Presdir Kutu Buku

Presdir Kutu Buku
Eps.70 Hari bahagia


__ADS_3

Hari bahagia itupun kini sudah di depan mata, Di kediaman keluarga Wiratmadja sudah sangat ramai dengan para sahabat dan kerabat Reksa dan Raka yang akan ikut mengantarkan Raka pada tempat di adakannya ijab kabul.


Ya...Hari ini adalah hari pernikahan Raka dan Keyra, Setelah setahun lamanya mereka menjalin hubungan pertunangan.


Raka dengan setia menunggu dan mendukung Keyra selama masa perkuliahan nya.


" Gimana udah siap ?" goda Arya, sambil memainkan Alisnya.


" Harus siap dong " jawab Raka sedikit kaku.


Raka sudah merasa gugup sejak semalam, ini adalah hari bersejarah untuk nya dan Raka berharap terjadi sekali seumur hidup nya, seperti kedua orang tuanya.


" Ayo..!" Reksa menghampiri Raka yang sedang berbincang bersama para sahabatnya.


Raka mengangguk.


Para sahabatnya memberikan dukungan melalui bahas isyarat mereka sendiri.


Raka berdasarkan satu mobil bersama dengan Reksa dan Alex serta Leo yang selalu menjadi supir pribadi Raka.


Sampai di area hotel tempat pernikahan, mereka langsung di sambut oleh keluarga mempelai perempuan.


Di dalam ballroom hotel sudah terlihat banyak para tamu undangan yang datang.


Siang ini hanya ada beberapa kerabat dekat dan kolega bisnis yang akrab dengan Raka yang di undang, karena Raka dan Keyra ingin suasana ijab kabul terasa hikmat dan penuh kekeluargaan.


Sementara itu di lain tempat, tepatnya di dalam sebuah kamar yang sudah di dekorasi sedemikian rupa, Keyra tampak duduk di temani kedua sahabatnya yang selalu mendampingi nya.


Monic dan Regina, mereka sudah sejak kemarin menemani Keyra yang sudah gugup dan panik.


Sehingga Dion meminta kedua sahabat itu menemani dan menghibur Keyra, agar ia tak memikirkan hari pernikahannya terus-menerus.


" Key, Raka udah dateng...!" ucap heboh Regina saat ia baru saja mendapat kabar dari ballroom hotel.


" Hah... beneran ? Aduh gimana ini, aku gugup banget !" Keyra mengguncang tangan kedua sahabatnya.


" Tenang dong Key, kita liat lewat live ya " bujuk Monic mengambil Laptop di atas nakas dan mulai menyambungkannya dengan staf dokumentasi di dalam ballroom.


" Aaaaa... ya ampun calon laki loe ganteng banget Key..!" teriak Monic saat melihat Raka yang sudah duduk berhadapan dengan Daniel.


Kayra hanya bisa melihatnya dengan wajah senang dan haru, tak menyangka hari ini akan terjadi.


Sosok Raka yang selalu bersikap dingin dan acuh padanya ternyata selalu memperhatikan dirinya tanpa ia sadari.

__ADS_1


Dan sekarang lelaki itu, lelaki yang telah membuatnya tertarik dengan kesederhanaan nya sejak pertama kali bertemu telah duduk di hadapan Papanya, untuk mengucapkan ijab kabul dan mengambil alih segala tugas sang Papa padanya.


Mata keyra sudah berkaca-kaca ketika Raka sudah menjabat tangan Daniel untuk segera mengucapkan ijab kabul.


SAH....!!


Suara menggelegar dari semua tamu yang datang membuat satu tetes air mata jatuh di pipi Keyra.


Bukan airmata kesedihan, melainkan airmata kebahagiaan yang ia tumpahkan kali ini.


" Selamat Key, loe udah jadi seorang istri sekarang " Pelukan kedua sahabatnya membuat airmata nya semakin mengalir deras.


" Gue udah jadi istri Mon, Reg " ucap Keyra lirih masih dengan memeluk kedua sahabatnya itu.


" Aduh Key jangan nangis atuh, nanti make-up nya luntur " seorang MUA langsung memberikan tisu pada Keyra, lalu dengan sigap membentulkan riasan Keyra.


" Ayo, sudah saatnya kamu memperlihatkan wajah cantikmu pada suamiku " goda MUA yang sudah selesai dengan tugasnya.


Keyra tersenyum malu dengan sebutan yang baru saja di ucapkan oleh MUA itu padanya.


" Ayo Key kita turun sekarang " Regina dan Monic menggandeng tangan Keyra dan berjalan di sisi kanan dan kirinya.


" Tunggu...tunggu " Keyra mencegah para penjaga pintu ballroom untuk membukakan pintu untuknya.


" Siap...?" tanya Monik.


Keyra mengangguk...


Pintu ballroom pun terbuka Lebar.


Keyra berjalan dengan di apit oleh kedua sahabatnya itu, di belakangnya ada beberapa keponakkannya yang masih kecil ikut mengikuti Keyra.


Semua orang di dalam ballrom mengalihkan pandangannya pada Keyra, ketika MC acara menyambut kedatangannya.


Semua orang tampak kagum dan memuji kecantikan Keyra saat ini.


Di tambah dengan kebaya modern dengan model mermaid dress berwarna putih tulang yang sedikit terbuka di bagian bahunya dan ekor gaun yang menjuntai indah, membuat Keyra tampak semakin memukau.


Rambutnya di gulung indah dengan berbagai hiasan dan tiara yang terlihat manis dengan bertabur batu mulia dari penjuru dunia menambah kesan mewah padanya.


Raka berdiri di ujung karpet merah untuk menyambut seorang gadis yang kini telah sah menjadi istrinya.


Raka terpesona dengan penampilan Keyra sekarang, sampai-sampai ia tak bisa mengalihkan sedetikpun pandangannya dari makhluk cantik yang sedang berjalan dengan tersipu malu kepadanya.

__ADS_1


Bagaimana mungkin gadis tombol yang selalu memakai celana jins dan Kaos kebesaran itu kini bisa menjadi sosok perempuan anggun.


Raka sampai tak dapat berkata-kata saking terpesonanya.


Raka mengulurkan tangannya menyambut kedatangan istrinya itu, saat Keyra sudah berada di depannya.


Keyra menyambut uluran tangan Raka, lalu mencumnya sebagai bakti pertamanya sebagai seorang istri.


Di lanjutkan dengan Raka yang mencium kening Keyra sebagai tanda kasih sayangnya pada sang istri.


" Cantik..." bisik Raka saat membawa Keyra menuju kursi untuk menandatangani berkas pernikahan.


Keyra menundukan kepalanya, tersenyum malu. Walaupun semenjak bertunangan Raka sering memuji dirinya cantik tapi entah kenapa ia masih saja tersipu.


Acara berlanjut dengan acara sungkeman kepada kedua orang tua.


Suasana bahagia seketika berganti haru saat pengantin mulai meminta doa restu kepada orang tua mereka.


Raka tampak meneteskan air matanya saat meminta doa restu untuk pernikahannya kepada Sang Kakek.


Keluarga satu-satunya yang masih Raka punya sampai sekarang.


Begitupun Reksa, ia mengingat istri, anak dan menantunya yang sudah terlebih dulu pergi meninggalkannya bersama Raka di dunia ini.


Sekarang Raka akan melangkah ke dalam kehidupan barunya, tampa di dampingi oleh kedua orang tuanya.


Sedih bukan karena pernikahan Raka. Tapi lebih kepada penyesalan dirinya sendiri yang tak bisa menjaga anak dan menantunya hingga sekarang mereka tak bisa melihat hari bahagia anak mereka sendiri.


Keyra dan semua orang di ballroom ikut merasakan kesedihan Reksa dan Raka saat ini.


Pukul satu siang akhirnya semua rangkaian acara selesai, dan sekarang acara di lanjutkan dengan santai bersama para kerabat dan sahabat yang da di sana.


Ini lebih seperti kumpul keluarga, dibandingkan dengan pesta pernikahan, karena memang semua tamu undangan sudah pulang.


Setelah satu jam berbincang bersama Raka dan Keyra akhirnya memilih pamit untuk istirahat sebentar, sebelum acaranya di lanjutkan nanti malam.


.


.


...TBC...


...🙏😊😘...

__ADS_1


__ADS_2