Queenvin

Queenvin
Draft 42


__ADS_3

skip yang belum menikah. hanya untuk yang menikah saja


happy reading


Di salah satu kamar mewah khusus yang terdapat di "Kings Club" satu hari pasca operasi tranplantasi di lakukan.


wanita itu hanya bisa berdiri kaku dengan tubuh yang hanya di balut kain renda tipis transparan yang tanpa pun di buka kainnya pasti lah akan langsung terlihat bagian bagian sensitif miliknya.


wanita itu melihat tuannya tersenyum saat melihat dirinya yang telah selesai mengguna kan lingerie seperti yang di minta oleh tuan nya.


"wow. You are such a beautiful and sexy little *****( wow kau begitu cantik dan sexy jalan kecil)", ucap pria itu pada dirinya.


Ia hanya bisa bergeming seraya menelan kasar salivanya di tatap oleh pria yang pasti nya akan menerkam habis dirinya untuk malam ini lantaran kemarin malam ia telah berani mengabaikan panggilan telepon pria ini.


sementara Mr. Chow merasa bergairah saat melihat penampilan partner sexnya dalam balutan kain renda transparan yang sengaja ia pesan untuk wanita yang membangkang darinya semalam. Ia tersenyum smirk saat melihat partnernya yang berdiri kaku serta wajah nya yang tegang karena ia tau jika wanita ini akan di hukum olehnya karena tidak mentaati aturan yang tercatat dalam kontrak perjanjian mereka sebelumnya.


Mr.Chow mendekati partnernya seraya menatap dingin dan nakal lalu berhenti di belakang tubuh wanita yang ia kontrak selama setahun untuk memutuskan hasrat nya jika ia berkunjung ke negara ini.


"are you ready for tonight hmm?. and for your punishment ( apakah kau sudah siap untuk malam ini hmm?. dan juga hukuman mu". bisik pria itu di telinga partner sexnya.


"ya". sahutnya dalam hati yang di penuhi rasa takut.

__ADS_1


jika bukan teringat ia masih membutuhkan uang bisa jadi wanita itu lebih memilih menghilang dari muka bumi dari pada harus melayani nafsu gila pria ini lagi.


sementara Mr. Chow berjalan perlahan menuju sofa dan memilih duduk di sofa tunggal dengan menopang kedua kakinya di atas meja di depan sofa tersebut. ia menatap dingin pada wanita yang terlihat bersikap penurut tetapi sebenarnya ia tau jika wanita yang ada di hadapannya ini memiliki sifat pembangkang.


"come here baby ( ke sini sayang )", titah pria tersebut seraya menggerakkan jari telunjuknya untuk menghampirinya.


wanita itu mendekati pria tersebut dengan langkah ragu ragu lalu seperti biasanya ia di minta untuk mencumbu pria itu untuk menaik kan hasratnya setelahnya barulah ia di minta naik ke atas pangkuan pria itu lalu dengan rakusnya pria itu mencumbuinya dengan liar seperti biasanya tanpa dirinya di beri ruang untuk menghindar dari bibir serta tangan pria itu.


Wanita itu berteriak saat tubuhnya di balik serta di cumbui dengan kasar. Ia memekik kuat saat merasakan sakit ketika pria itu menyatukan miliknya seraya memberikan jejak pada leher jenjang nya tanpa mau melepaskan genggaman kedua tangannya dari tonjolan besar miliknya.


"you are so nice baby. akh..****", ( kamu begitu nikmat sayang ). akhh sial ", umpat Mr. Chow di hati dalam kenikmatan tanpa mau melepaskan apa pun yang telah di rengkuh nya.


wanita ini adalah partner *** yang paling ia sukai selama ia pernah bercinta dengan beberapa wanita sebelumnya. rasa wanita ini, aromanya, pekikannya hampir sama saat ia bercinta dengan seorang pelacur yang di bayar oleh teman temannya setahun yang lalu.


ia mulai melepaskan dekapannya secara perlahan lalu mendorong wanita itu ke depan untuk mencabut miliknya yang mulai menyusut lalu beranjak dari sana menuju kamar mandi.


sementara wanita itu hampir tersungkur jatuh ke bawah jika tidak segera ia tahan dengan tangannya saat pria itu mendorong tubuhnya ke depan setelah pria itu puas menggunakan dirinya.


ia melirik kesal ke arah pintu kamar mandi yang menutup di mana pria itu baru saja masuk ke dalam sana.


"sialan kamu Mister. tunggu saja saat kontrak ini selesai dan suatu saat jika kita bertemu lagi antara pasien dan Dokter, akan ku pasti kan kamu tidak akan semudah itu sembuh". makinya di hati seraya berdoa dengan doa yang terburuk untuk pria itu.

__ADS_1


saat ia mengistirahatkan tubuhnya dengan merebahkan dirinya di atas ranjang dalam posisi miring lantaran ia mengalami sedikit kram pada perutnya. wanita itu berfirasat akan terjadinya siklus haid di Minggu ini, ia mendengar tuas pintu kamar mandi terbuka dengan segera ia menutup matanya berpura pura tidur agar pria tersebut tak menyentuh nya lagi.


akan tetapi ia salah perkiraan pria itu langsung menghampirinya serta menarik selimut yang menutupi tubuhnya yang hanya di balut dengan lingerie tipis pemberian pria itu untuk permainan panas mereka malam ini.


pria itu langsung menampar bkg nya yang membuat dirinya spontan berteriak kesakitan


"Wake up. we're not done honey . I am still not satisfied ***** ( bangun. kita belum siap sayang. aku masih belum puas )", ucap Mr. Chow bersamaan memasukkan miliknya lalu menghentakkan milik wanita yang di anggapnya nakal dengan penuh gairah dan kasar.


pekikan kesakitan keluar dari mulut wanita itu. rasa sakit, perih dan juga terasa panas di dalam liang miliknya. belum lagi tamparan demi tamparan yang ia dapatkan di B coklat dan bulat miliknya meskipun tubuhnya yang lain terlihat kurus. di tambah tangan kekar tuannya menggenggam kuat PD nya yang sangat pas di telapak tangannya pria itu.


cukup lama pria itu berpacu di atas tubuhnya dengan gairah yang tiada habisnya. sedang kan wanita itu hanya bisa pasrah dengan nafasnya yang terengah engah akibat tindihan dari berbagai gaya yang di lakukan oleh pria yang mengontrak tubuhnya.


hingga akhirnya di pencapaian puncak yang ke sekian kalinya barulah pria itu melepaskan dirinya setelah tuannya itu merasa lelah dan tertidur pulas dalam balutan selimut yang hanya untuk dirinya sendiri tanpa mau berbagi dengan dirinya yang sebenarnya juga butuh untuk di tutupi tubuhnya yang mulai terasa dingin karena air conditioner yang di setel paling rendah oleh pria itu.


"cih.dasar egois. bisanya make selimut untuk dirinya sendiri tanpa mau berbagi denganku", wanita itu berdecak kesal sembari menarik perlahan sisa selimut yang berlebih dari pria itu.


tubuhnya begitu lelah karena percintaan malam ini. apa lagi dirinya belum sempat sedikit pun beristirahat setelah satu harian mengurus ibunya di rumah sakit.


Ia mencoba memejamkan matanya meskipun sulit karena rasa penat dan pegal di tubuhnya lebih mendominasinya. entah menit yang ke berapa akhirnya ia berhasil masuk ke dalam fase mimpi di mana hanya ada dirinya dan ibundanya hidup dalam kebahagiaan.


Ke chapter selanjutnya ya??

__ADS_1


****************


Readers...mohon dukungannya ya untuk novel ke empat ku ini. Tetap memberikan like, vote, komen dan masuk dalam favoritnya readers ya...please...😉.


__ADS_2