
'' apa mbak iren belum datang ya..'' ujar ku melirik kanan dan kiri
Tapi aku tidak menemukan ada nya mbak iren di kantor ini kemana ia pergi nya, tak mau ambil pusing dengan mbak iren, aku pun bergegas masuk ke dalam
Hingga sore hari baru lah aku keluar dari ruangan ku, seperti kata nya tadi, aku pulang ke rumah orang tua ku
tidak ke rumah nya tadi, biar kan saja pakaian ku berada di sana, besok baru aku kesana untuk mengambil semua barang-barang ku
'' loh.. Kak,, kenapa..? Tanya mama sedikit keheranan. Ketika aku turun dari grab
'' kenapa apa nya ma..'' tanya ku balik
'' kamu sama siapa kemari nya, bagai mana suami mu..'' tanya mama lagi
Mama sudah banyak mencerca ku dengan setumpuk pertanyaan yang sulit untuk ku jawab, karena aku tidak tau kabar tentang nya hari ini
'' di rumah nya mungkin ma, aku baru pulang dari kantor tadi..'' ujar ku pada mama
'' loh.. Bukan nya pulang ke suami nya malah pulang kemari sih kak.. Jadi bagai mana nasib suami mu, apa kah kamu sudah menyiap kan makan untuk suami mu..'' omel mama menatap ku tak percaya
'' lagian aku mau masak apa di sana ma.. Semua nya sudah ada yang masak dia pakai jasa ketering ma..'' sungut ku
Aku sudah seperti bola saja, di oper sana di oper sini, yang sana menyuruh ku untuk pulang yang sini juga begitu
'' setidak nya, kamu temani dia nya, suami kamu masih dalam berduka itu loh, kalau dia sampai prustasi dan bunuh diri bagai mana..'' ujar mama
Membuat ku sedikit takut akan ucapan mama barusan, namun aku sudah sampai di sini, lelah ku saja belum hilang malah di suruh pergi lagi
'' ih.. Mama, jangan nakut-nakutin kakak dong, lagian gak mungkin kan dia berpikir sedangkal itu, udah dewasa loh ma dia nya..'' ujar ku pula
'' kamu aja 6ang jadi istri nya bagai mana, udah tau suami nya sedang berduka, malah di tinggal pulang kan..'' sewot mama
'' aku janji besok ke sana sih ma.. Udah bilang juga..'' ucap ku meyakin kan mama agar mama tidak mencerca ku lagi
'' terserah kamu aja, yang penting mama gak ikutan kalau keluarga imam nuntut kamu karena lalai dalam mengurus suami..'' setelah mengatakan itu mama pun berlalu masuk ke dalam
kacau sudah pikiran ku, namun tidak mungkin kan ia berbuat senekat itu, sedang kan diri nya saja sudah dewasa
Masa bodoh lah dengan nya, aku saja pagi tadi di usir secara terang-terangan oleh nya, kenapa aku memikir kan nya
Tak menghirau kan Omelan mama, aku memilih masuk ke dalam dan menuju ke kamar ku berada
__ADS_1
'' lebih baik mandi sholat magrib baru tidur..'' ujar ku seorang diri
Lagian tadi aku menyempat kan diri untuk makan di Kanti jam lima sore tadi, jadi aku tidak perlu lagi memikir kan nanti akan ada bunyi di dalam perut ku
'' pusing mikirin orang yang belum tentu memikir kan ku, mama saja yang sensian. Mama gak ayu aja, kalau anak sulung nya ini terusir dari rumah suami yang tidak mengingin kan nya..'' oceh ku setelah selesai mandi dan berpakaian rapih
bagai mana aku akan mengurus suami ku itu, sedang kan diri nya saja tak mau aku berada di dekat nya,
***
Malam hari tiba, di mana semua orang berkumpul di meja makan untuk menyantap makan malam
Aku malah memilih untuk tidur sampai gedoran pintu kamar ku begitu kencang nya, membuat ku terjingkat kaget
'' ini sebenar nya ada orang nya enggak sih ma.. dari tadi ai gedor pintu nya gak ada sautan..'' Aisyiah berteriak sangat kencang
Membuat ku terbangun dari tidur ku, ku lirik jam dinding kini sudah pukul setengah delapan, cepat-cepat aku turun dari ranjang dan membuka kan pintu
'' ada apa .'' suara ku masih lirih dan kepala ku tentu nya sempoyongan karena ai mengejut kan ku
'' ini nih.. Pelaku nya, sakit tau tangan ai dari tadi gedor pintu kamar kakak, gak tau nya molor.. Udah kayak kebo aja..'' sungut ai
'' di suruh papa makan, kakak dari tadi di tungguin juga, malah gak keluar-keluar dari kamar..'' kesal ai
'' kakak udah makan sore tadi, kalau mau makan, makan aja lebih dulu, kakak masih sangat kenyang..'' ucap ku pada ai
Agar ia mau keluar dari kamar ku lagi dan melanjut kan makan malam mereka tanpa menunggu ku
'' beneran nih.. Udah makan, gak ada masalah lain kan..'' ucap ai tak percaya dengan perkataan ku
'' beneran dek, Kaka udah makan sore tadi, perut kakak masih terasa kenyang .'' saut ku lagi pada nya
Ai hanya mengangguk saja, ia pun berlalu pergi meninggal kan ku kembali
Aku pun menutup pintu kamar ku, dan berjalan ke arah kamar mandi, karena aku juga belum menunai kan sholat isya
Setelah mengambil air wudhu dan sholat, tak lupa berdoa untuk mengucap kan syukur kepada Allah, atas karunia yang di berikan kepada ku
'' mana ponsel ku ya..'' aku mencari keberadaan ponsel ku ketika aku selesai dari sholat
Tak menemukan apa yang ku cari di atas ranjang, aku memilih merogoh tas yang biasa ku bawa kemana-mana
__ADS_1
'' ponsel ku memang membuat ku kesal saja, entah di mana rimba nya sekarang..'' sungut ku seorang diri
Cukup lama, barulah aku menemukan ponsel ku yang tergeletak di lantai bawah kolong ranjang
'' hei.. Kenapa kau bisa berada di sana..'' ujar ku sambil meraih ponsel ku yang teronggok di atas lantai
Karena sprai ku menjuntai ke bawah, aku jadi tidak dapat menemukan nya karena tidak ku sibak sejak awal
'' kak.. Ada orang kah di dalam.. Yuhuuu....'' teriakan siapa lagi sih itu
Mengganggu orang saja, aku sejenak menoleh ke arah pintu kamar ku
Baru saja aku ingin rebahan kembali tapi ada yang mengganggu saja, membuat ku mendengus sebal
'' siapa lagi sih.. Gak tau orang lagi mau nyantai .'' sungut ku
'' ini Isah kak,, boleh Isah masuk..'' ujar Aisyah dari luar san
'' tunggu sebentar , ujar ku cepat
tak menunggu lama aku pun membuka kan pintu untuk kali ke dua nya untuk adik kembar ku yang berbeda karekter itu
'' lama banget sih kak pegel nih betis..'' sungut Isah
'' apa perduli ku, kaki-kaki ku, biar kan saja aku lama membuka nya ,palingan betis mu bertambah besar..'' kekeh ku menatap nya
'' boleh masuk apa enggak nih..'' tanya nya kembali
'' mau apa sih..'' saut ku
'' banyak mau ku cerita kan, aku mau curhat sama kakak..'' ia terkikis kecil
Tanpa meminta persetujuan ku, ia menerobos begitu saja masuk ke dalam kamar ku
Sampai larut malam kami bercerita hingga Isah memilih untuk keluar dari dalam kamar
...****************...
Jangan lupa untuk like komen hadiah dan juga vot nya ya
Karena setiap dukungan kalian sangat berarti untuk penulis
__ADS_1