Putri Yang Hilang 2

Putri Yang Hilang 2
Hanum 9


__ADS_3

Entah kemana mobil ini melaju kencang, seakan di dalam nya tidak ada penghuni nya sama sekali


" Malik sialan, pandai nya mengeruk harta ibu ku saja.." umpat nya ketika ia menghentikan mobil yang kami tumpangi di tepian danau


aku tak pernah tau ada danau di sini, namun malam begini cuaca nya begitu dingin dan sejuk


aku hanya diam saja ketika ia mengumpati ayah tiri nya dan aku hanya bisa memperhatikan nya dari luar mobil yang membawa ku ke mari


dua jam sudah aku berdiri di sini, namun ia tak kunjung usai mengumpati ayah tiri nya itu, membuat ku sedikit jengah


Mana perut ku sudah berbunyi lagi, karena kami belum sempat makan malam tadi


'' sudah selesai belum.." tanya ku ketika sudah dua jam lebih aku menunggu nya berdiri di luar mobil


Seketika ia menoleh ke arah ku, mungkin ia masih melupakan keberadaan ku, apa lah daya, istri yang tak di ingin kan ya begini nasib nya


" aahhhh.... Kau selalu saja mengganggu ku.." ujar nya menatap ku sengit


Apa salah ku, ia yang membawa ku kemari, malah ia pula yang sensi kepada ku


" aku ingin pulang, kalau kau mau tetap di sini ya..sudah, aku mau pulang saja ke rumah orang tua ku, di sini aku menjadi tidak jelas dan tidak karuan begini.." ucap ku sesantai mungkin


Ku lihat ia sejenak memperhatikan ku, dan detik berikut nya ia berjalan ke arah ku yang berdiri di samping mobil


'' dimana rumah ke dua orang tua mu.." tanya nya ketika mendekat ke arah ku


'' ada di perumahan melati.. Kenapa? Apa kau ingin mengantar kan ku pulang ke rumah orang tua ku.." tanya ku sinis


'' hemm.. Apa yang harus ku ucap kan kepada ke dua orang tua mu mengantar kan mu pulang sudah


selarut ini, lebih baik besok pagi saja aku mengantar kan mu..'' putus nya kemudian


Lalu ia masuk ke dalam mobil, tak mau di tinggal kan seorang diri seperti orang bodoh di sini, lebih baik aku naik saja


entah mau di bawa kemana lagi aku ini ketika tengah malam masih menyelusuri jalanan yang tengah lenggang ini


Setelah satu jam perjalanan ia menghentikan mobil nya di sebuah perumahan yang tidak terlalu besar namun tidak terlalu kecil juga


'' ayo masuk..'' ajak nya ketika ia turun dari mobil


'' ini rumah siapa..'' tanya ku penasaran

__ADS_1


Karena ia membawa ku ke suatu tempat yang tak ku kenali, bahkan aku juga tidak tau ini berada di daerah mana


'' masuk saja, apa kau tidak ingin beristirahat.. Ini sudah larut malam..'' ujar nya terkesan kasar


Aku yang biasa berbicara lembut, di sini terlihat jelas aku tersinggung setiap kata yang terlontar dari mulut nya


andai saja papa dan mama tidak meninggal kan ku, mungkin aku tidak akan berurusan dengan nya saat ini juga


'' malah melamun pula..'' ujar nya membuat ku terkejut


'' eh.. Iya..''


Mau tak mau aku mengikuti langkah kaki nya masuk ke dalam rumah yang entah siapa pemilik nya


'' ayo cepat masuk, di sini hanya ada kamar satu, kalau kau mau tidur lebih dulu, tidur lah, aku akan menyusul nanti..'' ujar nya pada ku


sejenak ku tatap diri nya yang mengarah ke dapur, sebenar nya perut ku ini sangat lapar, tapi apa boleh buat, belum sempat makan sudah terusir dari rumah yang ku huni beberapa hari yang lalu secara tidak baik


'' ah.. Untung kau belum masuk ke kamar, ini ada mie instan. Aku ingin memasak nya, kau mau apa tidak, karena tadi kita belum makan sama sekali..'' ujar nya menunjuk dua bungkus mie instan


'' biar aku saja yang memasak nya..'' pinta ku pada nya


'' tidak apa, lagian aku memang tengah lapar sejak tadi..'' aku ku tanpa rasa malu


Memang aku tengah lapar, aku mau berkata apa, apa mungkin aku berbohong, tapi itu tidak mungkin, karena mama dan papa mengajar kan ku untuk tidak berbohong


'' oh.. Terima kasih kalau begitu..'' ujar nya berjalan ke dapur dan aku pun mengikuti langkah kaki nya


Setelah memasak, kami pun menyantap satu porsi bagian kami masing-masing dengan lahab nya, karena kami berdua sama-sama belum makan sama sekali


'' maaf,, baru saja tinggal di rumah ku, kau sudah ikut dalam masalah ku..'' ujar nya setelah kami menyelesai kan makan malam yang sempat tertunda jauh


'' untuk apa meminta maaf, lagian hanya masalah seperti itu saja kok?'' ujar ku santai


Ia terlihat sangat malu dengan apa yang terjadi di rumah nya malam tadi, namun aku hanya bersikap biasa saja


Mau bagai mana pun ia telah menjadi suami ku, tidak mungkin aku membuat nya semakin buruk di mata ku


Selesai makan, mata ini pun rasa nya sudah mengantuk berat sekali, mungkin ini lah yang di nama kan umat nabi Muhammad


Setelah kenyang mata pun jadi mengantuk sekali, di tambah ini sudah larut malam, kalau bukan karena ia yang kecewa berat mungkin aku sudah meninggal kan nya sejak tadi

__ADS_1


'' permisi.. Aku mau tidur lebih dulu..'' ujar ku pada nya ketika ia berada di ruang tamu


Sejak tadi ia sibuk bermain game di ponsel nya, mungkin ia mengalih kan pikiran nya yang tengah kacau


'' nanti aku menyusul..'' ujar nya tanpa menoleh ke arah ku


aku tak menjawab, lebih memilih berjalan ke kamar yang di tunjuk kan tadi kepada ku


***


Jam setengah lima aku sudah terbangun dari tidur ku, ku lihat sekeliling ku tidak ada orang satu pun, mungkin ia tidak tidur di sini


Aku pun melangkah kan kaki ku ke kamar mandi dan menunai kan sholat subuh ku dan mandi sekalian


Setelah sholat subuh, terasa tenggorokan ini sangat kering sekali, aku pun memutus kan untuk berjalan ke luar dari kamar untuk mencari minum


'' sudah bangun..'' sapa nya tanpa melihat ku, ia masih sibuk dengan ponsel nya


Membuat ku terjingkat kaget mendengar sapaan nya pada ku


'' kau sudah bangun atau belum tidur sama sekali..'' tanya ku penuh selidik


'' aku belum tidur sama sekali..'' ujar nya membuat ku sedikit heran melihat nya yang tahan melotot sampai subuh begini


'' oh..'' saut ku


Tak mau melanggati nya, aku pun memilih ke arah dapur seperti tujuan awal ku keluar dari dalam kamar


Setah minum, aku pun ingin membaut sarapan pagi seperti biasa di rumah mertua ku, namun ketika membuka kulkas, tidak ada satu pun di dalam isi nya


Membuat ku sedikit kecewa pagi ini, bagai mana tidak, menghayal masakan enak, eh..ternyata malah Zonk


...****************...


Jangan lupa untuk like


Dan komentar yang baik,


Hadiah dan vot


Karena setiap dukungan kalian sangat berarti untuk penulis

__ADS_1


__ADS_2