
" kak suami mu.." bisik Ihsan dari samping
Membuat ku menatap ke arah sejenak, yang awal nya mata ku pokus ke arah pelaminan, kini mengarah kepada Ihsan
" ada apa.." tanya ku sambil mencari arah pandang Ihsan
" suami mu sedang bersama tunangan nya.." ucap Ihsan menoleh ke arah ku
" biar kan saja.." saut ku singkat
" berani sekali dia kemari bersama kekasih nya itu.." ujar Ihsan pula
" aku tak perduli, aku tidak mau merusak hari kebahagiaan Kahfi.." jawab ku pelan
Ihsan terdiam mendengar jawaban ku, mungkin Ihsan juga tau ini adalah momen bahagia Kahfi, ia memilih diam sama seperti ku
Tapi tak ku sangka, ketika kami berdua melurus kan arah pandang kami ke depan, Karin berada di dekat kami berdua
Aku membiar kan nya saja, sampai mata mas imam menatap ke arah ku dan terkejut melihat ku ada di sini
Mungkin ia tidak mengetahui bahwa yang memiliki acara ini adalah bagian dari keluarga kami
Detik berikut nya ia menatap ke arah panggung pelaminan dan menemukan keluarga besar kami ada di sana
" Yang.. ayo naik, kita belum kasih ucapan serta kado nya.." ajak Karin pada mas imam
Sedang kan mas imam ketika aku melihat nya ia kebingungan sendiri antara malu dan mungkin sungkan
" eh.. iya ayo.." ucap nya menoleh ke arah Karin
Tak berapa lama mereka berada di depan kami, namun sayang nya ketika mereka hendak naik onti dan yang lain nya turun
Lihat lah kalian berdua, kini berhadapan dengan dua onti ku yang cerewet nya mintak ampun
" eh.. nak imam, sedang bersama siapa.." tegur onti bunga berbasa-basi
" ini Tan.. sama temen.." saut mas imam yang masih ku dengar, ia sedikit gugup menjawab pertanyaan yang di layang kan oleh onti bunga
__ADS_1
" temen apa temen nih, gak ada niatan mengajak istri photo Bareng keluarga.." celetuk onti bunga lagi
Tak ayal perasaan ku sudah tak enak semenjak onti bunga menegur mas imam, pasti ada keributan ini
" temen kok Tan.." jawab mas imam lagi kepada onti bunga
" biar kan saja bunga, biar itu nanti menjadi urusan Abang saja.." tegur papa pula
" urusan itu jangan di lama-lama kan bang, yang ada ngelunjak nanti, kasian yang jadi istri nya, kalau istri nya orang lain, mungkin aku gak akan tegur bang, ini anak Abang aku loh.." ujar onti bunga geram
Sudah lah, pasti ada pertarungan sengit setelah nya nanti ini
" maaf ya.. ini sebenar nya ada apa." Akhir nya Karin memilih bertanya setelah ia terdiam bingung memperhatikan kemarahan onti bunga dan wajah malu mas imam
" menyingkir dulu, gak enak di pandang orang banyak, lagian kasih jalan untuk para tamu.." Ihsan sejak kapan di sana, bukan kah ia berada di samping ku
Aku celingukan sendiri di sini, karena Ihsan meninggal kan ku begitu saja dan mendekat ke arah papa
Alhasil mereka pun membawa dua orang itu ke ruang istirahat keluarga, tentu nya dengan Ihsan membawa ku serta ikut dengan nya
" aku gak mau Ihsan, biar kan saja mereka.." tolak ku berulang kali, namun Ihsan tetap memaksa ku ikut
" bukan begitu Ihsan, kakak gak lemah, hanya saja, bagi kakak kalau gak bisa di pertahanan kan ya.. sudah, kakak akan lepas kan.." ucap ku pula
" gak ada, kakak harus ikut, kayak nya ini bakalan sidang.." ujar Ihsan lagi
Aku hanya bisa menghela nafas panjang ketika Ihsan tetap memaksa ku, ingin rasa nya aku menghilang saja
Tapi masalah nya aku tidak memiliki ilmu kesaktian seperti itu, seandainya saja aku punya, mungkin sudah gunakan saat ini juga
Dan benar saja, mas imam sudah di berondong beberapa pertanyaan yang di keluar kan oleh onti bunga dan juga onti Kania
" bisa di jelas kan kepada saya Tan, sebenar nya ini ada apa.." tanya Karin menatap ke arah onti bungan dan onti kania
Sekilas tadi Karin menatap ku juga, ia juga heran kenapa dua onti ku itu menghadang kekasih nya
" saya tidak akan bertanya kepada mu, kapan kalian menjalin hubungan, tapi yang saya permasalah kan di sini, salah tidak, ketika seorang kekasih memilih menikah dengan orang lain ketimbang kekasih nya, apa kah si istri di sini menjadi selingkuhan nya atau kekasih nya.." tanya onti Kania
__ADS_1
Entah lah, mungkin onti Kania memakai logika ketimbang mengatakan langsung kepada Karin
" Pertanyaan macam apa ini, maksud Tante mas imam sudah menikah itu tidak mungkin kan, sedang kan kami tiga hari lagi akan bertunangan.." ujar Karin pula menatap ke arah mas imam
" oh.. begitu ya.. baik lah nak imam, kamu tidak pernah mengatakan bahwa kamu sudah menikah dengan keponakan ku, sekarang juga kau lepas kan anak kami secara baik-baik.." ujar onti bunga menunjuk ke arah ku
Mas imam tentu saja gelagapan di sini, ia bingung harus mengambil keputusan apa,
Sedang kan Karin menatap ku dan juga mas imam secara bergantian, mungkin ia tidak percaya atas apa yang di ucap kan oleh onti bunga barusan
" yang benar ini.. Yang.. tolong jelas kan.." pinta Karin pula kepada mas imam
Tak bisa mengelak, mas imam hanya mengangguk samar menjawab pertanyaan Karin
" kenapa harus teman ku Yang, kenapa harus Hanum, kenapa kamu begitu kejam sekali kepada ku Yang.." tangis Karin seketika pecah ia lunglai ke lantai membuat ku iba seketika
" ya.. sudah, kalau kalian masih mau menerus kan hubungan kalian, aku siap mundur, karena bagi ku tidak ada hal yang penting untuk di pertahan kan di dalam pernikahan kami.." ujar ku
Aku seketika iba melihat Karin yang menangis di depan ku, jujur saja aku tidak tega melihat nya seperti itu
Bukan hanya aku yang korban di sini, Karin pun juga korban dari kebohongan mas imam
" aku tidak akan mau menerus kan hubungan ku dengan lelaki yang telah menipu ku, aku yang akan mundur.." ujar Karin masih sesunggukan
Seketika aku mendekat ke arah Karin, tidak seperti ini yang ku ingin kan, sebenar nya aku yang ingin melepas kan mas imam
Bukan malah mempertahan kan nya, karena bagi ku mas imam bukan segala nya di dalam hidup ku
" tidak Karin, kalian lanjut kan saja hubungan kalian, karena aku lah yang menjadi duri dalam daging di hubungan kalian, aku tak tau kalau mas imam yang di jodoh kan dengan ku, bukan kekasih mu.." ujar ku sambil menopang Karin agar berdiri
Sedang kan mas imam, hanya diam mematung memandangi kami berdua, mungkin ia juga bingung harus mengambil pilihan yang mana
...****************...
Jangan lupa untuk like
Dan beri komentar yang baik kalian di setiap episode
__ADS_1
Hadiah dan juga vot
Karena setiap like dan komen kalian sangat berarti untuk penulis, agar lebih rajin lagi up nya