Putri Yang Hilang 2

Putri Yang Hilang 2
Hanum 27


__ADS_3

Keberangkatan kami pagi menjelang siang ini dengan iring-iringan mobil


Bukan hanya dua tiga saja, tapi sekaligus sepuluh, setiap anggota memiliki mobil pribadi sendiri


Anak opa aldo jumlah nya ada tiga, anak opa Yudis anak nya pun sama, namun beda nya, opa Yudis memiliki dua anak perempuan dan satu laki-laki


Sedang kan opa Aldo, memiliki anak perempuan satu dan laki-laki dua, salah satu nya ya.. papa dan mama ku


Sedang kan sepupu papa dan mama tak terhitung, aku saja sampai bingung sendiri


" kenapa ramai sekali, kata mu hanya acara keluarga saja.." tanya ku mengikut lengan Kahfi


" aku pun tidak tau ini, kenapa sampai seramai ini..," Kahfi nampak acuh menjawab pertanyaan ku


Sangat menyebal kan, aku hanya menatap nya sinis setelah itu kami semua pun turun dari mobil


Keluarga kami di sambut baik oleh pihak mempelai wanita, begitu antusias menyambut kedatangan kami


Bergabung di tempat seramai ini membuat ku sedikit risih dan tak nyaman sama sekali


" wihh.. banyak cewek cantik nih.." celetuk Ihsan tepat di samping ku


Membuat atensi ku langsung tertuju ke arah Ihsan, membuat Ihsan terkejut melihat mata ku yang melotot ke arahnya


" eh.. apa sih kak.." ujar ihsan terjingkat kaget


" mata kamu itu loh, di kondisi kan ." Ujar ku melirik tatapan mata nya


" cowok sih kak, wajar dong, selagi masih muda gak apa lah lihat yang bening sedikit mata nya melerok.." ujar Ihsan menaik turun kan alis nya


" gak gitu juga kali.. lagian kamu sih ya.. gak boleh begitu nanti keterusan sampai udah punya istri.." ucap ku agar Ihsan tidak menerus kan kebiasaan nya lagi


" ye.. kan hanya sekedar melihat aja sih.." saut nya terkekeh kecil


" mubajir ya.. Shan.." ucap Kahfi ikut nimbrung


" sama aja ya.. kalian berdua.." sungut ku pada mereka berdua


Yang di sambut gelak tawa oleh kedua nya, alhasil kami bertiga jadi bahan tontonan keluarga besar kami


" kalian bertiga memang wajib di pisah kan, ada aja bahan candaan kalian..," papa geleng kepala melihat kami bertiga yang sibuk sendiri


" ye.. si papa, orang lagi bergurau aja salah.." ucap Ihsan kepada papa

__ADS_1


Papa tak menjawab, papa hanya menggeleng kan kepala berulang saja, setelah itu, papa ambil barisan paling depan dengan para opa Oma


Sedang kan kami barisan ke empat, dan yang lain nya masih ada lagi di belakang sana


Setelah penyambutan dengan baik, kami di persilah kan untuk mencari tempat duduk dan di hidang kan makan siang Karena acara akan di mulaigelar setelah makan siang,


Selesai makan dan acara inti pun di mulai dengan seksama, tapi ini di luar dugaan ku, Kahfi ternyata ijab langsung di sini


Pantas saja tamu yang berdatangan sangat banyak dan di sini seperti mengadakan resepsi pernikahan


Aku sampai bertanya kepada Ihsan, dan jawaban nya hanya geleng kepala saja ketika aku bertanya


" ini gimana sih konsep nya.." tanya ku sedikit heran


" aku aja gak tau kak.. coba tanya papa saja sana.." suruh Ihsan pula


Melihat papa yang sibuk di samping Kahfi membuat ku urung, karena sehabis sholat zhuhur baru lah akad di mulai dan malam acara resepsi nya


" papa sibuk sekali.." ucap ku pada Ihsan pula


" kakak tanya sama aku, lalu aku harus bertanya sama siapa, aku aja gak tau acara nya di langsung kan.." ucap Ihsan pula


Sungguh aneh sekali, apa hanya kami berdua saja yang tidak mengetahui perihal ini, aku sendiri sampai bingung di sini


Kebingungan ku tak ada jawaban nya, aku hanya bisa bersabar menanti jawaban yang ku mau


" kak.. rasa nya mau pulang aja.. gak betah pakai baju ini, udah seperti ikan asam saja kita ini..," ucap Ihsan sambil mencium aroma tubuh nya


" kalau bisa pulang sedari tadi, sudah kakak lakukan Ihsan, lihat saja mata papa yang terus melirik ke arah kita terus menerus..," ujar ku sambil melirik ke arah papa yang sedari tadi tak lepas dari Kahfi


Sedang kan Kahfi sesekali menatap ke arah kami sambil tersenyum bahagia


Menyebal kan sekali Kahfi ini, tak mau memberitahu ku lebih dulu bahwa ia akan menikah hari ini juga


" itu juga yang membuat ku tak bisa berkutik sejak tadi.." cicit Ihsan


Membuat ku langsung bersandar di pundak nya, bukan nya di sini tidak menyediakan tempat untuk beristirahat,


hanya saja terlalu ramai di sini membuat ku enggan untuk istirahat


" kak.. di panggil papa tuh.." Ihsan menggoyah kan bahu nya agar aku terbangun dari bahu nya


" ada apa lagi sih, apa mau pulang.." tanya ku cepat

__ADS_1


" gak tau, ayo kesana, soal nya di sana semua berkumpul, mungkin acara photo keluarga." Saut Ihsan pula


Dengan langkah gontai aku pun mengikuti tarikan tangan Ihsan, aku sungguh malas jika ada sesi photo keluarga begitu


" di samping aku kak.." ujar Kahfi menarik ku ketika kami berdua melewati nya


" gak mau sama kamu, ternyata kamu jahat, bohongin aku.." ucap ku menepis tangan Kahfi yang menarik ku


Bukan nya marah, ia malah terkekeh kecil melihat aku yang merajuk di depan orang ramai


" maka nya sini, biar aku kenalin nih.. sama adik ipar kakak.." ucap Kahfi lembut


" gak mau, dia sekarang saingan berat aku.." Rajuk ku pula


" yaelah kak.. malah di jadikan saingan berat pula.." kekehan Kahfi sangat pelan dan menatap ku gemas


" ayo Ihsan, kita cari ganti dia.." ucap ku megandoli lengan Ihsan


" Iya ayo kak.. memang wajib di gitukan satu ini, kejam sekali dia menyembunyikan tentang pernikahan nya kepada kita, kata nya mau lamaran aja, gak tau nya ijab sampai resepsi sebesar ini.." ihsan berdecak sebal menatap ke arah Kahfi


" eh.. jangan dong, nanti gak seseru aku orang nya..," cegah Kahfi kepada. Kami berdua


" ada kok.. itu Sammy kan ada.." celetuk ku pula


" jangan dong kak, aku masih mau di geng kita.." ucap Kahfi terkekeh kecil


Aku dan Ihsan tak menghirau kan ocehan Kahfi, kami berdua mencari tempat yang kami mau dan berpose sesantai mungkin


Kahfi sampai meminta photo bertiga, tentu nya langsung kami tolak mentah-mentah sampai Kahfi memelas kepada kami berdua


" wajah nya jelek banget kak.." ujar Ihsan berbisik di samping ku


" biarin aja, rasain tuh, ayo kita turun aja.." ajak ku pula


Kahfi tak mendapat kan yang ia mau, dengan kami turun dan yang lain melanjut kan photo bersama


Kami berdua hanya jadi penonton setia saja, karena kami berdua sudah tidak betah berada di sini


...****************...


Jangan lupa untuk like


Dan beri komentar yang baik kalian di setiap episode

__ADS_1


Hadiah dan juga vot


Karena setiap like dan komen kalian sangat berarti untuk penulis, agar lebih rajin lagi up nya


__ADS_2