PESONA HOT DUDA

PESONA HOT DUDA
Bab 89


__ADS_3

Bab 89


Beni langsung menarik tangan Mira untuk masuk ke dalam mobil nya dan setelah itu Beni langsung menyambar bibir Mira tanpa permisi membuat Mira terkejut dengan perlakukan Beni di luar dugaannya.


Beni mencoba masuk ke dalam mulut Mira yang masih tertutup lalu ia menggigit bibir bawah Mira dan Benar saja Mira langsung membuka mulut nya dan Beni menerobos masuk ke dalam mulut Mira dengan gesit nya walau lawan mainnya masih sangat amatir.


Merasa udara dalam paru-paru nya menipis Mira memukul dada Beni untuk menghentikan nya. "Bibir mu sangat manis" Ucap Beni dengan mengerlingkan mata kiri nya dan tangannya mengusap bibir Ratu yang basah karena ulah nya.


Setelah kesadarannya terkumpul kembali Ratu menegakan duduk nya dan menghadap ke jendela samping karena merasa malu dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.


"Aku tidak berbohong dengan ucapan ku Mira kalau aku memang cemburu melihat mu begitu di dekati oleh pria-pria itu" Kata Beni dan memposisikan duduk nya menghadap depan.


"Karena aku memang sudah mencintaimu dan aku tidak akan mungkin langsung mencium mu kalau aku tidak mencintai mu" Ucap Beni jujur dan menyamping kan lagi duduk nya menghadap Mira sambil menggenggam tangan Mira.


"Apa kamu juga mencintai ku mir?" Tanya Beni lagi. Mira masih diam karena bingung harus menjawab apa sebab ini terlalu mendadak.

__ADS_1


"Kalau memang kamu tidak mencintai ku iya sudah tidak apa-apa, maaf untuk tadi yang sudah memaksa mu untuk berciuman" Ucapnya lalu melepaskan genggamannya dan langsung menjalankan mobilnya untuk pergi dari cafe itu.


"Ben.. " Kata Mira yang sedikit takut karena wajah Beni begitu tidak bersahabat.


"A-aku memang sudah mencintaimu sejak lama dan aku takut mengungkapkan nya karena saat itu kamu sudah memiliki perasaan pada orang lain yang tidak lain adalah teman ku sendiri Ratu, aku mencoba untuk mengubur perasaan ku agar tidak sakit terlalu dalam" Kata Mira sambil menundukkan kepalanya dan menitikkan air matanya.


Beni yang mendengar pengakuan Mira pun langsung menghentikan mobil nya secara mendadak, ia merasa terkejut sebab ia begitu bodoh tidak melihat cinta tulus dari Mira selama ini.


"Jadi selama ini kamu sudah memendam perasaan dengan ku Mir?" Tanya Beni dan langsung di sambut anggukkan oleh Mira yang masih dengan tangisannya.


"Kenapa menangis?" Ucap Beni dengan mengusap air mata Mira yang terus mengalir tanpa permisi.


"Aku hanya takut cinta ku bertepuk sebelah tangan Ben" Tutur Mira yang mencoba menahan tangisannya.


"Itu tak akan terjadi karena aku juga sudah mencintai mu, sayang. maafkan aku yang telat menyadari itu" Balas Beni dengan mencium kening Mira.

__ADS_1


"Iya Ben"


"Jangan Ben dong, kan kita sudah pacaran" Kata Beni..


" Panggil aku sayang seperti aku memanggilmu sayang.. oke"


Mira hanya mengangguk sebab jawaban nya.


"Coba panggil aku sayang" Kata Beni.


Mira masih diam membisu karena merasa keluh mulut nya untuk mengucapkan kata sayang.


"Cepat ucapkan atau aku cium kamu lagi" Ancam nya.


"Sa-sayang" Kata Mira dengan sedikit malu dan langsung menundukkan kepalanya.

__ADS_1


Beni melihat gemas dengan tingkah pacar baru nya itu yang merasa malu-malu.


__ADS_2