Rahasia Cinta Alia

Rahasia Cinta Alia
Vampir Lain


__ADS_3

Sepanjang hari...


Alia begitu penasaran tentang cahaya yang tiba-tiba saja keluar begitu Albert berdiri jauh dari nya dan buku itu.


" Kenapa buku tadi bersinar, sinarnya seakan-akan memanggilku. Mungkin kan aku orang terpilih yang bisa membacanya?. Ah itu tidak mungkin. Keluarga ku kan bukan garis keturunan dari Fiery Devils. Dan aku tidak mungkin keturunan darah murni." Celetuk Alia saat dirinya tengah berada di balkon kamarnya.


Alia memilih untuk beristirahat dan tidak memikirkan apa yang baru saja terjadi dan juga apa yang baru saja dia pelajari.


Walaupun dia sangat penasaran kenapa Devian memilih menjadi Vampir. Dan sangat penasaran tentang cahaya yang keluar dari buku. itu.


Saat Alya mulai memejamkan mata tiba-tiba dia merasakan seperti sedang kembali dimasa dimana saat itu dirinya dan Devian yang sedang berada di atas bukit untuk mencoba menghalangi sinar bulan purnama.


Dan kilauan cahaya.


Kilauan cahaya yang membuat Alia merasa bahwa dirinya mampu melihat para zombie itu yang mulai berjalan mendekati teman temannya. Alia juga merasa dia mampu melihat wajah ketakutan dari semua teman-temannya.


" Alia...Alia...Alia..., kau harus siap dengan apa yang telah kau lakukan."


" Argh..."


Sangking terkejutnya Alia langsung beranjak dari tempat tidurnya.


"Apa tadi itu mimpi?, kenapa aku merasa kakek mendatangiku dan mengatakan jika aku harus bersiap-siap atas apa yang telah kulakukan. Memangnya aku melakukan apa?"


Tok


Tok


Tok


" Nak, apakah masih tidur di bawah ada teman-temanmu."


" Aku sudah bangun ma, katakan kepada mereka untuk menunggu karena aku akan bersiap-siap sebentar."


" Baiklah."


Alia mengusap wajahnya sebelum akhirnya dia memutuskan untuk mandi.


Dan setelah dia selesai mandi dan bercermin. Ada sesuatu yang menarik perhatiannya.


Alia merasa ada yang berbeda dari tanda trisulanya. Jika sebelumnya tanda itu tidak terlalu terlihat, kini tanda itu mulai terlihat jelas.


" Sejak kapan tanda ini mulai terlihat jelas?. Bukankah sebelumnya tanda ini pudar? bahkan nyaris tidak terlihat." Pekik Alia.


Alia terus memperhatikan tanda trisula yang ada di bahu kirinya. Dan saat Alia menyentuh tanda itu tiba-tiba dia kembali melihat sosok yang diduga Valkyrie Light menghempaskan pedang cahayanya dan membuat seluruh zombie terbunuh.


" Hah..., Ya Tuhan. Ini pasti akibat karena aku sudah tidak lagi pergi ke gereja selama aku berada di kota Forks. Sehingga dalam pikiranku hanya ada hal-hal yang mengerikan yang pernah terjadi. Kenapa saat itu Alice juga tidak membuat ku hilang ingatan dan tidak mengingat tentang vampir seperti semua teman-temanku."


Alia menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia memilih untuk keluar dan menemui teman-temannya.


Alia sedikit terkejut karena teman-temannya datang bersama dengan Edmund dan juga beberapa teman Edmund yang pernah Alia lihat saat dia memanggil Edmund untuk berbicara sewaktu berada di hotel.

__ADS_1


" Wow, Aku tidak menyangka jika aku akan kedatangan tamu sebanyak. Kira kira ada apa?"


" Alia, ada sesuatu yang harus kau tahu." Ucap Edmund.


" Apa itu?"


" Bisakah kita berbicara di tempat lain maksudku bukan di ruangan ini."


" Tentu, Aku mempunyai ruangan yang khusus untuk menghabiskan waktu bersama dengan teman-temanku."


" Bagus, bisakah kita pergi ke sana karena ini mungkin sangat penting."


" Oke." Ucap Alia.


Alia lalu berdiri dan berjalan menjauh lantai atas, diikuti oleh semua teman-temannya.


" Mama, Aku akan pergi ke atas bersama dengan teman-temanku tolong suruh Bibi untuk membawakan minuman serta beberapa cemilan ke atas ke ruang belajar yang biasa aku gunakan bersama dengan teman-temanku." Teriak Alia.


" Baiklah." Teriak Mama yang entah berada dimana.


Tap


Tap


Tap


Mereka semua kemudian berjalan naik ke atas.


" Aku juga tidak tahu, tadi Edmund datang ke rumahku dan mengajakku untuk pergi ke rumahmu karena dia bilang ada sesuatu yang penting yang mungkin bersangkutan dengan dirimu."


" Aku?"


" Ya, dia bilang mungkin dirimu ada sangkut-pautnya tentang kejadian yang pernah menimpa kita waktu di kota Forks." Ucap Lucy.


" Kejadian apa?, tanya Alia pura-pura tidak tahu."


" Aku tidak tahu, mungkin saat studi itu kamu melakukan sebuah pelanggaran yang sangat fatal." Kekeh Gwen.


Tak lama kemudian, mereka semua telah tiba di ruangan yang biasa Alia gunakan untuk bersama dengan Lucy dan juga Gwen saat mereka datang mengunjungi Alia di rumah.


Sesampainya disana, entah apa yang Edmund lakukan sehingga membuat Lucy dan juga Gwen terlihat asyik bercanda tawa dengan teman teman Edmund.


Lucy dan Gwen seperti tidak menyadari jika Alia berada di sebelah mereka.


Alia juga melihat Edmund seakan memberikan kode kepada teman-temannya untuk tetap mengawasi Lucy dan juga Gwen.


" Edmund, Apa yang kulakukan kepada kedua temanku?" Tanya Alia.


" Sudah. Mereka tidak apa-apa aku hanya membuat mereka menikmati hari-hari mereka. Karena pembicaraan kita mungkin tidak akan bisa diterima oleh akal sehat mereka."


" Memangnya Apa yang ingin kau bicarakan denganku?"

__ADS_1


" Tentang vampir itu."


" Maksud mu Devian."


" Ya."


" Ada apa dengan nya?"


" Apa kau tahu jumlah vampir yang bersamanya. Dan juga kekuatannya dia miliki?"


" Tidak. Dan bisakah kau memberitahuku apa yang terjadi?"


" Huft..." Edmund menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia mengatakan kepada Aliya bahwa kemungkinan ada seorang vampir yang yang berada di kota mereka.


" Tidak mungkin." Ucap Alia.


" Itu mungkin, malam tadi setidaknya aku menemukan 2 orang yang tewas dengan bekas bekas gigitan di leher. Bekas gigitannya mirip seperti gigi vampir."


" Mungkin saja itu ulah binatang atau hewan yang kebetulan mempunyai gigi taring sama seperti vampir. Seperti singa dan kelelawar misalnya."


" Alia. Aku adalah pemburu vampir, jadi aku bisa mengenali dengan jelas taring vampir dan juga taring hewan."


" Tunggu, apa?. Kau adalah pemburu vampir?"


" Ya."


" Oh my God."


" Maafkan aku karena telah menyembunyikan identitas asli ku kepadamu. Dan sekarang kau sudah tahu kenapa aku begitu sensitif saat vampir itu begitu dekat denganmu, selain karena aku juga menyukaimu."


" Edmund, Aku tahu kamu mungkin mencurigai Devian. Tapi Devian bukalah vampir yang suka menghisap darah manusia."


" Kenapa kau bisa bilang begitu?"


" Karena aku tahu sendiri jika Devian dan keluarganya adalah vampir yang menyebut diri mereka vegetarian karena hanya meminum darah dari hewan."


" Jika bukan Devian, lalu siapa?. Karena saat kita di Forks, aku hanya bertemu satu vampir yaitu Devian."Ucap Edmund.


Alia berjalan dan membuka pintu ruangan itu. Edmund mengikuti Alya yang ternyata berjalan hingga sampai di balkon rumah Alia.


" Mungkin kah itu Gabriel?" Lirih Alia.


...----------------...


...****************...


......................


......................


...****************...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2