
Bab 72
Melihat raut wajah Ratu yang begitu murung selepas pergi dengan calon mertua nya membuat Mira berpikiran buruk tentang calon mertua nya itu.
"Kamu kenapa tu, apa Nyonya Cloe jahat pada mu?" Tanya Mira.
"Tidak " Jawab nya pelan dan singkat.
"Berbagilah dengan ku jika kamu ingin menceritakannya kalaupun tidak itu hak mu, aku hanya akan selalu mendukung mu" Kata Mira menyemangati sambil merangkul pundak Ratu.
"Aku hanya memikirkan apa aku harus melanjutkan pernikahan ini atau aku mundur merelakan Ardhana menikah dengan orang lain" Jawab Ratu dengan sedikit menitikkan air matanya.
"Memangnya kenapa? ada apa?" Ucap Mira.
"Saat aku makan siang tadi dengan mommy Giani ada wanita yang menghampiri kita dan mengaku hamil anak Ardhana" Ucap Ratu semakin menangis dalam pelukan Mira.
__ADS_1
"A-aku harus apa mir" Ucap nya lagi dengan terbata karena menangis.
"Sabar iya tenang kan dulu pikiran kamu jangan langsung gegabah mengambil tindakan atau kesimpulan, belum tentu anak yang di kandung nya itu anak Ardhana" Kata Mira.
"Aku juga merasa begitu, tapi bagaimana kalau ternyata itu benar anaknya" balas Ratu.
"Berdoa saja, semoga yang dia katakan itu tidak benar adanya.. okee" Ucap Mira tersenyum.
"Sudah dong nangis nya kamu akan jelek nanti, Menjelang pernikahan harus banyak-banyak senyum nyonya Cloe" Kata Mira menggoda nya agar bisa tersenyum kembali.
"Iisstt.. Apaan sih belum jadi nyonya iya.. " Jawab Ratu sambil menyeka air matanya.
Jam sebelas malam Ardhana baru saja kembali dari perusahaannya.
"Siapa perempuan yang sudah kamu hamili Ar? Tanya Giani yang membuat Ardhana kaget saat melewati ruang keluarga.
__ADS_1
Ardhana tidak mengerti dengan pertanyaan yang diajukan oleh Giani " Maksud mommy?".
Giani yang kesal pun melemparkan foto yang ia ambil dari Celine saat di restaurant tadi siang.
Ardhana mengambil foto itu yang tergeletak di lantai, "Celine?" Ucap Ardhana sambil mengerutkan dahi nya karena ia mengenali wajah dari perempuan yang ada di foto itu tapi ia tidak merasa berfoto dengan Celine dalam keadaan tanpa busana.
"Mau mengelak apa lagi kamu Ardhana?" Kata Giani yang terdengar marah.
"Mom, ini ngga bener, Ardhana tidak pernah tidur dengan sembarang orang mom, mommy tahu itu kan?" Kata Ardhana.
"Wanita itu mengaku hamil anak kamu Ar" Kata Giani.
"Hamil? Hamil anak siapa? Ar tidak pernah berhubungan dengan dia atau pun sampai melakukan itu mom. Ar memang ada kerja sana sama orang tuanya tapi tidak mengenal dekat dengan anak nya itu" Kata Ardhana menjelaskan.
"Beberapa bulan yang lalu Ar sempat di jebak oleh mereka di club malam dengan mencampurkan obat perangsang pada minuman ku, Ar sempat meminumnya karena tidak merasa curiga dengan apa yang mereka lakukan, namun beberapa menit kemudian obat itu langsung bereaksi dengan cepat membuat ku bergairah tapi Ar tidak sampai melakukan itu dengan Celine anak Reda itu, karena Dion datang tepat waktu membantu ku untuk pergi dari ruangan itu mom, percaya lah mom kalau memang belum percaya tanyakan saja pada Dion karena dia lah yang menolong dari obat sialan itu dengan bantuan dokter" Jelas Ardhana dengan detail.
__ADS_1
"Apa kamu yakin dengan apa yang kamu ucapkan Ar?" Tanya Giani yang belum sepenuhnya percaya pada anaknya ini.
"Mom percayalah, Ar memang sudah pernah beristri dan pasti butuh yang namanya pelampiasan tapi Ar tidak sembarangan untuk melakukan itu, kalaupun sampai tidak bisa tahan sudah pasti Ar akan melampiaskannya pada Ratu karena dia wanita yang sedang dekat dengan ku apalagi sering tidur bersama mom" Ucap Ardhana.