
" Alia..."
Devian langsung menyebut Alia begitu Devian tersadar.
" Hei bung, sebenarnya aku ini tipe vampir apa? sehingga kau dapat tidak sadarkan diri." Ketus Harry.
" Hei jangan asal bicara kau hanya belum berhadapan langsung dengan Gabriel. Jadi kau tidak tahu kekuatan apa yang dia miliki. Dia bahkan bisa menghancurkan vampir jenis kita hanya dengan menghapus segala memori yang ada pada kita." Ucap Alice.
" Tidak mungkin. Memangnya Gabriel itu jenis Vampir apa sehingga dia mampu memusnahkan kita dengan mudah?" Tanya Elena
" Gabriel adalah lah keturunan asli dari vampire Origin. Dan dia adalah vampir yang paling kuat diantara vampire Origin yang lain." Ucap Charlie.
" Apa?"
" Hei bisakah kalian berhenti membahas Gabriel sekarang. Apa kalian tahu jika nyawa Alia berada dalam bahaya?"
" Alia akan baik-baik saja bukankah dia adalah perwujudan dari Valkyrie Light?" Ucap Elena.
" Tidak Elena, Alia masih belum. Dia masih tidak dapat menerima kekuatan besar dari wujud Valkyrie Light." Ucap Charlie
" Tapi, bukankah dia berhasil membasmi para zombie yang akan memangsa semua teman-temannya?" Ucap Elena sambil memutar kembali ingatannya tentang kejadian dimana Aliya berubah menjadi Valkyrie Light dan membasmi seluruh pasukan Zombie.
" Itu karena Valkyrie Light merasa bahwa manusia berada dalam bahaya besar karena saat itu adalah malam bulan purnama ke 100 tahun di mana pada saat itu para suami juga bangun untuk merekrut anggota baru."
" Jadi maksudmu jika para zombie tidak bangkit maka Valkyrie Light juga tidak akan ada?"
" Ya benar."
" Lalu Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Elena
" Kita harus berusaha melindungi Alia dari pasukan Gabriel. Kita harus bisa melindungi Alia sampai akhirnya Alya siap dan mampu untuk menerima semua kekuatan yang berasal dari Valkyrie Light." Ucap Charlie
" Kalau begitu apalagi yang kita tunggu aku juga sudah merindukan saat-saat aku bertarung." Ucap Stefano.
" Tunggu, Apa kalian benar-benar ingin melindungi Alia seperti yang sedang aku lakukan sekarang?" Tanya Devian yang terkejut karena kini semua keluarganya ingin ikut melindungi Alia.
" Nak, kita bukan hanya melindungi Alia karena ternyata dia adalah sosok Valkyrie Light, pembasmi moster yang paling kuat sepanjang sejarah peradaban. Tapi kita juga melindungi diri kita sendiri. Bayangkan bagaimana jadinya jika Gabriel berhasil menemukan Aliya dan meminum darahnya. Dia akan menjadi vampir yang paling kuat dan tidak terkalahkan. Dan dia pasti akan membuat sejarah terulang kembali dimana revolusi para vampir yang berjaya dan membuat manusia musnah." Terang Charlie.
Charlie adalah generasi terakhir di masa kejayaan para vampir sebelum akhirnya para pemburu vampir yang sangat dahsyat itu mampu menghabisi seluruh monster dan juga vampir.
Charlie juga tahu bahwa masih banyak vampir yang tersebar di seluruh dunia ini. Dan mungkin sudah bergabung dengan pasukan Gabriel.
__ADS_1
" Devian, sekarang kau harus menuntun kami ke rumah Alia. Kita harus bisa sampai lebih dulu sebelum pasukan Gabriel sehingga kita bisa memperingatkan Aliya dan keluarganya." Ucap Alice.
" Itu akan sangat sulit bagi kita untuk memperingatkan Alia dan keluarganya." Ucap Devian.
" kenapa?" Tanya Alice.
" Karena keluarga Alia memasang sebuah perisai dimana aku tidak dapat menembus nya kecuali Alia melihatku datang sehingga hal itu dapat membukakan pintu untuk ku bisa masuk ke dalam rumahnya." Ucap Devian
" Kalau begitu kau harus membuat Alia melihatmu datang." Ucap Harry
" Aku bahkan tidak bisa menggapai pikiran Alia, bagaimana bisa aku menampakan diri ku. Sedangkan aku sendiri tidak tahu sekarang Alia berada dimana. Maksud ku, jika Alia berada di dalam kamarnya mungkin aku bisa menampakkan diriku, tapi jika Alia berada di ruang bawah tanah maka aku tidak dapat menjangkau karena tempat itu sangat suci."
Alice selalu mencoba memperjauh pandangannya, melihat ke arah sekitar tempat dimana rumah Aliya berada.
" Pasukan Gabriel sudah semakin mendekat. Dan di rumah Aliya ternyata ada beberapa pemburu vampir, mungkin satu, ah tidak. Ternyata ada empat pemburu vampir." Ucap Alice.
" Kalau begitu ayo kita segera ke sana dan aku rasa aku mengenal salah satu dari pemburu vampir yang berjaga di rumah Aliya." Ucap Devian yang yakin jika salah satu pemburu vampir yang berjaga di rumah Aliya adalah Edmund.
Devian sering melihat dan mendengar pikiran Edmund saat dia menghabiskan malam bersama dengan Alia.
" Apa kau yakin?. Bagaimana jika mereka akan memusnahkan kita langsung begitu mereka melihat kehadiran kita?." Ucap Elena yang masih belum siap jika dirinya harus musnah malam ini.
" Tidak, percayalah padaku karena salah satu pemburu Vampir itu juga mencintai Alia seperti aku." Terang Devian yang meyakinkan seluruh anggota keluarganya.
" Heh vampir, ini situasi genting kenapa kamu masih bisa bercanda."
" Tapi aku benar kan jika di sini sedang ada kisah cinta segitiga?"
" Iya iya, Aku memang terlibat cinta segitiga tapi apakah itu sekarang penting?" Tanya Devian.
" Tidak, karena yang lebih penting sekarang adalah kita harus bergerak cepat jika tidak ingin pasukan Gabriel yang lebih dulu sampai di rumah Alia." Ucap Alice.
" Kalau begitu tunggu apa lagi. Ayo kita segera berangkat ke rumah Aliya"
Wush...Wush...Wush....
Devian memimpin jalannya perjalanan mereka menuju rumah Aliya. Devian melewati jalan pintas sehingga tidak butuh waktu lama. Kini mereka sudah berada di rumah Alia.
" Kalian tunggu di sini aku akan menemui seorang pemburu vampir." Ucap Devian.
" Tunggu, aku akan ikut dengan mu. Mereka mungkin tidak akan percaya dengan apa yang kau katakan tapi jika aku menunjukkannya kepada mereka mereka mungkin akan mempercayainya." Ucap Alice.
__ADS_1
" Aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Alice." Imbuh Charlie.
" Baiklah."
Devian dan Alice segera pergi untuk menemui Edmund.
Dan pantas saja ketika Devian dan Alice berada dihadapan Edmund. Para vampir vampir yang lain sudah menodongkan senjata ke arah mereka berdua.
" Edmund, tenang Aku datang ke sini untuk sesuatu yang lebih penting. Diluar sana sedang ada pasukan vampire Origin yang menuju kemari karena mereka telah mengetahui semua tentang Alia."
" Ck Kau pikir aku akan percaya dengan omong kosongmu?. Pasukan lumpuhkan mereka." Ucap Edmund.
" Tunggu, Edmund apakah tidak ingat padaku?" Ucap Alice.
" Kau..."
" Ya, Aku adalah vampir yang sama yang saat itu bisa membaca tentang masa lalu mu. Dan sekarang biarkan aku memberitahu mu sesuatu."
Alice memejamkan matanya. Dia menyalurkan apa yang dia lihat dan apa yang tengah bergerak ke sini kepada Edmund melalui pikiran.
" Benar, ada ratusan pasukan yang dekat ke sini. Joe mengirim sinyal kepada markas untuk meminta bantuan. Zoe masuk kedalam dan memberitahu orang tua Alia untuk membuat Alia tetap berada di posisi aman." Ucap Edmund begitu Alice telah selesai memperlihatkan apa yang akan terjadi.
" Siap laksanakan."
" Terima kasih karena kau telah mempercayai kami." Ucap Devian
" Jangan senang dulu. Aku melakukan ini demi melindungi Alia."
...----------------...
......................
...****************...
......................
...----------------...
......................
...****************...
__ADS_1