Radio Cinta

Radio Cinta
part. 24


__ADS_3

Tidak ada percakapan ketika Dimas menikmati sarapannya. Rere asyik mengotak atik ponselnya. Menjawab chat grup sahabatnya


Cici : Ayy... met milad"


Rere : Makasih...


Erlin : Kita ke caffe yuuk


Rere : Jangan sekarang. ntar sore aja. gue traktir


Ratih : Bener ya....


Rere : Siap 😊😊


Cici : Mang kenapa kalo sekarang


Rere : Lagi sama Pak Dim


Ratih : Ciieeee....


Erlin : Pepet teruuuussss


Rere : Huuusss.. kalian ajja yang pepet


Cici : Iya.. kalian aja. Ayy khan sudah punya pepetan 😄😄


Ratih : Sapa


Erlin : Sapa... kog gue gak dikasih tahu.. awas ya..😈😈😈


Cici : Kasih tahu gak ya... kasih tahu gak Ayy...😅


Rere : Apaan sih.. udah ah, gue sibuk


Erlin : Sibuk kencan sama Pak Dim...


"Ayy.. " tiba tiba suara itu membuyarkan ke asyikan Rere ber chat ria dengan sahabatnya


"Iya.." melihat sarapannya sudah habis tak bersisa


"Ayo.."


"Iya"


Mereka segera keluar, dan Dimas melajukan mobilnya dengan cepat ke sebuah mall


"Lho..Pak.. eh maaf, Ee ... Dim, kita mau ngapain??"


"Cari perabot buat caffe yang sudah harus diganti. Ayo turun" perintahnya


Rere dan Dimas berjalan masuk. Rere berjalan selangkah dibelakang Dimas seperti mengekor karena tidak ingin terjadi kecanggungan


Sampai di toko perabot yang di tuju,..


"Saya sudah dapat pengganti Bagus. Jadi jadwal hari minggu, kamu masuk seperti biasa" memulai obrolan


"Baik" jawab Rere singkat


"Tolong pilihkan gelas untuk caffe" ketika berhenti di lorong gelas


"Mmmm.. bagaimana kalo yang ini" tanya Rere menimang nimang apakah sesuai dengan selera Dimas


"Boleh.. ambil 20"



Barang belanjaan sudah rapi di bagasi mobil. Dimas melajukan mobilnya ke salah satu caffe



"Hai.. bos" sapa salah satu karyawan



Dimas seperti memberi kode pada lelaki tersebut. Tapi apa itu entah lah...



"Mau pesan apa.." tanya lelaki tersebut



"Ayy.. mau apa.."



"Mmmm.. jus aja. Jus Alpukat, gula dan es batunya sedikit ya.."

__ADS_1



"Gue juga"



"Oke." lelaki itu pergi meninggalkan mereka



Dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 12.15. Rere berpamitan untuk sholat dhuhur terlebih dahulu



Setelah bertanya kepada salah satu karyawan caffe, Rere berjalan menuju tempat yang di tunjukkan tadi



4 rakaat sholat dhuhur sudah Rere kerjakan. Ia mengambil ponselnya dan mulai mencari nama bunyah



Beberapa kali Rere menelphon tetap tidak di angkat. Rere akhirnya kembali ke tempat Dimas



Rere mencuci tangannya di wastafel, ketika ponselnya berbunyi di meja dekat Dimas.



Dimas melihat ponsel yang tertera disana nama bunyah.



'Siapa bunyah'



Dimas melambaikan tangan pada Rere, mengangkat ponsel Rere dengan tangan seperti menirukan orang yang sedang telp



Rere bergegas kembali dan benar saja, ada panggilan tidak terjawab. Rere menelphon balik nama bunyah



"Assalamualaikum.."




Dari kejauhan tampak Rere sangat bahagia mendapat telp dari Bunyah. Tapi siapakan bunyah, batinnya, kenapa ia sangat senang sekali



Tiba di caffe pukul 14.45. Rere bersiap untuk bekerja. Banyak pengunjung yang datang. Baik dari kalangan anak muda ABG, atau orang orang kantoran yang sedang rapat.


Saat waktu Ashar, Rere meminta ijin untuk sholat terlebih dahulu, kemudian melanjutkan pekerjaannya.


Saat magrib tiba, Rere meminta ijin lagi untuk sholat. Namun ponselnya tiba tiba bergetar


"Assalamualaikum.."


"Waalaikumsalam Ayyaaang..."


"Hook.. Kak Jo" melihat layar ponsel yang memang tertera namanya


"Kak Jo sudah sampai.."


"Sudah. Baru istirahat tadi"


"Kak maaf.. Ayya mau sholat dulu. Caffe nya rame" sedikit kecewa karena harus segera mengakhiri


"Hheemmm.. ok. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Rere bergegas mengambil air wudhu dan menunaikan sholag magrib lanjut bekerja kembali


Disisi pojok sudah berkumpul segerombolan orang. Kurang lebih 6 orang. Mereka adalah team Radio. Ada Cici, Erlin, Ratih, Dita, Bima, dan Satria


"Hai..." sapa Cici yang sudah mengantre di bagian pemesanan


"Oohh sudah datang.. sama sapa"


"Tuuuuuhhhhh.... " sambil menunjuk segerombolan si berat.. heheheee

__ADS_1


"Ok.. tunggu ya.." Rere berlari ke loker. Mengambil dompet dan segera kembali. Memesankan teman temannya minuman, snack berat dan ringan dan menyerahkan kartu debit pada Dimas


Dimas sedikit bingung dengan apa yang di lakukan Rere. Namun dia terima saja dan mulai melakukan transaksi


Cici dibantu Dita kembali ketempatnya dengan 2 nampan penuh berisi makanan dan minuman


Sekitar pukul 9 malam pengunjung sudah mulai berkurang. Rere melenggang ke tempat teman temannya berkumpul


'HBD...' soraknya


"Thank.Q..." mereka sama cipika cipiki dan membawakan Rere kado


"Ada yang mau nambah..."


"Gak ah.. sudah banyak. gak bisa pulang ntar" sahut Bima


"Gayaaa... gak bisa pulang tinggal di glundungin aja nyampe..."


hahahhahaahhaa...


Tawa mereka benar benar pecah. Ber empat aja sudah pecah, ini ber 7. Silahkan bisa dibayangkan sendiri


Dimas akhirnya mengerti maksud Rere tadi. Ternyata hari ini ulang tahunnya..


"Eh.. sudah pada isi jadwal buat siaran besok.." tanya Bima


"Belum.. isi.in donk" jawab Satria


Kak Cahyo kasih info kalo besok siarannya dari jam 8 sampai jam 12 aja. So, satu orang satu hari selama minggu tenang dan UAS


"Yeeesss..." Jawab Ratih cepat


"Kenapa lo..." Tanya Bima


"Bangkong donk.. bobo cantiiix" jawab nya ngasal


"Oke.. nih sudah ada harinya.. Ayy lo.. Senin jam 8 Oke " tanya Bima mulai mengetik


"Siap".


"Ci.. lo senin jam 9"


"Oke"


"Er.. lo senin jam 10"


"Siip.."


"Ratih.. lo senin jam 11. Clossing"


"Wokkeeee"


Bima menyelesaikan pendataan siaran karena Bima adalah wakil dari Cahyo



Rere beepamitan pada teman temannya terlebih dahulu karena sudah waktunya tutup caffe



Rere segera menuju lokernya ketika selesai melakukan tugasnya



"Selamat ulang tahun ya.."



"Ehh.. iya makasih. kog Bapak tahu??"



"Maaf, sebenarnya saya gak tahu.. tapi teman teman kamu kesini jadi tahu.." jawabnya terkekeh



"Aahhh yaa... Maaf saya dulu ya.. Assalamualaikum" Rere tak mau berlama lama karena masih sangat canggung atas kejadian pagi tadi



'Alhamdulillah'... Setelah membersihkan diri, sholat isyak dan berbaring di tempat ternyaman.


Rere mengecek ponselnya. Ada beberapa chat masuk. 'Dimas'


Dimas


Maaf sekali lagi ya Ayy.. kamu bisa keluar sebentar gak.. aku di toko samping...aku tunggu

__ADS_1


'Hook...'


Rere langsung mengambil hijabnya dan berlari keluar menuju tempat yang di sebut


__ADS_2