
" Pa, haruskah kita beritahu Alia tentang ini?" Tanya Emery pada Albert setelah dia diberitahu jika pasukan Gabriel yang ternyata adalah vampir origin sudah mengetahui tentang Alia.
" Tidak, itu akan membuat ketenangannya kacau. Lebih baik kita pastikan bahwa Alia tetap berada di dalam sana, sampai waktu yang cukup lama sampai masalah ini bisa teratasi."
" Baiklah."
" Mama sebaiknya menemani Alia. Dan pastikan Alia tidak akan curiga. Papa akan membantu menghalangi para vampir itu."
" Hati hati pa."
Emery memeluk Albert sebelum akhirnya Emery bergegas menuju ruang bawah tanah dan menemani Alia.
Sementara Albert bergabung dengan Edmund, walaupun dia sedikit terkejut karena ada vampir lain yang ikut membantu melindungi Alia.
" Kenapa vampir ada disini?" Bisik Albert pada Edmund.
" Mereka mengenal Aliya dan ingin melindungi Alia dari pasukan Gabriel."
" kenapa?"
" Nanti saja penjelasannya, jika dijelaskan sekarang maka akan sangat panjang. Sebaiknya kita fokus untuk menghadapi para pasukan itu. Aku juga sudah meminta bantuan dari markas pusat. Mereka sedang berjalan ke sini. Dan jika dugaanku benar maka kita akan mengepung pasukan Gabriel dari dua sisi."
" Baiklah."
" Kita sudah sampai." Ucap Gabriel.
" Tunggu apalagi. Ayo kita segera masuk ke dalam sana dan menculik Alia."
" Tunggu. Lihat."
" Ada apa?"
" Ada para pemburu vampir dan juga beberapa vampir berjaga di rumah itu."
" Devian." Ucap Gabriel dengan geram saat mengetahui salah satu vampir yang ada di sana adalah Devian.
Gabriel berbalik menatap anak buahnya yang ditugaskan untuk menjaga Devian.
" Bukankah tadi kau yang mengatakan jika kita bisa meninggalkan dia dalam keadaan tidak sadarkan diri dan ikut bergabung dalam pasukan." Ucap Vampir itu membela diri.
" Benar, bukankah tadi kau sudah menggunakan kekuatanmu agar Devian tetap tidak sadarkan diri sampai misi kita selesai?" Imbuh vampir yang lain.
" Argh..."
Gabriel berteriak frustasi. Dia lupa jika Devian punya keluarga yang mungkin saja akan menyelamatkan nya dalam situasi seperti ini. Dan sekarang niatnya untuk mendapatkan Alia bisa saja gagal.
" Kalian bertarunglah. Aku akan menerobos masuk ke dalam rumah itu." Ucap Gabriel.
__ADS_1
" Bersiaplah. Mereka datang." Ucap Alice.
" Darimana dia tahu jika pasukan Gabriel akan datang?. Aku bahkan belum melihat tanda-tanda pergerakan." Tanya Albert yang sedikit berbisik kepada Edmund.
" Dia adalah vampir yang mempunyai kemampuan bisa melihat masa depan yang bisa memperkirakan apa yang akan terjadi."
" Wow amazing. Aku harus mempunyai satu yang seperti itu." Ucap Albert sambil tersenyum nakal. Edmund langsung meluncurkan tatapan tajam.
" Apa?, Kenapa kau menatapku seperti itu. Aku bukan ingin macam-macam aku hanya ingin menjadikannya sebagai pelihat masa depanku. Jadi aku bisa melihat kapan ajalku tiba, sehingga aku bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama dengan Alia daripada di luar rumah."
" Ck, kok tidak boleh pergi dari dunia ini sebelum aku bisa mendapatkan Alia."
" Omong besar, buktinya sampai sekarang kau masih belum bisa memikat hati Alia." Ejek Albert.
Ya, Albert sudah mengetahui jika Edmund mencintai Putri satu-satunya itu. Tapi Albert bukanlah tipe orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada putrinya. Dia hanya mengatakan kepada putrinya untuk tidak gegabah dalam mencari pasangan.
" Sudah. Lebih baik kita sekarang bersiap. Pasukan dari pusat sudah berada tepat di belakang pasukan vampir." Ucap Edmund yang mencoba menyembunyikan rasa malunya karena tidak bisa mendapatkan hati Alia.
Gabriel mengisyaratkan agar pasukan nya segera menyerang.
" Bersiap." Teriak Edmund.
" Hyaaa...."
Pertempuran itu akhirnya terjadi, vampir melawan vampir dan pemburu vampir.
Mata tajam Devian mencari sosok Gabriel, karena dia tadi mendengar apa yang di rencanakan Gabriel.
" Baiklah. Pastikan dia tidak menemukan Alia." Teriak Charlie sambil terus melawan pasukan vampir Origin.
" Apa yang harus kita lakukan sekarang. Apakah kita hanya diam saja disini dan melihat mereka bertarung?" Tanya pemburu vampir yang tergabung dalam pasukan pembantu dari pusat.
" Ya, kita tetap diam dan mengamati. Jika mereka sudah memberikan sinyal untuk bala bantuan maka kita akan langsung mengepung para Vampir itu." Ucap Marcel yang memimpin langsung pasukan pembantu dari pusat.
Pertempuran berlangsung dramatis. Vampir Origin ternyata lebih kuat dan tangguh dari dugaan Edmund bahkan Charlie.
" Sepertinya kekuatan mereka bertambah karena mereka terus meminum darah manusia." Ucap Edmund yang saat itu berdiri saling membelakangi dengan Charlie.
" Vampir Origin memang terkenal kuat, aku rasa mereka dibentuk langsung oleh Gabriel, jadi Gabriel telah memberikan langsung darahnya kepada mereka sehingga kekuatan mereka menjadi sama kuatnya dengan Gabriel." Ucap Charlie.
" Kalau begitu mungkinkah ini saatnya untuk meminta bantuan dari para pemburu yang sudah berjaga di sana." Ucap Edmund.
" Ya, lebih banyak pasukan pembantu lebih cepat kita bisa mengakhiri pertempuran ini." Ucap Charlie sambil kembali menghabisi vampire Origin dengan kekuatannya.
Sementara itu, Alia mencoba bertanya kepada Emery bagaimana cara membuat perisai sehingga rumah itu bisa anti vampir.
" Haruskah aku mengajari Alia sekarang?. Jika aku mengajari Alia sekarang akan ada dua akibatnya. Pertama dia kan kembali berubah menjadi Valkyrie Light. Karena ini akan membutuhkan konsentrasi yang sangat tenang. Dan yang kedua adalah Alia akan kembali terluka karena tubuh manusianya masih belum siap menahan kekuatan yang sangat besar." Lirih Emery
__ADS_1
" Mama, kenapa Mama diam?. Mama mau kan mengajari Alia cara membuat perisai kan?"
" Ah tentu sayang."
Semoga yang aku lakukan tidak membahayakan nyawa dari putriku. Lagipula hal ini patut dicoba. Siapa tahu jika Aliya bisa membentuk perisai maka keamanan dari dirinya akan bertambah. Batin Emery
Emery mulai mengajarkan hal dasar membuat perisai. Alia merasa seperti dirinya pernah membentuk perisai sebelumnya. Jadi dia dengan mudah mengikuti setiap langkah dan gerakan yang di contohkan Emery.
" Ma, terdengar aneh tidak jika aku merasa pernah melakukan gerakan ini?" Ucap Alia.
" Kau pernah melakukannya karena sebelumnya kau telah membangkitkan wujud Valkyrie Light." Lirih Emery. Emery hanya tersenyum menanggapi perkataan dari Alia.
Gabriel yang sedang mencoba menembus perisai yang di pasang Albert, menjadi geram saat melihat ternyata bukan hanya ada beberapa pemburu vampir tapi ada pasukan yang berjumlah ratusan orang pemburu vampir.
" Siap, Kenapa aku tidak bisa memprediksikan hal ini. Tidak ada pilihan lain aku harus segera masuk ke dalam dan menemukan gadis itu."
Gabriel dengan segala kekuatannya mencoba untuk memecahkan Perisai itu.
Brug !!!
Belum selesaikan Gabriel berusaha melenyapkan perisai itu. Devian dengan cepat menghentikan apa yang sedang dilakukan oleh Gabriel.
" Kau.."
" Kita bertemu lagi." Ucap Devian
" Kau selalu saja menghalangi. Mati saja kau."
Devian dan Gabriel terlibat peperangan sengit. Ditengah tengah pertempurannya dengan Devian. Gabriel melihat bahwa pasukannya sudah hampir musnah.
" Sial." Gerutu Gabriel.
Gabriel segera duduk bersila menutup matanya dan membuat beberapa lapis perisai melindungi dirinya.
Devian dengan segala kekuatannya memecahkan perisai itu.
Gabriel terlihat pengucapan mantra dan tiba-tiba....
" Apa itu..."
...----------------...
......................
...****************...
......................
__ADS_1
...----------------...
...****************...