
" Masuk dulu yuk, Bang Dion juga lagi ada di rumah " ajak Keyra saat Raka baru saja memikirkan mobil di halaman rumah Keyra.
" Oh ya, boleh deh kalo gitu" jawab Raka melepas sabuk pengaman dan ikut keluar bersama Keyra.
" Duduk dulu aja, gue bawa ini ke dapur dulu " ucap Keyra mau mengambil kantong belanja di tangan Raka.
" Gue simpen ini dulu sekalian panggil Abang "
Raka langsung menjauhkan tangannya dari jangkauan Keyra.
" Biar aku aja yang bawa, kamu tunjukin aja di mana dapur nya " ucap Raka.
" Ya udah, terserah loe aja " Keyra berjalan di depan Raka untuk menunjukan jalan menuju dapur.
" Mama, Keyra pulang!" seru Keyra ketika melihat Ratna sedang menyiapkan makan malam di meja makan.
" Ya ampun Key, kamu ngingetin Mama saja " ucap Ratna mengusap dadanya.
" Hehe..." Keyra hanya tertawa kecil.
" Sore, Tante " sapa Raka tersenyum hangat, ia baru saja melihat keakraban antara Ibu dan Anak di depannya.
Ada sedikit rasa rindu yang kembali muncul di hatinya saat melihat semua itu.
Dulu ia juga sangat dekat dengan Bunda nya, setiap pagi bahkan ia selalu menggoda bunda nya ketika sedang memasak. Tapi sekarang semua itu hanya tinggal kenangan dan tidak akan bisa terulang kembali.
" Eh, ada Raka. Kok bisa bareng sama Keyra?" tanya Ratna heran.
" Iya Ma. Tadi mobil Key mogok, Trus ketemu sama Raka, jadinya Key di anterin Raka pulang" jelas Keyra.
" Oh... ya udah nanti sekalian makan malem dulu di sini ya " ajak Ratna.
Raka mengangguk dan tersenyum hangat.
" Boleh Tante. Maaf ini di taruh di mana ya?" Raka mengangkat kantong belanja di tangannya.
" Eh iya lupa, taruh di dapur aja" Keyra tersenyum malu karena melupakan tujuannya ke dapur.
Raka mengangguk dan berjalan ke dapur lalu menaruh kantong belanja di atas meja di dapur.
" Wiih... ada angin apa nih sampe loe mau maen ke rumah gue?" tanya Dion saat melihat Raka ada di dapur rumahnya.
" Gue nganterin adek loe, tadi mobil dia mogok " jawab Raka acuh.
" Ooh... Kirain loe mau ngapelin dia?" canda Dion.
" Apaan sih loe, gak jelas! Dah gue pulang aja kalo loe gak suka " ucap Raka membalas Dion sambil berjalan keluar dari dapur.
" Eeeh... malah ngambek tu bocah " Dion langsung berlari mengejar Raka.
Tadinya Dion hanya ingin mengambil air minum ke dapur, tapi ternyata dia malah melihat Raka dan Keyra di dapur.
" Ka, gak usah ngambek gitu kali, kaya cewe aja loe " ucap Dion setelah berhasil mengejar Raka di ruangan keluarga.
" Apaan sih, siapa juga yang ngambek " sangkal Raka tersenyum miring.
__ADS_1
" Sialan loe ya, berani loe ngerjain gue hah!" teriak Dion memukul pundak Raka lumayan keras.
" Wah mainnya kekerasan nih " Raka mengusap pundak nya yang terasa berdenyut.
" Hahaha... udah lah mending kita maen PS aja gimana? Sambil nungguin waktu makan malam " ajak Dion.
" Ayo, dah lama nih gue gak maen " Raka terlihat antusias.
Dulu Raka sering bermain bersama Ayahnya atau Dito. Tapi semenjak orang tuanya meninggal ia tidak pernah lagi menyentuh permainan itu.
" Oke, kita ke lantai dua yuk " Dito pun ikut bersemangat karna menemukan teman main baru.
Raka memang suka di panggil bocah oleh para sahabatnya Karena memang dia yang paling muda di antara mereka.
Raka tak mempermasalahkan semua itu, malah ia merasa mempunyai banyak Kakak karna kehadiran mereka.
" Key bawain minum sama cemilan ke atas ya, kita berdua mau maen !!" teriak Dion saat mau menaiki tangga ke lantai atas rumahnya.
" Iya Bang!!" sahut Keyra berteriak dari ruang makan.
.
" Ih Abang, Key yang bawa Raka ke sini, eh sekarang malah dia yang ngajak maen " ucap Keyra kesal.
" Kan memang mereka berteman Key, apa salahnya mereka maen bareng?" Ratna bingung dengan Keyra.
" Ya kan harusnya Key yang maen sama Raka, gak peka banget sama adeknya " jawab Key me-manyunkan bibirnya.
" Eh kok ngambek gitu, apa jangan-jangan kamu suka ya sama Raka?" tanya Ratna, menatap Keyra penuh selidik.
" Key...Key... Mamah itu yang ngelahirin kamu, jadi Mamah tau kamu bohong atau enggak. Gak usah main rahasia-rahasiaan gitu kalau sama Mama... gak mempan" tukas Ratna langsung membuat Keyra tersipu malu.
" Tuh kan kamu malu-malu gitu,... hahaha..." tawa Ratna pecah seketika melihat anak bungsunya.
" Udah dong mah, kan Key malu " Keyra menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
" Ada apa nih?" tiba-tiba Daniel sudah berada di pintu masuk ruang makan.
" Eh Papah udah pulang, ini Pah anak kita lagi jatuh cinta " ucap Ratna setelah mencium tangan Daniel.
" Oh ya, bukannya Key suka sama lelaki yang nganterin Key dulu?" tanya Daniel memilih untuk duduk di ruang makan.
" Eh iya, Mama baru inget. jadi gimana nasibnya lelaki itu kalau kamu suka sama Raka Key?" bingung Ratna bertanya pada Keyra.
" Gak gimana-gimana" jawab Keyra acuh.
" Raka... Raka siapa?" Daniel menakutkan alis nya.
" Itu Pah, Raka cucunya Tuan Reksa" jelas Ratna.
" Hah, jangan main-main kamu Key, dia itu bukan orang yang biasa" peringat Daniel tegas.
" Enggak kok Pah, Key serius jatuh cinta sama Raka"
" Lah terus lelaki yang dulu itu mau kamu kemanakan Key?"
__ADS_1
Daniel dan Ratna sudah pusing karena mengira kalau Keyra mempermainkan dua lelaki sekaligus.
" Mereka kan orang yang sama Pah " jawab Keyra jengah.
" Jadi dari dulu kamu udah suka sama Raka, bukannya kamu suka sama mahasiswa yang satu kampus sama kamu itu?" tanya Ratna bingung.
Ratna dan Daniel tidak tau kalau Raka masih kuliah dan berkuliah di kampus yang sama dengan Keyra.
" Raka memang kuliah di kampus Key Mah, Pah " Keyra sudah malas di introspeksi sama kedua orang tuanya.
" Ooh, jadi Raka masih kuliah ya? Mamah kira dia sudah lulus makannya sudah mengambil alih perusahaan DWGrup "
" Enggak Mah, tapi emang udah mau semester akhir sih " jelas Keyra.
" KEY, MANA MINUMAN ABANG?" teriakan Dion dari lantai atas mengejutkan ketiga orang yang sedang asik berbicara di ruang makan..
" Astaga Key lupa!!" seru Key.
" Sebentar Bang!!" jawab Keyra berteriak juga dan langsung pergi ke dapur untuk mengambil air minum juga cemilan untuk Dion dan Raka.
Daniel yang gak tau hanya menaikkan satu alis nya, sebagai tanda bertanya pada Ratna.
" Dion lagi maen PS sama Raka di atas " ucap Ratna memberi tahu.
" Oh.. jadi yang di depan itu mobil nya Raka?" tanya Daniel yang langsung di angguki oleh Ratna.
" Kok tumben dia maen ke sini?" tanya Daniel lagi. Karena memang sebelumnya Raka belum pernah sengaja maen ke rumah mereka.
"Nganterin Key pulang, katanya tadi mereka ketemu di jalan saat mobil Key mogok " jelas Ratna.
Daniel mengangguk, " Ya udah Papah ke kamar dulu " pamit nya pada Ratna.
Ratna mengangguk kemudian masuk lagi ke dapur untuk melihat Keyra yang sedang membuat minuman untuk Dion dan Raka.
" Udah selesai Key?" tanya Ratna melihat Keyra sedang menuang jus mangga pada gelas.
" Udah nih Mah, Key anterin ke atas dulu ya Mah " Keyra mengangkat nampan di tangannya.
" Iya, ini biar Mamah yang beresin " ucap Ratna.
" Makasih Mah, kalau gitu aku sekalian mandi dulu ya Mah "
" Iya, udah cepetan sana, nanti keburu Abang kamu teriak lagi "
Keyra langsung pergi menuju lantai dua untuk mengantarkan minuman pada Dion dan Raka sekalian ke kamarnya untuk membersihkan diri.
.
.
...TBC...
...Jangan lupa like, coment dan votenya ya......
...Terimakasih🙏😊😘...
__ADS_1