
"Saya perintahkan Pak Darto" kata Ayah yang muncul dari luar pekarangan
"Siap Pak" Kata Pak Darto sigap
"Ayaahhh... Bunda...." Rere dan sahabatnya berhamburan menghampiri orang tua Rere yang seperti orang tua bagi mereka
"Sudah makan" tanya Bunda merasa bersalah karena tidak memasakkan untuk anak anak nya
"Sudah. Tadi Ayyu buat cah kangkung jawara" kata Cici menjawab segera
"Ayah Bunda masuk dulu ya.. kalian mau pulang jam berapa ini.." tanya Ayah sambil berjalan masuk rumah
"Lepas dhuhur Yah,.. " Kata Rere yang berjalan beriringan dengan Ayahnya
Sedangkan yang lain asyik memanen pohon mangga
"Oh, ada nak Yoga. Lhoo.. siapa ini?" tanya Bunda yang melihat Dimas
"Kenalkan saya Dimas Bu, Pak" Dimas menperkenalkan diri
"Teman Ayya kuliah juga?" tanya Ayah curiga
"Iya Yah." jawab Rere cepat sebelum dia memperkenalkan diri sebagai pengacara Cici
"Mau dibuatin Bunda bumbu rujak gak??" melihat sahabat Rere yang antusias memetik buah mangga
"Boleh Bunda. Yuk.." ajak Rere masuk sebelum bertanya macam macam lagi
Mereka duduk bersantai melepas lelah, ditemani es jeruk dan rujak mangga buatan Bunda
Bunda dan Rere didapur untuk masak makan siang. Lepas sholat dhuhur berjamaah lanjut mereka makan siang bersama
Rere dan sahabatnya mengepak bawaannya dan memasukkan dalam bagasi. Karena hari ini Cici harus ke kantor polisi, maka Cici naik mobilnya sendiri ditemani Dimas
Rere dan sahabatnya menggunakan mobil Cahyo untuk menemani Cici ke kantor polisi
Rere dan teman teman semuanya berpamitan. Erli dan Ratih membawa hasil panennya. Ada mangga, anggur dan strawberry yang mereka petik sendiri
Tiba dikantor polisi, Dimas meminta Cici dan yang lain tetap dalam mobil. Dimas mengurus semunya dengan baik
Dua jam lamanya Dimas baru kembali. Dimas sangat bahagia karena kasusnya selesai dengan baik ditangannya, apalagi kasusnya kali ini mengenai Rere
Hari sudah malam ketika sampai rumah kost. Rere segera membersihkan diri agar bisa beristirahat karena besok ia akan memulai aktivitas yang baru
Alarm Rere berbunyi seperti biasa. Rere bangkit dari tidurnya dan melakukan aktivitas dini harinya
Rere mengambil pakaian kotornya untuk dicuci dan mulai membuat jadwal kecil untuk dirinya
Ponsel nya bergetar saat ia sedang mencuci baju. Pesan chat dari Cahyo
__ADS_1
Ayang, mobil Kak Jo kakak antar ke kost nanti jam 6. Kamu pake buat pergi magang dan ngajar bimbel. Kamu pulang saja ke apartemen Kak Jo. Hari ini Kak Jo pamit. Ada perjalanan bisnis ke luar negeri
Maaf, info nya mendadak. Kakak harap kamu mau menuruti kata Kakak. Dan mungkin Kakak akan jarang menghubungi kamu
Inget, jangan macem macem. ILoveU
'Hoook... apa apa an Kak Jo ini' ucapnya lirih
Segera Rere menjemur pakaiannya dan menunaikan sholat subuh karena adzan subuh sudah berkumandang
Ponsel Rere berbunyi ketika Rere sedang membaca Al-Qur'an. Tidak ada nama yang tertera di ponselnya
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam. Non Ayyu, saya Arya asisten Pak Jo. Saya hendak memberikan kunci mobil. Saya sudah berada di depan kost anda" kata Arya dengan sopan
"Oh.. ya. Saya keluar tunggu" Rere yang masih mengenakan mukena keluar menemui Arya
Arya memberikan kunci mobil serta secarik kertas bertuliskan pin apartemen dan langsung berpamitan
Setelah sholat dhuha, Rere segera berangkat menuju RS tempatnya magang 'Bismillah ya Alloh, semoga hari baru Ayya semuanya lancar. aamiin' doa kecil nya terucap
Sahabat Rere tidak ada kegiatan 2 minggu ini. Mereka memutuskan untuk kembali ke desa mereka masing masing. Dan yang lebih mengejutkan, Rere mendapat kabar jika Cici diantar Dimas pulang ke rumahnya
'Syukur deh.. Dimas orang baik. Dia pantas mendapat Cici yang orang baik pula' senyumnya bahagia
Sampai RS pukul 07.45. Rere memarkirkan mobilnya sedikit jauh dari pintu masuk
Setelah perkenalan, Rere mendapat tempat di bagian Pskiater bersama Prof. Wisnu, dan asistennya DM. Noval.
__ADS_1
Banyak kasus yang Rere pelajari. Rere mulai mencatat dan sesekali langsung membuat draft untuk laporan magangnya
Waktu dhuhur telah tiba. Semua istirahat untuk makan siang. Kali ini Prof. Wisnu mengajak DM nya dan Rere untuk makan siang bersama di caffe terdekat
Prof. Wisnu memberi tahu Rere jika dia hanya akan ke RS sampai jam makan siang saja setiap hari. Jadi jika ingin berkonsultasi DM nya bisa membantu
Prof. Wisnu berpamitan langsung pulang setelah makan siang. Saat berjalan kembali ke RS, Rere melihat ada masjid dan ia pun berpamitan pada DM Noval untuk sholat terlebih dahulu
Banyak point point yang Rere catat. Banyak pula contoh kasus yang ia hubungkan dengan teori yang sudah ia pelajari
Sesekali Rere bertanya pada DM Noval perihal kasus kasus tertentu yang tidak sepadan dengan teori yang didapatnya. DM Noval pun menjelaskan dengan sangat detail dan terperinci.
Rere banyak menghabiskan waktunya disana juga dengan membaca buku. Di ruangan Prof. Wisnu banyak sekali buku buku yang menarik. Tak terasa sudah waktunya untuk pulang.
Rere memutuskan untuk sholat terlebih dahulu sebelum berangkat ke bimbel.
Rere mencoba menghubungi Cahyo, namun tidak ada jawaban dari empunya. Hanya mesin penjawab yang menjawab tiap panggilannya
Rere melajukan mobilnya sampai bimbel. Saat dijalan, perutnya sangat sakit, sehingga ia menepikan mobilnya guna menetralkan kondisinya
'Sepertinya haidku datang' ucap Rere
Rere segera menuju pom bensin terdekat. Membawa tasnya dan menuju toilet umum. Dan benar saja.
'Ya Alloh, semoga jangan sampai mulas di luar kendali' doanya
Sampai bimbel Rere langsung mengajar di sesi 1. Karena tidak sholat maka Rere memutuskan untuk mencari makan supaya tidak sampai drop seperti kala itu.
Sesi 2 dan 3 telah usai. Rere memutuskan untuk pulang ke kost karena lebih dekat dari bimbelnya. Ia melajukan mobilnya dengan pelan karena perutnya masih terasa sangat sakit
__ADS_1
Tiba dikamar, Rere langsung membaringkan tubuhnya karena tidak sanggup lagi untuk membersihkan diri terlebih dahulu