
Sampai di kantor Raka memilih langsung memakai lift pribadi dari basement gedung untuk sampai ke ruangannya.
Keadaannya yang lumayan kacau dengan beberapa luka yang terlihat jelas di wajahnya akan menghebohkan seluruh kantor bila sampai terlihat oleh para karyawannya.
Raka meminjam topi salah satu pengawalnya untuk menyamarkan wajahnya.
" Laura ikut saya ke dalam" Ujarnya saat melewati meja sekretaris di depan ruangannya.
" Baik Tuan" Laura langsung berdiri dan mengikuti langkah Raka.
Sampai di dalam Laura di buat terkejut ketika Raka membuka topi yang dipakai nya.
" Astaga Tuan anda tidak apa-apa?!" Tanya Laura panik.
" Saya tidak apa-apa, apakah Leo sudah datang?" Tanya Raka menyandarkan tubuhnya di sofa.
" Sudah Tuan, sekitar satu jam yang lalu" Jelas Laura.
" Tolong panggil dia kemari, dan jangan sampai ada yang tau kondisi saya" Perintah Raka.
" Baik Tuan saya mengerti" Laura membungkuk hormat sebelum keluar dari ruangan Raka.
Tak berselang lama Leo masuk kedalam ruangan Raka setelah mendengar sahutan Raka dari dalam.
" Anda memanggil saya Tuan?" Tanya Leo berdiri di samping sofa.
Beginilah Leo bila sedang di dalam kantor maka ia akan tetap menjadi sekretaris pribadi Raka.
Berbeda bila sedang di luar kantor maka ia akan menjadi sahabat Raka.
" Astaga Tuan muda, kenapa muka anda sampai seperti ini?" Tanya Leo panik saat menyadari keadaan wajah Raka.
Leo langsung berlari mengambil kotak p3k yang selalu tersedia di ruangan Raka.
Raka mendengus kesal, ketika harus selalu mendapatkan pertanyaan yang sama.
" Di serang Rion" Ucap Raka acuh.
" Hah!! Mau apa Lagi dia" Tanya Leo geram, sambil menyiapkan alkohol untuk membersihkan luka Raka.
" Sepertinya dia cemburu... shhh" Ucap Raka sambil meringis merasakan perih di lukanya.
"Cemburu?" Leon menautkan alisnya bingung.
" Hm... gara-gara itu" Raka menunjuk paper bag yang tergeletak di atas meja.
Leo menengok ke atas meja " Memang apa itu?" Tanyanya, sekarang tangannya sibuk mengompres luka memar di wajah Raka.
" Hadiah dari Keyra" Ucap Raka mengambil handuk berisi es batu dari tangan Leo.
" Hah...!! Wah ada yang lagi seneng dong" Akhirnya Leo tidak tahan bila tak mengejek Raka.
Raka hanya mendengus kesal melihat Leo yang kembali ke sifat jailnya.
" Apa isinya nih?" Tanya Leo lagi mengambil paperbag.
" Gak tau" Jawab Raka
Leo membuka dan mengeluarkan isinya.
" Wah... kue...." Leo mengeluarkan kotak bekal trasparan berisi beberapa potong kue brownis.
" Sama...jaket...!!" Leo sangat antusias melihat hadiah dari Keyra untuk Raka.
" Gue yang dapet hadiah ngapain loe yang seneng?" Ucap Raka dengan nada yang tidak bersahabat.
" Seneng lah, berarti cinta loe sama Keyra gak bertepuk sebelah tangan" Jawab Leo, duduk di depan Raka.
Raka mendengus melihat Leo yang selalu mengira ia jatuh cinta pada Keyra, walau pada kenyataannya memang benar.
Tapi ia mempunyai alasan untuk tidak memiliki hubungan dengan siapapun saat ini.
__ADS_1
Maka dari itu ia selalu menyembunyikan perasaannya.
" Apa sih loe gak jelas banget!! Gue gak kepikiran buat menjalin hubungan untuk saat ini" Jawab Raka
"Lah emang napa bro?... Toh Keyra juga cewe yang baik dan dari keluarga yang baik-baik juga" Tanya Leo bingung.
" Loe tau sendiri hidup gue kaya gimana sekarang Le, gue gak mau melibatkan orang lain dalam masalah gue, dan membahayakannya karena gue" Jelas Raka.
" Gue nyaman hidup kayak gini, tanpa ada kelemahan yang harus gue lindungi" Tambahnya lagi.
" Terserah loe aja lah, tapi jangan sampai loe nyesel nanti" Jawab Leo menasehati.
" Iya, gus akan terima apa pun itu konsekuensinya" Putus Raka.
" Oke gue bakal dukung apapun keputusan loe"
" Siapin berkas buat rapat, gue mau mandi dulu" Raka beranjak dari duduk dan pergi ke ruang pribadinya setelah melihat jam yang sudah menunjukkan jam 15.25.
" Oke" Seru Leo segera bangkit dan menjalankan perintah dari Raka.
.
.
" Halo, ada apa Dion" Tanya Raka saat ia baru saja keluar dari hotel.
"......"
" Oke gue sama Leo ke sana" Jawab Raka lalu mematikan telponnya.
.
" Ada apa Ka?" Tanya Leo setelah mereka berada di dalam mobil.
" Dion ngajak kita nongkrong di Ar'kafe, katanya Arya sama Emran juga ada di sana" Jelas Raka.
" Oke lah... kita langsung ke sana?"
" Kuy lah!!" Seru Leo melajukan mobilnya.
...
" Hi, what's up bro?! Sapa Leo begitu mereka bergabung dengan Dion, Emran dan Arya.
Sedangkan Raka berjalan di belakang Leo dengan tangan di masukan kedalam saku celana depan.
" Weeess..... presdir kita dah dateng nih...!!!" Seru heboh Arya
Raka hanya mendengus kasar sambil melakukan fist bump dengan para shabatnya.
" Dari kapan loe ke jakarta?" Tanya Raka setelah duduk di kursinya.
" Udah dua hari, tapi ini baru bisa santai" Jawab Arya
Arya memang berdomisili di bandung, walau kadang bolak-balik ke jakarta untuk mengecek bisnisnya yang berada di sana.
" Loe kapan pulang dari Singapur?" Tanyanya pada Emran karena yang dia tau setelah acara liburan di bandung Emran langsung terbang ke Singapur untuk mengembangkan perusahaan di sana.
" Udah dari tiga hari yang lalu, tapi kayanya minggu depan juga gue harus balik lagi ke sana" Jelasnya
" Dia pulang gara-gara di paksa sama nyokapnya" Arya bersandar santai di sofa.
Raka menaikkan satu alisnya melihat Emran.
" Gue di suruh ketemu cewe sama nyokap" Malas Emran.
Emran memang yang paling dewasa di antara para teman-temannya yang lain.
Umurnya sekarang sudah 27 tahun tapi belum sekalipun mencoba berhubungan dengan seorang wanita setelah tiga tahun lalu di khianati oleh calon istrinya.
Seminggu sebelum hari pernikahan ia di tinggalkan oleh calon istrinya, yang lebih memilih pergi tanpa kabar.
__ADS_1
Sejak saat itu Emran tidak pernah lagi dekat dengan wanita manapun, dan lebih memilih sendiri sampai sekarang.
" Bagus dong, siapa tau cewe itu cocok sama loe?" Ucap santai Raka menyeruput kopi yang ia pesan.
" Guenya yang males" Jawab Emran menghempaskan punggungnya ke sandaran sofa.
" Ya elah Emran, Emran!! Loe mau apa lagi sih? Loe masih nungguin cewe itu heh?! Kesal Arya melempar kentang goreng pada Emran.
Emran hanya mendengus kesal tanpa berniat menjawab pertanyaan Arya.
Di dalam hati ia memang masih menunggu wanita itu kembali.
" Coba aja loe turutin dulu saran nyokap loe" Leo ikut menasehati Emran.
" Gak tau lah, pusing gue" Emran mendesah prustasi.
Mereka melanjutkan perbincangan mereka dengan obrolan yang lain.
Hingga...
Byur...
Akhh...
Astaga...!!
Semua orang yang berada di sana beralih pada Raka yang sebagian jaketnya sudah basah tersiram jus, oleh pelayan yang melewatinya.
" Maaf Tuan saya tidak sengaja" Ucap Pelayan itu dengan suara gemetar ketakutan.
" Maaf tuan ini salah saya, tadi saya buru-buru dan tidak sengaja menabrak mbak ini" Seorang gadis tiba-tiba saja sudah berada di hadapan Raka, membela pelayan yang menumpahkan jus pada baju Raka.
Raka hanya diam melihat sekilas gadis yang baru saja datang dan mengaku bersalah padanya, lalu meraih tisu di meja dan sibuk membersihkan tumpahan jus di jaketnya.
Sedangkan ke empat temannya masih memperhatikan Raka, tanpa mau ikut campur.
Mereka malah asik menonton dengan serius pertunjukan drama di depan mata mereka.
" Maafkan saya tuan biarkan saya yang bertanggung jawab" Ucap gadis itu lagi dengan wajah bersalah.
Mereka berdua belum menyadari satu sama lain.
Raka yang sibuk mengeringkan jaketnya dengan tisu, sedangkan Gadis di hadapan nya yang terus saja meminta maaf dengan menundukkan wajahnya.
Dion tersenyum penuh arti ketika menyadari siapa gadis di hadapan Raka, begitupun dengan Leo, sedangkan Emran dan Arya hanya sibuk memperhatikan sahabatnya.
" Sudahlah tidak perlu di permasalahkan, saya juga tidak apa-apa" Jawab Raka mengangkat wajahnya, bersamaan dengan gadis yang berada di depannya.
Deg...
Mata mereka bertaut beberapa detik, sama-sama terkejut, tapi itu hanya sebentar karena Raka segera merubah raut wajahnya biasa saja.
Sedangkan gadis yang ternyata Keyra masih memperhatikan Raka, terutama jaket yang ia pakai.
Ya... ia mengenali jaket itu. Jaket itu adalah jaket couple yang ia beli dan ia berikan pada Raka tadi siang, tapi kenapa sekarang jaket itu bisa di pakai oleh orang di hadapannya.
Ekhem....
Dehem Raka menyadarkan Keyra yang masih saja memandangnya.
" Sial!! Kenapa harus ketemu sama Key sekarang sih," Umpat Raka dalam hati.
.
.
...Tbc...
...Jangan lupa like, coment dan votenya ya......
...Karena sedikit dukungan dari kalian sangat berarti dari saya...
__ADS_1
...Terimakasih🙏😘...