Presdir Kutu Buku

Presdir Kutu Buku
Eps.58 Makan malam sederhana


__ADS_3

Raka turun terlebih dulu, ia langsung duduk lesehan bersama dengan Joni dan Rendi.


" Neng Keyra mana Ka?" tanya Mpok Isah sambil menyiapkan makan malam di atas karpet.


" Sebentar lagi juga turun katanya Mpok " jawab Raka sambil mengambil tahu goreng di depannya.


" Eh... tunggu Neng Keyra dulu Ka !" ucap Mpok isah.


" Iya, ini cuman ngambil tahu doang kok Mpok " gerutu Raka mencebikan bibirnya.


" Eh itu Neng Keyra " ucap Joni tiba-tiba.


Semua orang langsung mengalihkan pandangannya ke tangga.


Raka mengerejapkan matanya memandang Keyra yang terlihat sangat cocok memakai baju mendiang Bunda nya.


Keyra memakai gaun berlengan brokat sampai siku dengan panjang di bawah lutut berwarna hijau pastel.


" Ayo Neng duduk disini, kita makan malam bareng " ucap Mpok Isah.


" Iya Mpok " ucap Keyra tersenyum malu sampai pipinya tampak merona, karena terus di pandang lekat oleh Raka.


" Cantik " bisik Raka saat Keyra baru saja duduk di sampingnya.


Keyra menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah pasti semakin merah karena perkataan Raka barusan.


" Aaaa... Raka... kenapa kamu selalu buat jantung aku gak tenang gini sih?!" teriak batin Keyra.


Keyra tak tau lagi harus bagaimana, menurut nya semakin ia mengenal Raka, maka semakin jatuh juga ia dalam pesona nya.


Ada rasa takut di dalam hatinya, karena ia sama sekali tidak tau bagaimana perasaan Raka padanya, sedangkan sekarang perasaan cinta nya pada Raka tumbuh semakin besar seiring berjalannya waktu.


" Neng Keyra mau makan pake apa, biar Mpok ambilkan?" tanya Mpok Isah sambil menaruh piring di depan Raka.


" Ah... gak usah Mpok, biar saya ambil sendiri saja " jawab Keyra tersenyum.


Ia melihat Raka yang mulai makan dengan tenang, Keyra baru tau kalau Raka memang selalu di layani kalau soal makanan.


Semua itu tidak hanya terjadi di rumah Keluarga Wiratmadja, tapi berlaku juga disini.


Tapi keyra ingat waktu Raka bertemu ke rumahnya dulu, Raka juga mengambil sendiri menu makanan yang dia mau.


" Maaf ya Neng di sini makanan nya cuman begini " ucap Joni sambil mengambil tumis kangkung.


" Iya, Mpok cuman bisa masak makanan kayak gini sih Neng, kalau makanan kayak yang ada di restoran-restoran mahal mah Mpok gak bisa " cerita Mpok Isah.

__ADS_1


" Ini juga enak kok Mpok, malah masakan kayak gini yang buat selera makan langsung naik " sanggah Raka sambil menikmati sayur asem.


" Iya Mpok, Mamah Key di rumah juga sering kok bikin masakan kayak gini " ucap Keyra, sambil mengambil nasi.


" Ya udah Ayo cepet makan jangan ngobrol mulu " ucap Raka yang sudah hampir menghabiskan setengah makanan di piring nya.


Mereka semua makan bersama dengan sesekali di selingkuh canda dan tawa, Keyra tampak nyaman berada di tengah-tengah kesederhanaan di rumah peninggalan orang tua Raka.


" Mpok, emang Raka kalau makan harus selalu di ambilkan ya?" tanya Keyra saat mereka sedang mencuci piring bersama.


" Tidak juga sih, hanya saja waktu Bundanya Raka masih ada, dia suka mengambilkan makanan untuk Raka kalau sedang makan bersama. Tapi kata si Joni, setelah kepergian kedua orang tuanya, Raka bisa kok makan tanpa di layani, bahkan dia juga bisa memasak makanan sederhana " jelas Mpok isah panjang lebar.


" Oh... gitu ya Mpok ?" Keyra mengangguk-anggukan kepalanya.


" Key sudah malam, kita pulang sekarang " ajak Raka saat Keyra menghampirinya di ruang keluarga.


" Ayo, Mamah juga udah telpon tadi nanyain lagi di mana " jelas Keyra.


" Mpok, Bang, Ren, Raka pulang dulu ya " pamit Raka menyalami Mpok Isah dan Joni, di susul Keyra.


" Ati-ati di jalan ya, jangan ngebut-ngebut, inget loe bawa anak gadis orang " Mpok isah memperingati Raka sambil mengantar Raka dan Keyra ke depan rumah.


" Iya, tenang aja Mpok "ucap Raka merangkul pundak Mpok Isah.


" Iya Mpok " jawab Keyra tersenyum hangat.


.


" Maaf ya, kamu jadi pulang malem gara-gara aku " ucap Raka di tengah perjalanannya mengantarkan Keyra pulang.


" Gak papa kok, aku tadi udah izin sama Mamah kalau aku akan pulang telat. Lagian aku senang kamu ajak ketemu sama, Bang Joni, Mpok Isah dan Rendi, mereka orangnya asik dan Ramah " jawab Keyra santai, ia menyandarkan kepalanya di pundak Raka.


Raka tersenyum, mendengar jawaban dari Keyra.


" Aku juga jadi tau kalau seorang Raka bisa bertingkah seperti anak-anak yang kelaparan juga hehehe " ledek Keyra mengingat kejadian tadi sore sambil terkekeh geli.


" Mereka adalah keluarga kedua ku setelah kedua orang tua dan Kakek " ucap Raka.


" Mpom Isah itu adalah orang yang telah membantu Bunda merawat aku dari kecil, sedangkan Bang Joni yang membantu Ayah membangun toko kelontong itu " jelas Raka lagi.


" Tapi kenapa Ayah kamu harus membangun toko kelontong itu, sedangkan Kakek kamu mempunyai perusahaan yang sangat besar ?" tanya Keyra dengan alis yang bertaut.


" Itu ada ceritanya tersendiri, yang pasti setelah orang tua ku menikah, mereka memilih hidup dengan sederhana di rumah yang tadi di bandingkan hidup mewah di rumah besar Kakek " ucap Raka, tak mau menjelaskan lebih jauh tentang kisah keluarganya.


" Oh... " Keyra menganggukan kepala sambil ber Oh ria.

__ADS_1


tanpa terasa sekarang mereka sudah sampai di rumah Keluarga Permana, keyra turun dari motor setelah Raka memarkirkannya tepat di depan pintu masuk.


" Makasih ya untuk hari ini, aku seneng bisa mendapatkan pengalaman baru " ucap Keyra sambil melepaskan helm di bantu oleh Raka.


" Iya sama-sam, aku juga makasih karena kamu udah mau temenin aku hari ini " jawab Raka tersenyum hangat sambil mengacak sedikit rambut di puncak kepala Keyra.


" Key, kamu baru pulang ?" ucap Ratna yang sudah berdiri di depan pintu masuk bersama dengan Daniel.


" Eh... iya mah " ucap Keyra mencium tangan kedua orang tuanya, di ikuti oleh Raka.


" Om, Tante, maaf tadi Raka bawa Key main gak pamit dulu sama Om dan Tante " ucap Raka sopan.


" Gak apa-apa, tadi Dion udah bilang kok kalau Key sama kamu " jawab Daniel santai


" Ayo masuk dulu Ka " ajak Ratna.


" Gak usah Tante, udah malam Saya langsung pulang saja " ucap Raka menolak dengan halus.


" Oh, baiklah kalau begitu, kapan-kapan main ke sini lagi ya " ucap Ratna.


" Iya Tante, kalau begitu saya pamit Om, Tante, selamat malam " pamit Raka mencium tangan Ratna dan Daniel kembali.


" Hati-hati di jalan, kalau udah sampe kasih kabar ya " ucap Keyra mengantar Raka ke samping motor.


" Iya " jawab Raka singkat sambil memakai helm nya.


" Daah...!" Keyra melambaikan tangannya di depan.


" Daah..." balas Raka sebelum melajukan motornya.


Keyra melihat punggung Raka yang semakin menjauh dan akhirnya menghilang di balik gerbang rumah.


" Ayo masuk, udah gak keliatan juga Raka nya " ucap Daniel merangkul pundak Keyra.


" Iiiihh Papa...!" rengak Keyra memeluk pinggang Daniel dan berjalan beriringan ke dalam rumah.


Ratna yang melihat kedekatan suami dan anak perempuannya tersenyum sambil mengikuti mereka berdua.


.


.


...TBC...


...🙏😊😘...

__ADS_1


__ADS_2