Radio Cinta

Radio Cinta
part. 23


__ADS_3

Mobil dilajukan dengan kecepatan sedang. Hingga akhirnya Rere meminta untuk berhenti di sudut jalan


"Ada apa.."


"Pengen jus. Boleh??"


Tak lama Cahyo menepikan di tempat Ayya menunjuk.


"Mau jus apa. Kak Jo aja yang turun." perintannya dengan lembut


"Alpukat. Gulanya dan es batunya sedikit aja" pinta nya


Cahyo segera memesan 2 bungkus jus yang sama. Cahyo segera memberikannya pada Rere ketika jus sudah berada di tangannya


"Bukain donk" sambil melajukan mobilnya dengan cepat karena jalanan juga sudah mulai sepi


Rere membukakan jus untuk Cahyo dan mendekatkan sedotan ke mulut Cahyo. Cahyo mulai menyedot jus alpulatnya. 'enak' batinnya


Jujur saja, dari kecil Cahyo tidak pernah jajan sembarangan. Dikotanya hanya ada beberapa toko dan resto yang selalu menjadi langganannya.


Atau jika memang ada makanan khusus yang tidak dijumpainya mamanya selalu memerintahkan chef keluarga untuk membuatkan ke inginannya


Mama Cahyo begitu protective kepada keluarganya. Mamanya sangat tegas apabila itu berurusan dengan anak anaknya


Meski demikian sayangnya kepada anak anaknya sangat besar. Ia akan rela melakukan apapun asal anaknya bahagia




Rere segera membersihkan dirinya setibanya di kost.



Antara senang dan sedih. Senang bisa bersama Cahyo dan sedih karena harus berpisah



hehehehheee



Rere membaca doa hendak tidur dan 'good night Ci' memberi salam pada Cici meski ia sudah sangat terlelap dalam mimpinya



Alarm jam 3 Rere berbunyi. Kali ini ia membersihkan dirinya dengan mandi junub karena masa datang bulannya sudah selesai.



Rere bergegas sholat malam, doa malam dan mengambil tas nya untuk mengecek email yang sejak kemaren tidak ia buka



'mungkin masih ada beberapa mahasiswa yang belum mendapat tugas'



Dibukanya satu persatu email yang masuk. Dan segera dikirim kembali setelah yang meng email meminta tugasnya



'Sakha' ... ingin membuka.. tapi ia sangat malas jika kata katanya akan membuatnya emosi



'Bismillah. Buka saja' batin Rere



Ayy..


Jelek kah aku sampai kamu tidak ingin denganku


Aku memang bodoh, tak sepintar dirimu


Tapi tahukan kamu bahwa aku suka padamu sudah dari dulu


Sejak kamu menjadi asdos


Tolong hargai perasaanku


Bisakah kita bertemu


Aku tunggu balasan darimu



……



Ayy…


Apakah sesibuk itu dirimu hingga tidak membalas email ku


Apakah kamu sudah membaca pesannku


Sekali lagi tolong hubungi aku


088123456789





Ayy



'huuufffttt.. Ya Alloh. Apa apaan ini..'


__ADS_1


Rere mengambil tas nya hendak memeriksa ponsenya namun ada yang aneh. Ia mengambil tasnya untuk diletakkan lebih dekat dengannya.



'Apa ini... Al-Qur'an. Punya siapa??.Cantik'



Sampul Qur'an itu berwarna pink. Dibelakang sampul itu terukir nama 'Ayyunda Renata'



'hoook. punya gue.. dari siapa..'



Rere mulai membuka Qur'an itu mungkin ada sesuatu didalam nya



Ayyaang..


Selamat ulang tahun


Semoga cinta dan citamu dapat terwujud


Salam sayang ku semoga makin sholehah, cantik, manis, lucu, imut


I Love U



Kak Jo



Senyuman Rere mengembang dengan sempurna. Entah kenapa pesan dari Cahyo lebih membuatnya bahagia dari pada pesan dari Sakha



Dibaca nya ayat suci Al-Qur'an tersebut hingga tak terasa air matanya menetes



'Ya Alloh, jika memang Kak cahyo adalah jodoh ku maka berikanlah jalan yang barokah untuk kami' doa kecilnya setelah membaca Al-Qur'an'



Sayup sayup adzan subuh telah terdengar. Rere memutuskan untuk segera menunaikannya.



Selesai berdoa, ia merapikan alat sholatnya memeriksa ponsel nya dan terdapat beberapa chat yang belum terbuka



Kak Cahyo


Selamat ulang tahun Ayyaang.Q



(balasan Rere)



Bunyah


Selamat Ulang tahun ayyaaang. Semoga makin dewasa, tetep cantik kebanggan bunda ayah



makasih bunda.. bunda dan ayah selalu ada di hati ayya. Ayya bangga punya bunda dan ayah yang hebat dan sayang sama ayya. I love u all


(balasan Rere)



Dan beberapa chat lainnya



Rere meringkuk di kasur nyamannya, menyelimuti dirinya dengan selimut tebal karena sedang hujan deras dari pukul 4 dini hari tadi



Alarm jam tangan Rere berbunyi pukul 07.00. Ia hanya akan membasuh mukanya, mengambil jeans hitam, kaos biru dan hijab senada



Ia mengenakan kets putihnya dan berjalan keluar menuju parkiran kost.



Rere mengayuhkan sepedanya perlahan menghindari genangan air setelah hujan deras tadi pagi



Mampir ke warung nasi, memesan nasi soto ayam dan jeruk hangat



Rere makan dengan tenang ketika tiba tiba ponsel nya bergetar. Segera Rere menjawab tanpa melihat siapa yang menelphonnya



"Assalamualaikum Ayyaaaang..." suaranya parau sepertinya baru bangun tidur



"Heemm.. Waalaikumsalam"



"I Love U"

__ADS_1



"hook... Kakak lagi ngimpi ya... " tanya nya terkekeh



"Ayy.. maafin Kakak ya..."



'Rere tidak mengerti mengapa tiba tiba Cahyo meminta maaf pada dirinya'



"Kakak gak bisa temenin Ayyang di hari ulang tahun Ayyang. Kakak sekarang di bandara mau pulang ke Batam. Disuruh mama pulang" katanya menyesal



"Oohh.. gak papa Kak. Take off jam berapa??"



"Sebentar lagi.. kamu lagi ngapain"



"Makan.. soto.. Kak Jo mau" Sambil terkekeh



"Hmmmm... awas ya... inget, jangan macem macem. Ayyang sudah ya.. Kak Jo berangkat" pamitnya



"Iya tuan... hati hati Kak"



"Hmmm.. Assalamualaikum Ayyyaaaang"



"Kak Jo ihh... Waalaikumsalam" jawabnya penuh senyum



Rere membayar makanannya dan meninggalkan warung tersebut. Mengayuh sepedanya dengan sesekali berkelok kelok menghindari genangan air



Sepeda ia parkirkan si tempat seperti biasanya. Namun Dimas sudah berdiri seperti sedang menunggu seseorang.



"Pagi Pak.." Sapa Rere sambil melintas didepannya



"Tunggu Ayy.."



Rere menghentikan langkahnya dan menengok pada Dimas



"Ayo ikut saya"



"Kemana Pak. Saya kan ada kerja"



"Kerja kamu sore" sambil membukakan pintu mobil



"Tapi maaf Pak, Bapak mau ajak saya kemana.." dengan maksud menolak



"Makan"



"Maaf Pak, saya sudah makan"



"Kalau gitu kamu temenin saya. Ayo..." sedikit menarik lengan Rere sehingga Rere bergerak maju mengikuti perintahnya



Didalam mobil tidak terjadi percakapan. Karena Rere merasa tidak nyaman. Sampailah pada suatu restoran yang cukup terkenal



"Pesan apa.."



"Maaf, saya masih kenyang Pak. Saya sudah makan." jawab Rere menunduk



Dimas memesan seporsi bubur ayam dan jus buah naga.



"Jangan panggil saya Pak. Saya kan sudah bilang, panggil saja Dimas."



"Iya.." jawab Rere sedikit takut

__ADS_1


__ADS_2