratu duduk di berdiri di sampingnya Ardhana belum juga menyadari nya.


"Ekheemm..., Lagi honeymoon juga masih sempat-sempat nya mikirin kerjaan" Ucap Ratu dengan sedikit ketus.


Ardhana menghentikan kegiatan mengecek ponsel nya dan langsung meletakan ponsel nya di meja samping ranjang nya karena mendengar ketusan dari istrinya lalu beralih menatap istrinya dengan memicingkan mata nya.


"Baby, kenapa masih pakai handuk?" Tanya Ardhana dan menarik istrinya untuk duduk membelakangi nya.


"E-emm tidak apa-apa Ar" Jawab nya dengan sedikit gugup.


Ardhana semakin menelisik ke arah Ratu yang merasa gugup entah apa yang membuat nya gugup seperti itu.


"Kamu kenapa gugup sayang?" Kata Ardhana dengan meniup telinga Ratu dari arah belakang dan sontak saja membuat Ratu merinding.


"Benarkah" Ucap nya dengan menarik tali handuk yang Ratu kenakan dan membuka nya hanya menyisakan lingerie dan kain tipis yang menutupi bagian inti Ratu yang masih menempel di tubuh Ratu tapi tidak menggunakan bra nya.


"Kamu sudah mempersiapkan ini untuk ku baby?" Kata nya lagi sambil tersenyum dengan sedikit memainkan aset Ratu.


Lenguhan Ratu terdengar indah di telinga Ardhana dan Ardhana semakin kuat memainkan bagian favorit nya.


"Oouwwwhh... "


Ardhana langsung membalikan posisi Ratu menjadi menghadap nya, Ardhana masih saja terpesona melihat keindahan tubuh Ratu walau ia sudah pernah melihat dan merasakannya dan Ratu yang merasa tubuhnya di lihat oleh suami nya dengan wajah mesum nya begitu malu.

__ADS_1


"Ar, jangan dilihat" Ucap nya lalu menyilang kan tangannya di dada Ratu.


"Kenapa harus malu baby, aku sudah pernah melihatnya dan merasakannya" Kata Ardhana sambil menarik tangan Ratu agar jangan menghalangi nya.


Ardhana mendekat ke wajah istrinya lalu mencium bibir istrinya dan Ratu langsung menutup mata nya dengan terus membalas ciuman dari Ardhana.


Ciuman semakin lama semakin menuntut lebih dan segera di tuntaskan. usai dari bibir Ratu Ardhana mencium leher Ratu yang selalu wangi membuat Ardhana betah di buat nya dan memberikan tanda cinta nya di leher Ratu yang terjangkau oleh bibir nya.


Tangan Ardhana langsung membuka lingerie yang dipakai istrinya setelah itu langsung membuka pakaian nya sendiri dengan cepat.


"Favorit ku selalu menggemaskan, baby" Kata Ardhana menciumi dada Ratu bergantian dan langsung merebahkan Ratu di ranjang lalu turun menciumi perut istrinya.


"Aaahhh.. Ar, aku sudah tidak tahan lakukan cepat" Kata Ratu saat Ardhana sudah bermain di atas pangkal paha Ratu, mendengar itu Ardhana tersenyum menang karena Ratu yang meminta nya duluan.


"Okee baby" Jawab nya dan langsung memposisikan miliknya tepat di depan milik Ratu yang masih terlihat sempit karena baru satu kali mereka melakukannya dan... "Aaahhhh " Ucap nya bersamaan ketika milik Ardhana masuk sempurna di inti Ratu lalu mereka pun melakukan penyatuan dengan ritme yang di inginkan oleh kedua nya sampai merasa kelelahan dan langsung tertidur pulas.


*


*


*


Untuk Bab 87 maaf agak lama up nya karena memang harus ada beberapa yang di revisi begitu kira-kira.

__ADS_1


__ADS_2