Putri Yang Hilang 2

Putri Yang Hilang 2
Hanum 39


__ADS_3

'' nanti aku tanya sama papa aja deh..'' putus nya berakhir dengan pembahasan kami


'' ya.. Mau bagai mana, aku memang gak berminat di bidang itu..'' ujar ku pula


  '' iya.. Ngerti kok..'' jawab nya kembali pokus menyetir mobil


tak berselang lama kami berdua pun telah sampai di tempat yang di tuju


Tak menyangka sampai di danau di mana kami mengunjungi nya malam hari, ternyata pagi menjelang siang seperti ini


Sangat ramai pengunjung sampai aku sendiri pun bingung dengan lokasi nya


'' kenapa seramai ini..'' tanya ku menatap sekeliling ku


  '' ya.. Tentu saja ramai, ini kan hari libur, lagian di sini tempat hiburan juga, kalau mau ke tengah danau ada yang akan membawa nya ke sana..'' tunjuk mas imam ke jejeran perahu kecil dan besar berada tidak jauh dari tempat kami parkir


Tidak hanya ada anak muda saja di sini, ternyata ibu-ibu yang yang membawa anak pun ada di sini


   '' kenapa mau memancing di sini, apa dapat, sedang kan di sini terlalu ramai, tentu nya juga berisik..'' ujar ku pada nya


  '' ya.. Jangan di sini dong mancing nya.. Ayo ikut dengan ku..'' ajak nya menarik pergelangan tangan ku mengikuti langkah kaki nya


'' mau kemana kita..'' tanya ku menoleh kanan dan kiri


  '' mau menyewa perahu agar kita bisa memancing dengan nyaman dan tenang..'' langkah kaki kami semakin menjauhi mobil dan berjalan ke jejeran perahu


'' bro.. Bisa sewa perahu gak..'' tanya mas imam ke seseorang yang sedang duduk di dekat perahu


Ia tengah membenahi perahu jika terlihat dari sini, mungkin perahu nya mengalami kerusakan sehingga ia berada di sana


'' eh.. Bro.. Apa kabar, lama gak main kemari..'' sapa nya ketika ia mengetahui siapa yang sedang menyapa nya


'' kabar baik,, boleh tidak ini aku menyewa perahu m seperti biasa..'' tanya mas imam lagi


Ku lihat ia melihat ku dan mas imam secara bergantian sampai mas imam melambai kan tangan nya di depan wajah teman nya


karena pertanyaan mas imam tidak di sahuti sama sekali


'' hei.. Dengar tidak sih..'' kesal mas imam


'' lain lagi nih.. Betina kamu..''

__ADS_1


bukan nya menjawab, ia malah bertanya balik, membuat mas imam berdecak kesal menatap teman nya itu


'' mengesal kan sekali kau ini, bukan nya menjawab pertanyaan ku malah bertanya balik..'' gerutu mas imam


'' siapa bro.. Kemana Karin..'' tanya nya lagi


'' sudah lah, lebih baik aku pergi saja..'' mungkin mas imam merasa di abai kan atau juga mungkin masa lalu nya di ungkit kembali oleh teman nya sendiri


'' eh.. Jangan dong, baru sekali main.. Malah pergi lagi..'' tahan nya menatap mas imam


'' di sewa kan tidak perahu mu..'' tanya mas imam untuk kesekian kali nya


'' tentu saja di sewa kan, aku kan mencari makan dari sini, yang benar saja perahu ku tidak ku sewa kan..'' saut teman mas imam


Aku hanya jadi pendengar setia saja, dan menjadi boneka yang di tarik ke sana kemari mau


Saat seperti ini, ketika mas imam telah membayar uang sewa di muka, mas imam menarik ku kembali untuk naik ke perahu


Sebenar nya ada sedikit rasa takut di hati ini ketika nanti aku naik dan perahu ini terguling bagai mana nanti nasib ku


'' kamu kenapa melamun saja sedari tadi, gak suka ya, ku ajak kemari..'' tanya mas imam menyentuh punggung tangan ku


'' bukan.. Bukan begitu, aku hanya takut terguling saja jika nanti kita sudah naik, bukan kah danau ini sangat dalam..'' tanya ku sedikit melirik ke arah tengah danau


Selagi aku menikmati hembusan angin yang terbawa arus perahu, mas imam sibuk membenahi pancing yang ia pakai


'' ya.. Memang bisa berenang, tapi kan gak lucu ketika kita naik di atas nya tiba-tiba perahu nya jatuh begitu saja, aku kan malu nanti di lihat orang, mana udah dandan cantik, malah masuk ke dalam air..'' sungut ku kesal menatap ke arah mana perahu ini bertujuan


Membuat mas imam yang awal nya masih pokus dengan pancing nya ia sejenak menatap ke arah ku, sebelum ia tertawa terbahak-bahak karena ketakutan ku


'' kenapa malah ketawa sih,, apa yang lucu..'' omel ku di hadapan nya


'' gak akan jatuh, kalau jatuh uang sewa kita kembali tiga kali lipat..'' saut mas imam


yang mana mendapat kan tatapan kaget dari sahabat mas imam yang belum ku ketahui nama nya


Karena mas imam tidak mengenal kan ku tadi, tapi biar lah, mungkin ada alasan lain di balik ia tidak mau mengenal kan ku


'' kenapa Lo.. Natap gue segitu nya..'' omel mas imam pada teman nya


'' yang kira-kira dong bro minta ganti rugi nya, sedang kan Lo pelanggan pertama gue, kejam bener dah ah..'' umpat kesan teman mas imam

__ADS_1


'' ya.. Maka nya jangan sampai terguling..'' saut mas imam kepada teman nya dan sejenak menoleh ke arah ku


'' gak akan guling, yakin deh, lagian kan hanya sesekali saja naik nya, nanti juga kamu bakal ketagihan.. Sama kayak aku..'' ujar mas imam mencolek dagu ku dengan satu jari nya


'' apa sih mas, singkir kan tangan mu itu, malu lah di dengar dan di lihat orang asing..'' omel ku mengubah posisi duduk ku membelakangi mas imam


'' gak ada yang denger, cuma kita berdua yang ada di sini..'' ujar nya terkekeh kecil dan menoleh ke arah belakang


Di mana teman mas imam menatap tak percaya, bahwa teman mas imam tidak di anggap ada di dalam perahu ini


'' aneh bener kelakuan Lo bro.. Gua Segede gini.. Lo.. Anggap gue gak ada..'' teman mas imam geleng kepala menatap ke arah mas imam yang malah menertawa kan nya


'' bercanda bro..'' saut mas imam masih terkekeh lepas


aku yang melirik sekilas saja jadi sebal, apa lagi teman nya yang kena gunjingan nya sejak tadi


'' mau mancing di mana sih..Lo..''


'' tempat biasa ramai tidak..'' tanya mas imam tanpa menoleh


'' kayak nya sih.. Gak ada orang, mau kesana..''


'' iya kalau sepi sih.. Kalau ramai geser tempat saja..'' saut mas imam


' ya.. Sudah, kita meluncur ke lokasi..'' ujar teman mas imam dengan semangat


'' kamu nya mau ikut mancing atau mau memperhatikan saja..'' tanya mas imam mendekat ke arah ku


'' ikut mancing aja deh.. Gak enak kalau hanya melihat saja..'' saut ku cepat


'' oke.. Akan aku siap kan pancing untuk mu..'' ujar nya kembali ketempat nya


Untung perahu ini lebih besar, jadi lebih leluasa jalan kesana kemari tanpa memikir kan resiko jatuh


...****************...


Jangan lupa untuk like sebanyak-banyaknya


Dan beri kan komentar yang baik di setiap episode


Hadiah dan juga vot

__ADS_1


Karena setiap like dan komen kalian sangat berarti untuk penulis,


tentu untuk penyemangat dalam menulis agar lebih rajin lagi up nya


__ADS_2