
Bab 82
Ardhana gemas dengan jawaban Ratu yang terlihat malu saat mengatakan bahwa ia tidak nyaman.
"Aku akan membuat mu nyaman baby" Ucap Ardhana lirih sambil menggerakkan tubuhnya dengan pelan agar Ratu terbiasa dengan milik suaminya itu.
"Hmmm.... Ooouwwhh , Ar ini sangat nikmat" Kata Ratu yang merasa nikmat dengan pelayanan suaminya sambil mengikuti gerakan tubuh Ardhana yang bergerak di atas tubuh nya.
"Ooohh.. baby, kamu juga nikmat masih sempit" yang masih menggerakkan tubuhnya.
"Aaakhhhhh.... " Ucap nya bersamaan setelah pelepasan pertama.
"I love you baby" Bisik Ardhana yang masih di atas tubuh istrinya lalu mencium kening Ratu yang penuh keringat.
"I love you too Ar" sahut nya lirih sambil mengecup bibir Ardhana dan sedikit menggigit nya.
"Awwst.., Kenapa di gigit masih mau lagi" goda Ardhana sambil menggerakkan tubuhnya lagi, sontak saja membuat Ratu mendesah kembali di bawah kungkungan suaminya.
"Aakkhh... Ar,"
Mereka melakukan cukup lama dengan berbagai gaya imajinasi Ardhana yang ingin ia salurkan pada istrinya pada malam selanjutnya. Mereka tersenyum penuh kepuasan setelah melakukan malam pertamanya sampai menjelang pagi hari.
*(Untuk adegan ini kalian bisa traveling sendiri aku tidak cukup mahir merangkai nya, mohon maaf🙏😆) .
*
__ADS_1
*
*
Pagi pun tiba, para orang tua dan Akasya sudah berkumpul di meja makan tapi mereka belum juga memulai nya karena masih menunggu pengantin baru yang belum juga turun.
"Grandma, mommy sama daddy kenapa belum turun?" Tanya Akasya yang sudah tidak sabar ingin makan.
"Sepertinya mommy sama daddy kelelahan jadi nya masih tidur" Ucap Giani .
"Kelelahan kenapa?" Tanya Akasya bingung.
"Akasya mau punya adik tidak?" tanya Giani.
"Nah.. mommy sama daddy lagi membuat adik untuk aka" Ucap Giani memperjelas nya.
Steve dan juga Nani hanya bergeleng mendengar percakapan antara cucu dan nenek itu.
"Terus kalau sudah di buat adik aka nya mana grandma?"
"Nunggu mommy Ratu hamil dulu sampai 9 bulan di perut mommy nanti barulah hadir adik aka di dunia" Ucap Nani dengan hati-hati.
" Ooohh"
Yang di tunggu pun keluar dari kamar nya dengan keadaan masih mengantuk karena menjelang pagi mereka baru tertidur.
__ADS_1
"Mentang-mentang pengantin baru jadinya bangunnya seenaknya" Goda Steve yang sedari tadi hanya menjadi pendengar.
"Ckk.. Daddy, kaya tidak pernah muda aja" Balas Ardhana yang sudah duduk dekat anaknya.
Ratu langsung mengambilkan makanan untuk suaminya dan diri nya. namun ketika ratu akan memasukkan suapan pertamanya Akasya mengajukan pertanyaan.
"Mom"
"Iya sayang, mau nambah?" Tanya Ratu.
Akasya hanya menggeleng,"Tidak mom, itu merah-merah di leher mommy kenapa?" Tanya Akasya yang sedari tadi melihat ke arah leher Ratu yang nampak aneh dan terlihat mengerikan.
"Uhukk.. Uhukk" Ardhana terbatuk dengan pertanyaan anaknya.
Sontak Ratu langsung meraba lehernya karena malu dengan pertanyaan anak nya itu lalu ia menatap suaminya pelaku yang sudah membuat maha karya di leher Ratu.
"Lain kali jangan terlalu semangat Ar, lihat lah leher istri mu terlihat mengerikan karena ulah mu" Ucap Giani sambil tertawa.
"Memang leher mommy di gigit daddy, grandpa?" Tanya Akasya lagi.
"Iya sayang, karena daddy lagi gemas sama mommy jadi nya gigit mommy" Jawab Steve asal.
"Lain kali aka juga mau gigit leher mommy biar sama kaya daddy" Ucap nya semangat.
'Anak sama bapak tidak ada bedanya ya tuhan, suka tidak mau kalah' batin ratu.
__ADS_1