
Menjelang malam Ratu bersiap untuk menemani Akasya belajar karena anak kembar nya sudah tidur lebih dulu.
"Sayang jangan gangguin kembar terus nanti nangis, ayo katanya mau belajar di temani mommy" Kata Ratu yang melihat anak tertua nya terus menganggu adik kembar nya.
"Oke mom" Jawab Akasya dan langsung menuju kamar nya dan di ikuti oleh Ratu di belakang nya.
Hanya 1 jam Ratu menemani Akasya belajar karena si kembar kebangun dan Akasya juga sudah mulai mengantuk.
Ketika akan menggendong putri kecil nya, Joshua menangis kencang membuat Ratu beralih menenangkan sang kakak lebih dulu, sedangkan Jocelyn hanya diam tanpa menangis seperti Joshua.
"Cep.. Cep.. kok kakak nangis mau Asi iya?" Kata Ratu sambil menggendong Joshua dan segera membuka kancing baju nya, saat akan memasukan pucuk dada Ratu dalam mulut kecil sang anak tiba-tiba ada yang membuka pintu dari luar.
Ceklek
Ratu langsung melihat ke arah pintu yang terbuka dan segera menutup dada nya.
"Hai anak-anak daddy" Ucap Ardhana dengan gembira nya menyambut anak kembar nya.
"Ckk, aku kira siapa " Kata Ratu dan langsung membuka kembali kancing baju nya karena Joshua tak berhenti menangis ketika sumber nutrisinya tak kunjung di berikan.
__ADS_1
"Memang kenapa sayang?" Kata Ardhana dan lamgsung duduk di samping istri dan melabukan kecupan di kening Ratu dan Joshua.
"Sayang, jangan lupa kecupan untuk putri kita" Kata Ratu memperingati sang suami agar tidak pilih kasih saat memberikan kasih sayang.
"Baiklah sayang ku, tapi sebelum aku menggendong putri kecil ku, aku mau mandi dulu" Kata Ardhana segera beranjak pergi menuju kamar mandi.
"Maaf sayang, aku belum menyiapkan air mandi untuk mu" Kata Ratu merasa bersalah karena ia telah melupakan kewajiban sebagai seorang istri.
"Sudah lah lagian suami mu bukan anak kecil" Ucap nya sambil membuka baju kantor yang ia pakai di hadapan sang istri tanpa rasa bersalah.
"Iya sih bukan anak kecil lagi tapi kalau tidur masih suka menyusu, kalau tidak dikasih malah uring-uringan" Ucap Ratu.
"Sayang , disini masih ada anak-anak kamu jangan suka sembarangan ihhhh kalau mau buka baju, di kamar mandi sana" Kata Ratu yang sudah mulai cerewet pada suaminya.
"Semakin hari kamu semakin cerewet saja sayang" Kata Ardhana dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
"Kebiasannya masih belum berubah" Ratu sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan suami nya, dan sang anak masih anteng menyusu ditengah perdebatan daddy dan mommy nya.
sekitar sepuluh menit Ardhana keluar kamar mandi dan sudah memakai baju santai nya.
__ADS_1
"Sayang, si kembar sudah tidur lagi" melihat Ratu meletakan Joshua di box bayi, sedangkan Jocelyn ia sudah tidur lagi, ia tidak begitu menyusahkan Ratu mungkin karena sesama perempuan jadi harus saling mengerti walau masih bayi.
"Iya, Joshua paling tidak bisa tidur kalau belum menyusu dari sumber nya sayang" Kata Ratu menghampiri Ardhana yang sudah duduk di tepi ranjang.
"Seperti nya dia tidak mau kalah dengan daddy" Kata Ardhana yang langsung mendapatkan pukulan kecil di lengan nya.
"Kamu sudah makan sayang?" Tanya Ratu.
"Belum"
"Mau aku masakin?"
"Boleh, tapi kamu tidak cape sayang? seharian ini kamu sudah ngurusin kembar belum lagi Akasya" Kata Ardhana yang merasa kasihan pada istri nya.
"Tidak, lagian aku sangat menikmati menjadi seorang ibu sekaligus istri dan aku masih di bantuin mommy Giani dan juga mommy nani dan aku tidak merasa lelah untuk itu sayang percaya lah" Ucap Ratu sambil membelai pipi snag suami agar tidak mengkhawatirkan diri nya.
"Aku sungguh beruntung menikahi mu sayang" Kata Ardhana dan langsung memberikan pelukan hangat pada sang istri dan juga kecupan di bibir Ratu.
Setelah itu mereka langsung turun ke bawah untuk makan, namun sebelum itu Ratu membuat ayam goreng mentega dulu. setengah jam menunggu makanan pun siap dan Ardhana langsung menyantap nya dengan lahap.
__ADS_1