
Rere membuatkan brownis panggang permintaan Cahyo. Namun topping nya ia menggunakan keju karena bahan ini saja yang tersisa
Menunggu brownis nya dipanggang, mereka sarapan ayam geprek crispy yang sudah dibuat tadi
Brownis panggang sudah siap di hidangkan. Bau nya sangat harum. Jihan yang awalnya tidak menyukainya jadi tertarik untuk mencicipi
"Bagi donk Kak.. kayaknya enak tuhh" pinta Jihan
Cahyo hanya senyum senyum sendiri melihat adiknya tergoda dengan brownis yang ia pegang
Mereka makan bersama, dengan cake rainbow dan brownis panggang di meja TV
"Ayyang.. jalan yuk" ajak Cahyo di sela menikmati cake nya
"Ayuuk" jawab cepat Jihan
"Kakak ajak Ayyang, bukan kamu!" timpal Cahyo
"Kak Re pasti ikut Ji.. ya kan Kak?!" kata Jihan dengan mengedipkan salah satu matanya
"Mau kemana.. Ayya bikin cake biar gak kemana mana.. dirumah aja" tanya Rere yang agak malas untuk keluar
"Toko buku" ajak Cahyo
"Iya.Ok" jawab Rere cepat
"Lhooo... kog ke toko buku sih..." rengek Jihan yang tidak suka dengan deretan buku buku "Aaaaa...." pekiknya
Jihan akhirnya ikut saja. Ia tidak mau ditinggal sendiri di apartemen.
Jihan duduk di bangku kemudi dengan ber-vlog ria. Hobby Jihan memang membuat vlog. Terkadang ia dengan teman teman di Batam nya membuat konten konten untuk di unggah di akun youtube nya
"Hallo guuys.. sekarang gue mau ke mall sama Kakak kakak gue.. nah.. ini Kak Jo.. dan ini Kak Re.
Huufftt, padahal kalian tahu ya.. gue kagak suka dengan namanya buku, eh.. main pergi aja ke toko buku,.. ya sudah lah..gue ngikut ajja. Sapa tau ada yang keren..
Xixixixii... apa nya ya yang keren di toko buku?? body bukunya.. ato bukunya ada yang ganteng kayak lee minho... wkwkwkkkk...."
Jihan terus saja berbicara sendiri di vlognya hingga mobil terpakir rapi di parkiran mall
Jihan terus nge vlog ria.. mengikuti arah Kakak Kakaknya berjalan
Tiba di toko buku, Cahyo dan Rere berpencar. Rere memutuskan untuk membeli bahan buku untuk skripsinya. Dan cahyo hendak membeli buku tentang bisnisnya
Jihan, jangan ditanya.. ia tetap nge vlog ria dengan ponselnya. Sesekali Jihan mengarahkan kameranya ke arah Rere dan Cahyo
__ADS_1
Satu jam telah berlalu, Jihan sudah merasa muak. Ia mengajak Kakak Kakaknya untuk menyudahi aktivitas membacanya. Namun yang di ajak tidak bergeming.
Jihan mencari buku peralatan menggambar. Selain nge-vlog, ia juga jago menggambar.
Diambilnya buku gambar dan spidol warna. Ia langsung meliak liukkan tangannya dengan spidol warna menggambar sesuatu
Rere tidak sengaja melihat Jihan yang duduk manis di salah satu meja.
'Tumben anteng, sudah nge-vlognya' ucapnya pelan
Rere mendekati Jihan dan duduk di sebelahnya. 'Woooww.. keren' ucap Rere pelan melihat gambaran Jihan
Jihan yang di puji tidak menengok sedikitpun. Jihan jika sudah fokus menggambar maka ia akan mengabaikan apa dan siapapun yang di dekatnya. Termasuk Rere yang sudah berkali kali memujinya
Cahyo datang menghampiri mereka berdua ketika hendak ke kasir.
Cahyo ikut duduk di sebelah Rere. Cahyo tahu, percuma saja mengajak ngobrol Jihan karena tidak akan di anggap
'Done' kata Jihan akhirnya. "Eh.. Kak Jo ma Kak Re. Sudah bacanya??" tidak mengerti bahwa mereka sedang menunggunya
"Sudah gambarnya!!" tanya Cahyo balik
Merasa bahwa Ia lah yang ditunggu, Jihan tersenyum malu. "Salah sendiri lama, Ji bosan" katanya dengan manja
"Iya. Tunggu Kak Jo. Bentar" jawab Rere
Mereka menuju food court. Rere memesan makanan yang mereka inginkan sedangkan Cahyo menyeret adiknya untuk sholat terlebih dahulu
Makanan sudah tersaji di meja. Jihan datang dengan berlari menuju meja dimana Rere duduk.
"Habis ini nonton yuk.." ajak Jihan
"Oke" jawab Cahyo cepat. Kapan lagi jalan jalan dengan Rere. Karena dia besok harus terbang lagi
"Mau nonton apa lagi non.. kemaren khan sudah!" hanya Rere yang ingin segera pulang, karena merasa badannya lelah
"Banyak" kata Jihan cepat. "Dompet..!! Jihan mau beli tiket" mengulurkan tangannya pada Cahyo meminta uang untuk membeli tiket bioskop
Cahyo memberikan dompetnya. Jihan segera keluar foodcourt yang di ikuti santai oleh Cahyo dan Rere
Rere membeli pop corn dan soda. Begitu Jihan kembali,
"Tarraaa..." Jihan menunjukkan tiketnya
"Film apaan" tanya Rere santai
__ADS_1
"**********" menyebutkan nama film
"Ji... itu kan horor,.." kata Rere
"Iya.. tapi dikit kog Kak, dari judulnya aja gak seberapa ngeri.." pikir Jihan
"Itu serem banget Jiiiii..." kata Rere protes
"Gak.. gak seberapa" jawab Cahyo santai
"Kalian sudah pernah nonton?" tanya Jihan penasaran
"Udah" jawab mereka kompak
"Yaa... Mama sama Papa sih,..." menyalahkan orang tuanya, karena di Batam, ia tidak bisa seleluasa seperti dengan Kakaknya saat ini
"Ganti.." ucap Rere yang merasa ngeri waktu nonton dengan sahabatnya dirumahnya waktu itu
"Gak" jawab bersamaan Cahyo dan Jihan
Rere menengok ke arah Cahyo, apa maksud dengan menolak mengganti film yang akan ditontonnya, sedangkan dia sudah pernah menontonnya
"Sudah di beli.. ngapain di ganti. Beli yang lain lagi aja setelah film ini" jawabnya membuat alasan
Cahyo membeli tiket film bergenre romantis komedi. Setelah menonton Horor akan lanjut film berikutnya
Rere pasrah dengan dua makhluk yang saat ini bersamanya. Andaikan saja bisa menghilang, Rere yang akan menghilang terlebih dahulu
Film horor sudah di mulai. Cahyo diapit oleh dua bidadari cantik, Rere dan Jihan
Jihan sangat antusias, karena ia sangat ingin sekali menonton film tersebut. Tapi tidak dengan Rere. Dari awal, Rere hanya bersiap untuk menutup wajahnya dengan tangan
Cahyo tersenyum nakal. Dia berharap akan dipeluk oleh Rere sama seperti saat pertama kali menonton, Rere memeluk Cici karena takut dan tegang
Tapi apalah daya, harapan tinggal harapan. Rere hanya menutup matanya dengan tangan, karena ia sudah bersiap dengan head set yang ada di telinganya
Film pertama selesai. Lanjut film ke dua. Rere menikmati film bergenre romantis komedi ini. Sesekali tawanya pecah, berbeda sekali dengan saat menonton film pertama
Cahyo dan Jihan menuju tempat sholat setelah film berakhir sebelum memutuskan untuk pulang
Rere mengajak mampir ke supermarket terlebih dahulu. Rere ingat jika bahan makanan sudah hampir habis mengingat yang ikut makan bertambah.
Bahan bahan makanan sudah banyak yang dibeli. Lagi lagi, Jihan memasukkan nya ke vlognya.
'Dasar Jihan, gadis vloger'
__ADS_1