Putri Tangguh

Putri Tangguh
Putri Daddy


__ADS_3

"EREN!" Big Boss Turner yang saat itu duduk di sofa tunggal terlihat senang melihat kemunculan Eren. Bisa dibilang Eren adalah putri yang paling ia sayangi. Meskipun kasih sayangnya terhadap Eren dan Elma tidak pernah berbeda. Tetapi di lubuk hati yang paling dalam, selalu Eren yang ingin ia utamakan. "Kakakmu hilang," ucapnya lagi dengan wajah sedih.


"Daddy, tenanglah." Eren mencegah Daddy-nya berdiri. Wanita itu segera berlutut sambil memegang tangan big Boss Turner . "Aku akan cari Kak Elma. Aku dengar kalau kesehatan Daddy memburuk. Aku gak mau Daddy sampai sakit."


Big Boss Turner memejamkan mata sejenak sebelum mengangguk. "Daddy merindukanmu. Apa Zico memperlakukanmu dengan baik?"


Eren segera mengangguk. "Dia pria yang baik. Aku senang bisa menikah dengannya." Tidak ada cara lain lagi yang bisa dilakukan oleh Eren selain memuji suaminya.


"Daddy senang mendengarnya. Kau pasti akan bahagia dengan Zico. Dia memang pria yang cocok denganmu. Tetapi, bagaimana dengan Elma? Dia gagal menikah dengan Rivan. Sampai detik ini Daddy belum berhasil mendapatkan informasi terbaru tentang pernikahan mereka yang gagal. Apa kau mau membantu Daddy?"


"Tentu saja. Serahkan masalah ini kepadaku. Aku akan membawa Kak Elma pulang ke rumah ini secepatnya." Eren merasa yakin kalau dal waktu singkat dia akan berhasil membawa Elma pulang.


Big Boss Turner mengusap rambut Eren. "Kau memang putri kebanggaanku, Eren."

__ADS_1


"Putri kebanggaan?"


Tiba-tiba saja seorang pria mengganggu mereka berdua. Eren memandang ke belakang. Wanita itu segera berdiri. "Apa maksud anda berteriak seperti itu? Anda sudah bosan hidup?" ketus Eren marah.


Pria itu menunduk hormat di depan Big Boss Turner sebelum memandangnya. "Bos, saya sudah berhasil mendapatkan informasi tentang Nona Elma." Pria itu melirik Eren dengan tatapan tidak suka sebelum memandang ke depan lagi.


"Apapun informasinya, kau tidak berhak untuk berteriak seperti itu. Di sini ada putriku. Kau juga harus menghormatinya, Jonnas!" ketus Big Boos Turner tidak suka.


"Maafkan saya, Bos. Saya terlalu emosi ketika mendengar informasi yang disampaikan bawahan saya. Saya pikir bukan saya saja yang kaget dan kecewa mendengarnya. Tetapi Anda juga pasti akan merasakan hal yang sama seperti saya."


Sedangkan Eren mulai terlihat tidak tenang. Wanita itu tahu kalau rahasianya akan segera terbongkar. Masalah ini akan membuat keadaan semakin kacau.


"Pernikahan Nona Elma gagal karena ada seseorang yang berniat untuk menggagalkan pernikahan mereka. Tuan Rivan yang sama sekali tidak dibekali oleh ilmu bela diri dengan mudahnya diculik oleh komplotan mafia. Hal ini terekam dari CCTV. Ketika Tuan Rivan ingin masuk ke dalam mobil, di waktu yang sama sebuah mobil berhenti di depan mobilnya. Lalu segerombolan orang membawanya masuk ke dalam mobil tersebut dan membawanya pergi. Kami sudah berhasil menangkap gerombolan yang sudah terlibat dalam penculikan Tuan Rivan. Sayangnya mereka semua tewas sebelum mengakui perbuatan mereka. Tapi anda harus tahu satu hal kalau dalang dari semua ini adalah Nona Eren."

__ADS_1


"Lancang sekali kau menuduh putriku. Eren tidak seperti itu! Dia sangat menyayangi Elma!" ketus sang Big Boss tidak percaya.


"Sepertinya saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar karena percuma saja saya membela diri. Saya tidak akan berani selancang ini jika memang kenyataannya tidak seperti itu Bos. Sebaiknya anda tanyakan langsung saja kepada Putri Anda. Sebenarnya apa yang sudah membuatnya merencanakan penculikan Tuan Rivan hingga membuat pernikahan kakak kandungnya sendiri gagal."


Big Boss Turner memandang ke arah Eren. "Kenapa kau diam saja? Cepat katakan! Biasanya kau selalu membela diri. Kenapa sekarang kau diam saja? Daddy kecewa padamu Eren. Teganya kau melakukan semua ini terhadap Elma. Apa salah dia?"


Tiba-tiba saja Eren kembali berlutut dengan kepala menunduk. "Maafkan aku karena telah mengecewakan Daddy. Memang benar aku yang sudah merencanakan penculikan pria bernama Rivan. Aku sengaja membuat pernikahan Kak Elma batal karena aku tahu kalau Rivan adalah pria hidung belang yang sangat tidak pantas untuk Kak Elma. Aku hanya tidak mau Kak Elma disakiti oleh pria seperti Rivan."


"Eren! Kau!" Pria itu menahan emosinya. "Kau meragukan pilihan Daddy? Seharusnya kau tahu kalau Daddy tidak akan membawa Putri Daddy masuk ke dalam jurang."


"Tapi aku memiliki bukti-bukti yang menunjukkan kalau pria bernama Rivan itu benar-benar Playboy. Bahkan sudah ada wanita yang hamil dibuatnya namun dia tidak mau bertanggung jawab," ucap Eren dengan penuh percaya diri.


Big Boss Turner berusaha mengendalikan emosinya. Dia tidak mau sampai membuat Eren bersedih. "Kita lupakan masalah ini. Sekarang untuk menebus kesalahanmu, kau harus berhasil menemukan kakakmu. Pergilah! Jangan pulang sebelum kau berhasil membawanya pulang ke rumah ini. Setelah Elma di sini, kita akan bicarakan lagi masalah yang terjadi bersama dengan Elma. Jika kakakmu mau memaaflanmu, Daddy juga akan memaafkanmu. Tapi jika Elma tidak memaafkanmu, maka jangan salahkan Daddy jika memberikan hukuman kepadamu!"

__ADS_1


"Baik, Daddy," ucap Eren. Wanita itu segera berdiri lalu menunduk hormat di depan ayah kandungnya setelah itu ia memutar tubuhnya dan pergi.


"Aku akan buktikan kepada Daddy kalau apa yang aku lakukan ini demi kebaikan Kak Elma juga," gumam Eren di dalam hati.


__ADS_2