PESONA HOT DUDA

PESONA HOT DUDA
Bab 71


__ADS_3

Bab 71


Selesai dari toko perhiasan Ratu dan Giani mampir ke restaurant karena mereka belum makan siang agar mempersingkat waktu mereka mencari yang terdekat, sebab mereka sudah menghabiskan waktu sekitar 2 jam hanya untuk mencari cincin pernikahan dan juga beberapa perintilan yang harus di beli dan untuk masalah baju pengantin Giani menyerahkannya pada yang Ratu dan juga Ardhana.


Acara makan siang pun selesai ketika akan pergi ke meja kasir untuk membayar, tiba-tiba ada wanita cantik menghampiri mereka berdua.


"Hai Aunty" Ucap wanita itu lembut dan langsung duduk.


Giani yang di sapa pun hanya diam saja tidak memberikan respon apapun.


"Maaf aunty sudah mengganggu waktu makan siang aunty" Ucapnya lagi.


"Iya tidak apa-apa, ada yang bisa saya bantu nona?" Kata Giani.


"Sebenarnya saya ingin memberitahukan hal ini secara langsung pada anak aunty, tapi setelah kejadian itu saya sudah tidak bisa bertemu lagi dengannya" Dengan wajah senduh nya.

__ADS_1


Giani tampak bingung dan juga mengerutkan keningnya karena ia merasa belum pernah melihatnya apa lagi mengenalnya.


"Apa maksud mu nona dan tentang Hal apa?". Kata Giani penasaran.


"Sa-saya hamil anak Ardhana aunty" Ucap wanita itu dengan berderai air mata.


Deg!


Mendengar pernyataan dari Celine, Giani maupun Ratu nampak sangat terkejut dan juga tak percaya pada apa yang ia dengar.


"Saya tidak asal bicara aunty, ini bukti nya" Kata Celine sambil menunjukan bukti foto berduaan tanpa busana antara Celine dan juga Ardhana.


Giani melihat foto yang di tunjukan Celine itu dan terlihat jelas bahwa orang yang ada di dalam foto itu Celine dan juga Ardhana. Giani nampak mengeraskan rahangnya seolah akan marah dan bersiap untuk memakai orang yang mengaku hamil karena perbuatan anaknya itu.


"Anak saya tidak mungkin ngelakuin itu pada sembarang orang, mungkin ini hanya akal-akalan mu saja ingin menjebak anak ku" Kata Giani yang terus melihatnya dengan tatapan mengintimidasi.

__ADS_1


"Kami melakukan dengan sadar aunty dan saya tidak menjebaknya" Kata Celine.


"Anak saya memang duda dan sudah pasti akan membutuhkan kebutuhan biologisnya setelah bercerai dengan mantan istrinya tapi bukan berarti anak saya mau ngelakuin itu dengan wanita macam kamu" Ucar Giani tegas dan langsung menggandeng tangan calon menantunya itu yang sedari tadi terus diam tanpa ikut menjawab atau membela calon suaminya itu karena ia belum tahu kebenarannya seperti ia, mengingat ia baru beberapa bulan kenal dengan Ardhana, tapi ia tidak juga percaya sepenuhnya dengan ucapan Celine.


'apa benar anak yang dikandung nya itu anak Ardhana, ya Tuhan cobaan apalagi' batin Ratu sedih.


Dalam perjalanan pulang pun Ratu terus diam ia terus berkecamuk dengan pikirannya yang terus memikirkan perkataan Celine.


Giani melihat ke arah Ratu yang terus berdiam diri tanpa mengeluarkan perkataan apapun selepas keluar dari restaurant tadi.


"Jangan di pikirkan sayang, fokus saja dengan pernikahan kalian" Ucap Giani sambil menggenggam tangan Ratu mencoba menguatkan calon menantunya itu.


Ratu pun menengok mendengar ucapan Giani, "Iya mom" Ucapnya sambil tersenyum tipis.


"Mommy akan mencari kebenarannya, jadi kamu jangan percaya begitu saja oke sayang. mommy percaya pada Ardhana, ia tak akan mungkin sembarangan melakukan itu" Kata Giani sambil memeluk Ratu.

__ADS_1


Ratu membalas pelukan Giani dan seketika air mata Ratu mengalir begitu saja yang sedari tadi ia tahan.


__ADS_2