
Seminggu kemudian Ratu dan kedua anak kembar nya pulang ke Mansion, dan di sambut hangat oleh keluarga.
"Halo cucu ganteng granny" Ucap Nani sambil menggendong Joshua cucu laki-laki nya.
"Ar, bawah istri mu untuk istirahat di kamar" Kata Giani yang juga menggendong cucu perempuan nya, menyuruh Ardhana untuk membawa Ratu istirahat.
"Ratu masih ingin di sini mom" Tolak Ratu lembut sambil mendudukkan diri di sofa ruang keluarga dan di bantu oleh suami nya.
"Sayang, apa asi mu sudah lancar ?" Tanya Giani.
"Sudah mom"
"Seperti nya Jocelyn waktu nya asi, sayang" Kata Ardhana yang membenarkan dugaan anak nya yang sedang gelisah di gendongan mommy nya.
"Bawa sini saja mom" Ucap Ratu meminta Giani untuk memberikan anak nya itu.
Benar saja Jocelyn sangat lapar dan menghisap pucuk dada Ratu dengan kuat membuat Ratu meringis dengan perlakuan anak nya ini.
"Sayang pelan-pelan saja, kasihan mommy" Ucap Ardhana memperingati anak perempuan nya.
__ADS_1
Akasya masih dalam perjalan pulang sekolah jadi ia belum mengetahui bahwa mommy dan adik-adik nya sudah pulang dari rumah sakit.
"Anak mu itu mencontoh dari daddy nya yang kalau menghisap juga kuat" Ledek Giani dan di sambut tawa oleh besan dan juga suami nya.
Ratu hanya terdiam malu mendengar ucapan dari mertuanya yang begitu blak-blakan, lain hal dengan Ardhana. ia lebih menanggapi ucapan Giani.
"Iya harus mom, kalau tidak begitu nanti Ardhana tidak sehat" Jawab nya dan langsung di cubit lengan oleh Ratu agar Ardhana diam.
"Aawwsstt, baby sakit" Ardhana meringis sakit karena cubitan istrinya.
"Iya sudah, daddy berangkat ke kantor dulu iya sayang nya daddy" Kata nya lagi sambil mencium pipi Jocelyn lalu berdiri mencium pipi Joshua secara bergantia.
"Oke daddy, semangat kerja nya iya" Ucap Ratu yang menirukan suara anak kecil.
"Dasar tidak tahu malu, masih ada orang tua dan anak kamu main sosor-sosor saja" sindir Giani yang sejak tadi melihat interaksi Ardhana dengan istri dan juga anak nya.
Nama nya juga Ardhana, bukan nya malu sudah di sindir oleh Giani, ia terlihat tidak merasa bersalah dan malah menambah kecupan nya di kening dan juga pipi istrinya.
Ardhana langsung pergi dan masuk ke dalam mobil nya yang sudah di tunggu oleh supir.
__ADS_1
Selepas kepergian Ardhana, Anak yang paling besar baru saja sampai di Mansion dengan wajah yang terlihat bahagia karena ia melihat mommy dan adik nya sudah pulang.
"Mommy" Teriak nya sehingga membuat para adik nya yang sedang tertidur di sofa terbangun dan langsung menangis karena teriakan Akasya.
"Uppsss..., maafin kakak iya adik-adik" Kata Akasya yang langsung meminta maaf karena sudah membuat kedua adiknya tebangun dan menangis.
"Iya sayang tidak apa-apa, lain kali jangan teriak-teriak, okee sayang" Kata Ratu sambil menimang anak laki-laki kecil nya.
"Iya mom, aka boleh cium adik ?" Tanya Akasya.
"Boleh sayang" Jawab Ratu , Akasya langsung memajukan bibir nya untuk mencium pipi Joshua yang sudah berhenti menangis.
"Maafin kakak iya adik Joshua" Kata Akasya dengan membelai pipi adik nya lalu Akasya berpindah ke adik perempuan nya dan melakukan hal sama seperti Joshua tadi.
*
*
*
__ADS_1
Hai para pembaca setia ku, maaf baru bisa lanjutin nulis lagi. Dan saya bener-bener minta maaf kalau jalan cerita nya tidak sesuai dengan apa yang kalian fikirkan, Dan maaf juga karena saya penulis baru dan masih banyak belajar dan mohon bimbingannya jika saya ada kesalahan 🙏🙏🙏🙏, yang pasti saya banyak-banyak mengucap terimakasih untuk para pembaca novel ini.
Ohhh iya, jangan lupa mampir juga di novel karya abal-abal ku dengan judul "Mencintai Musuh Suami Ku" Jangan lupa juga untuk dukungannya, Terimakasih banyak-banyak ❤.