Radio Cinta

Radio Cinta
part. 36


__ADS_3

Cahyo dan Rere tiba dikost setelah mengerjakan sholat isya di apartemen.


Cahyo ikut berkumpul dengan sahabat Rere. Sebenarnya dia penasaran dengan rasa cake yang dibuat Rere. Baunya sangat harum hingga dia ingin mencobanya


"Met milaadd..." kata Rere memberi kejutan brownis panggang kesukaan Ratih


"Waahhh.. Ayy.. thakn.q.." katanya menerima hadian kecil Rere


Mereka berlima makan malam di ruang tamu yang mana Cahyo sudah memesan beberapa menu untuk delivery ke rumah kost Rere


Ratih memotong kue yang Rere buat, memberikan potongan lebih kecil pada sahabatya. Cahyo yang sangat penasaran menerima dan memakannya 'enak. sangat enak'


"Heemmm enak.. lo buat dimana Re" Cici langsung mengetahui jika cake itu Rere yang buat


"Di apartemen Kak Jo" jawabnya malu


Ketiga sahabatnya saling memandang bergantian dan tersenyum tipis


Jam 9 malam Cahyo pamit untuk pulang. Besok dia akan ada rapat pagi sehingga harus mempersiapkan diri


Sahabat Rere juga sudah masuk dalam kamar masing masing. Rere sudah membersihkan dirinya hendak memeriksa laptop nya


Besok Rere hanya akan ada satu ujian saja di semester 7. 'Aarrgghh... Ya. Alloh, lancarkan semuanya hingga akhir' doa kecilnya sebelum tidur malam


Ujian Rere agak siang, jam 10 tepatnya. Dia akan mempelajari lagi materi materi yang akan di ujikan


dert.. derrtt..


"Assalamualaikum" jawab Rere tanpa melihat siapa yang menelphon


"Waalaikumsalam Ayyyaaaannggg. Lagi ngapain"


"Katanya rapat. Kog telp Ayya" tanya nya heran karena Cahyo bilang akan ada rapat pagi ini


"Sudah selesai. Kangen!" jawabnya cepat. "Selesai jam berapa nanti?. Keluar yukk" ajaknya


"Jam 11. Mau kemana..?" tanya Rere penasaran


"Ntar Kakak jemput. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


-Selalu saja. no answer-


Dalam ruang 3.2 Rere bersiap untuk memulai ujiannya ketika dosen penjaga sudah membagi lembaran soal.


Sakha yang berada di bangku belakang melihat Rere dengan penuh amarah. Kekecewaan yang dia rasakan akibat tidak bisa memilikinya sangat besar


Rere merasakan ada yang aneh pada tatapan Sakha saat ia masuk, ia memutuskan untuk segera menyelesaikannya dan pergi dari sana


15 menit masih tersisa sebelum jadwal unjian berakhir. Rere mengumpulkan hasil ujian dan memohon ijin untuk keluar terlebih dahulu


Sakha yang mengetahui itu ingin bergegas menyusul Rere, dengan menyelesaikan segera ujian nya, namun


'Aarrrggghhh... susah bener. apa jawabannya. duuhh, Ayyu main sudah aja'


kesalnya makin menjadi tatkala melihat Rere yang sudah mengumpulkan lembaran lebih dulu


Rere menemui Cahyo yang sudah ada di parkiran mobil. Ia berjalan santai karena yakin jika Sakha tidak mungkin mengnyusulnya


Bukan Sakha, tapi Sisca yang tiba tiba membuatnya berhenti.


"Hei asdos kere,.. mana hasil tugas gue. kog belum lo email ke gue haah!!. gue tunggu malam ini ya, kalo gak ancur idup lo!!"


Rere hanya diam tak menjawab sepatah kata pun. Sisca meninggalkannya begitu saja dengan ancaman.


'Apa maksudnya ancur idup gue yaa..' batinnya


Cahyo sudah memanggilnya dan mereka pergi berdua




Rere membersihkan diri dan menunaikan sholat isya saat Cici datang.



Erlin dan Ratih juga sudah berada di kamar Rere. Mereka memutuskan untuk sekedar kongkow di angkringan ujung kost



Mereka ber empat membeli teh panas dan beberapa gorengan. Rere jadi mempunyai waktu lebih banyak dengan sahabatnya ketika memutuskan untuk berhenti bekerja

__ADS_1



"Eh, habis ujian ke rumab Ayyu yook.." ajak Ratih. "Kangen gue sama hikking.."



"Jangan hikking donk.. kepantai ajja gimana.." ajak Erlin. "Capek bo' hikking!"



"Boleh, serah kalian.. "



"Mang kalian kalian selesai ujian kapan .." tanya Cici pada Ratih dan Erlin



"Besok" dengan keras dan bersamaan tepat di kedua telinga Cici



"Yyaaaakkkk...." kalian aja yang pergi. Gue gak..!!" mulutnya dimonyongkan 10 meter lebih maju dari biasanya



Rere spontan terkekeh namun kemudian ia tahan karena tidak tega melihat Cici yang marah



Erlin dan Ratih menyatukan kedua telapak tangannya didada memohon ampun pada Cici



Ada teman Sisca yang juga nongkrong saat itu. Mendengar setiap percakapan Rere dan teman temannya



Cici akhirnya tersenyum kembali saat Bima tiba tiba datang dan bergabung dengan mereka. Kekonyolan Bima bisa menyatukan mereka kembali



\-dasar Cici-




"Hemm good night Ci"



.


.



Rere memulai aktivitas nya saat alarm dini harinya berbunyi.



Sholat malam, doa malam lanjut mencuci baju. Ia menunggu cuciannya dengan membuka buku materi ujian di tempat laundry



Satu ujian mata kuliah dan selesai, pikirnya. Ia segera menjemur pakaiannya ketika mesin cuci telah usai beroperasi



Karena ujian nya jam 9 maka ia masih ada waktu untuk memasak. Ia ingin membuat pasta untuk dirinya dan sahabatnya seusai mengerjakan sholat subuh



Pasta siap pukul 7. Rere membangukan Cici untuk makan bersama. Rere juga mengajak Erlin dan Ratih



Mereka makan sambil mendiskusikan kapan akan berangkat ke rumah Rere. Dan memutuskan akan berangkat selesai ujian yaitu selepas dhuhur



Cici dan Rere mengemas barang yang dibutuhkan. Kali ini menginap di desa Rere agak lama, yaitu 4 hari 3 malam

__ADS_1



Tiba di kampus Rere langsung menaiki anak tangga menuju lt.3 ruang 3.1. Disana sudah banyak mahasiswa yang memenuhi bangku belakang



Rere mengambil bangku yang dekat dengan jendela yang bisa melihat ke jalan utama dan parkiran jurusan



'Bu Sita' desahnya



Lembaran sudah dibagikan. Rere memutuskan berkonsentrasi dengan mengabaikan apapun yang beliau katakan atau perbuat pada dirinya nanti



Benar saja, Bu Sita terus mengawasi Rere dengan tatapan membunuh. Rere sebenarnya bingung, apa salah ia kepada beliau



Jika versi Citra, Bu Sita tidak suka kepada Rere karena ia adalah gadis cantik, pintar jadi asdos di usia muda. Tidak seperti Bu Sita yang hanya pintar namun tidak cantik. Perawan tua



'masak iya karena belum menikah' batin Rere. 'Tus gue yang kena imbasnya. omg'



Sindiran demi sindiran Bu Sita lontarkan ketika melewati bangku Rere hingga ujian selesai



Citra langsung mendekati Rere mengajaknya untuk segera turun sebelum Bu Sita memberi nyinyiran lagi



Rere yang mengerti maksud Citra mengucapkan terimakasih saat sudah di lantai dasar. Ia memutuskan untuk segera pulang ke kost



"Assalamualaikum.."



"Waalaikumsalam.. dimana" tanya Cahyo



"Di kost"



"Sudah selesai ujiannya?!"



"Sudah. Hanya satu ujian aja. Oh iya, Kak Jo, Ayya mau pulang ke desa nanti sama teman teman"



"Kog mendadak sih!!" manja Cahyo keluar. "Gak bisa ikut donk Kakak!!"



"Kak Jo kenapa ikut,... ini liburan para cewek cewek Kak.." cerocos Rere



"Kapan berangkat. Sampai kapan?"



"Nanti habis dhuhur. Rencananya sih hari Minggu"



"Ya udah.. hati hati aja. Assalamualaikum"



tuut..tuut.. panggilan terputus

__ADS_1



'huufftttt'


__ADS_2