Radio Cinta

Radio Cinta
part. 14


__ADS_3

"Sekian kuliah kita hari ini. Materi hari ini memang sedikit ya.. tapi jangan bahagia dulu... ada banyak tugas buat kalian dari Pak Hadi untuk penambahan nilai. Silahkan hasilnya nanti kirim langsung ke email beliau. hadi77@gmail.com" sambil menuliskan email Pak Hadi pada whiteboard


"Tugasnya..." celetuk salah satu mahasiswa..


"Good question... Untuk tugasnya kalian email ke saya ayyundar32@gmail.com" sambil menuliskannya di whiteboard "nanti akan saya teruskan...."


"Semakin cepat kalian kirim email ke saya otomatis semakin cepat pula tugas yang bisa segera kalian kerjakan dan kirimkan"


"Assalamualaikum.. selamat pagi" Rere mengakhiri perkuliahannya diruang tersebut.


Rere beranjak meninggalkan podium keluar menuju lt.3 ruang 3.1. Belum tampak seorangpun mahasiswa disana. Namun lagi lagi Rere tidak mempermasalahkannya karena niatnya adalah untuk mengerjakan tugas tugas dari dosen dosen.


Rere duduk di bangku mahasiswa paling belakang. Satu demi satu.. sendirian dan bergerombol mahasiswa mulai mengisi bangku mahasiswa.


Mereka sama bertanya tanya apakah Pak Hadi sudah masuk secara Rere bukannya duduk dekat podium justru duduk di bangku mahasiswa.


Alarm Rere berbunyi tepat pukul 11. Rere melihat teman sekelasnya sudah banyak yang hadir. Rere menutup tugasnya dan merapikan ranselnya, berjalan ke depan podium yang akhirnya menjawab pertanyaan teman temannya.


"Assalamualaikum.. selamat siang teman teman. Materi kita hari ini gak banyak. Langsung saja ya.. lebih cepat lebih baik karena akan ada surprice buat kalian." Rere mulai membuka kelasnya


"Apaan Ayy surprice nya...." tanya salah satu mahasiswa yang penasaran


"Kita tunggu bersama di akhir kelas ya..." jawabnya simple. Lanjut meneruskan memberikan materi semester 5.


Kelas pun berakhir tak lupa Rere menjanjikan kejutan pada teman temannya. "Karena minggu depan sudah memasuki minggu tenang surprice nya adalah tugas tugas dari Pak Hadi untuk penambahan nilai"...


"Huuuuuuuuuuu...." sontak gemuruh suara teman sekelas Rere bersahut sahutan.


"Apaan sih lo Ayy... kirain apa coba..aaahhhh" tampak banyak mahasiswa yang kecewa atas kejutan Rere. Bukan hanya teman teman nya, justru Rere lah yang pertama kali terkejut tatkala melihat tugas dari Pak Hadi. 'Banyak banget'


"Ok. please. Ini tugas langsung dari Pak Hadi ya.. mohon maaf jangan salah menilai saya.. saya sendiri juga terkejut guuyyyssss" bela Rere


"Penilaiannya langsung ke beliau. Kalian kerjakan dan kirim ke langsung ke email beliau di..."sambil menuliskan nama hadi77@gmail.com

__ADS_1


"Untuk tugas tugasnya.. silahkan kalian bisa email ke saya dulu lanjut saya teruskan. Email saya di .." menuliskannya di whiteboard ayyundar32@gmail.co


"Ayy...." panggil salah satu mahasiswa


"Ya...." menoleh ke sumber suara


"Kalau kirim emailnya ke hati mu boleh gak??" tanyanya to the point


"hhhuuuuuuuuuuu" seru mahasiswa yang mendengar bersahut sahutan


"Boleh.. kalo kirim nya atas nama Alloh" jawabnya santai


"hhuuuuuuuuuu. lanjuuuuuuuuut" suara mahasiswa saling melempar candaan


Rere hanya tersenyum tipis namun tegas.


"Sekian kuliah hari ini. Assalamualaikum. selamat siang"


Rere segera membawa tas ranselnya keluar kelas menuruni anak tangga hendak ke kantin jurusan. Membeli 2 roti dan gorengan serta sebotol air mineral. Lanjut duduk bersila di teras belakang jurusan, meneruskan tugas tugas nya.


Banyak mahasiswa yang lalu lalang di depan Rere. Namun tidak satupun yang Rere perhatikan. Justru dia lah yang menjadi sorotan mahasiswa lain. Fokusnya ada pada tumpukan kertas, laptop dan tangannya yang terus menulis.


Seabrek tugas tugas sudah ia selesaikan. Sebagian ada yang via email dan sebagian lagi harus ia print. Rere menuju fotocopy untuk minta di printkan. Begitu selesai ia bergegas menuju ke ruang dosen menyerahkan tugas tuganya.


Rere segera berlari menaiki anak tangga menuju lt.3 dan berjalan untuk menetralkan nafasnya keruang 3.2


Tampak disana sudah ada mahasiswa yang berkumpul. Rere langsung memulai perkuliahannya. Begitu materi telah selesai Rere pun menyampaikan amanat tugas tugas dari Pak Hadi.


Kuliah Rere tutup dan segera ia berjalan duduk di bangku mahasiswa. Membereskan buku buku, laptop dan alat tulisnya


Tiba tiba


'brraaakkk' Rere hampir terjatuh tatkala seorang mahasiswi menghampirinya. Ia melihat ke arah perempuan itu 'dia lagi' batin Rere

__ADS_1


Dia adalah Sisca. Mahasiswi semester 9. Belum melakukan bimbingan skripsi. Dosen walinya adalah Pak Hadi. Dan itu yang membuatnya kesulitan untuk menyelesaikan kuliahnya.


Pak hadi bukan penghalang kelulusannya, namun dengan hasil tugas yang selalu copy paste membuat hampir seluruh dosen geram padanya, sehingga mendapat nilai C atau D bahkan E.


Dengan sopan Rere bertanya.."maaf kak .. ada yang bisa Ayyu bantu"


"Kerjakan tugas tugas gue" pintanya to the point.


"Maaf kak.. itu tugas langsung dikirim ke email beliau bukan ke saya, jadi silahkan kakak kerjakan sendiri" jawabnya berusaha santai meski hati nya sudah mulai emosi


"Lo kan asdos, kog **** sih. Lo kerjain.. kirim ke email gue.. ntar gue kirim sendiri tuh tugas ke Pak Hadi" mencoba menerangkan ke inginannya


"Sekali lagi maaf kak.. saya gak bisa" jawabnya datar


"Ooooo.. songong lo. Nih..." sambil mengambil dompet dari dalam tas nya, menarik uang berwarna merah 5 lembar dan melemparkannya di kursi yang Rere duduki.


'Astagfirullohaladzim' batinnya sambil menahan emosi


"Kurang... ntar deh gue tambahin, pas lo sdh kirim hasil tugas ke email gue" tambahnya


Rere segera merapikan ranselnya yang tinggal menutup resleting nya. Sontak ia berdiri dan meluapkan emosinya karena sudah tidak tahan atas sikapnya. Ini sudah diluar batas


"Maaf ya.. saya disini sebagai mahasiswa dan saya hanya di beri amanat oleh Pak Hadi untuk menyampaikan materi dari beliau. Jika anda tidak ingin mengerjakan tugas yang diberikan beliau bukan masalah bagi saya. Itu terserah anda."


Tak banyak bicara Rere hendak keluar dari kelasnya, namun..


"Asdos banyak gaya lo.. bilang aja lo butuh duit maka nya jadi asdos. mang berapa sih bayaran asdos... gue bayar deh..." teriaknya dengan sombong


Rere menghentikan langkahnya, menoleh ke arah sisca


"Heeyy... kalo lo memang banyak duit beli aja nih kampus sekalian dosennya. jangan cuma omong doank dan jadi mahasiswa abadi" jawabnya sambil pergi meninggalkan kelas.


Sisca sangat geram mendengar omongan Rere. 'Awas ya lo.. asdos sialan'

__ADS_1


Rere berlari menuruni anak tangga, dibelakangnya di susul sakha yang khawatir akan emosi Rere.


"Stop... lo gak usah ikutin gue. please"ucap Rere tanpa menoleh. Mata Rere sembab menahan tangis dan ia tidak ingin oranglain tahu


__ADS_2