
Gabriel memanggil para roh dan membangkitkan zombie.
" Apa?, dia punya kekuatan memanggil roh?" Ucap Devian.
" Apa itu." Tanya Edmund saat melihat cahaya di sekitar tempat Gabriel.
" Dia memanggil Roh, dan sepertinya dia juga membangkitkan zombie." Terang Charlie.
" Apa semua vampir bisa melakukannya?" Tanya Joe.
" Tidak. Tapi yang aku tahu, vampir origin terkuat bisa melakukannya."
Edmund segera terbang menemui Marcel untuk memberitahukan bahwa Gabriel telah memanggil sekutunya.
" Kita harus cepat menghentikan aktivitasnya. Sebelum roh dan zombie itu benar benar datang kemari."
Edmund dan Marcel kemudian membantu Devian menembus perisai yang dibuat oleh Gabriel.
Mereka mengerahkan seluruh kemampuan yang mereka miliki.
Namun, perisai Gabriel tidak dapat ditembus oleh siapapun.
Sementara itu, Emery sedikit terkejut karena dia melihat Alia terdiam dan mengetahui jika Alia sudah fokus dan konsentrasi terhadap apa yang dipelajari.
Alia membaca mantra yang pernah dia baca saat pertama kali membaca buku tentang Valkyrie Light.
" Oh tidak. Dia akan berubah menjadi Valkyrie Light lagi. Kenapa bisa?, bukankah membuat perisai tidak harus berubah. Tapi kenapa dia justru berubah?"
Criing.....
Emery melihat cahaya dari kalung Alia. Dan untuk pertama kalinya Emery melihat cahaya yang begitu terang. Sangking terangnya Emery menutup mata.
" Aku harus memberi tahu Albert."
Emery mencoba keluar dari ruangan itu, tiba tiba...
" Argh..." Emery terkejut karena bumi bergerak. Seperti sedang diterpa gempa bumi berkekuatan tinggi.
Emery tidak tahu jika roh dan zombie sudah bangkit.
Devian, Edmund, Marcel serta Albert terkejut karena pasukan Gabriel yang hampir dapat dilumpuhkan kini bangkit kembali.
Albert dan Marcel menyerukan kepada seluruh pemburu vampir untuk mundur.
" Mundur semua. Bentuk formasi perisai." Teriak Marcel.
" Aku akan berusaha semampuku untuk menghalangi mereka. Kau gunakan seluruh kekuatan untuk menembus perisai itu. Kita bisa melumpuhkan mereka semua ketika kita telah berhasil melumpuhkan Gabriel." Ucap Marcel kepada Edmund.
Edmund menoleh ke arah Devian. Mereka berdua mengangguk seakan mengerti apa yang harus mereka lakukan.
Mereka bekerjasama menyatukan kekuatan untuk menembus lapisan perisai yang melindungi Gabriel.
Jika awalnya pemburu vampir menang jumlah atas pasukan Gabriel, namun sekarang keadaannya justru berbanding terbalik.
Beberapa dari pemburu Vampir banyak yang tumbang karena sebelumnya mereka tidak pernah menghadapi pertempuran dengan roh dan juga Zombie.
" Argh...."
Gabriel berteriak dan dia memecahkan sendiri perisai yang melindunginya.
Brug....!!
Ledakan perisai Gabriel membuat Edmund dan Devian terpental cukup jauh.
" Uhuk..." Edmund muntah darah. Devian segera menolong Edmund.
" Apa kau baik-baik saja?" Ucap Devian sambil membantu Edmund untuk berdiri.
__ADS_1
" Ya, aku baik bagaimana bisa dia melakukan itu. Pecahan perisai seperti tombak yang menusuk jantungku." Ucap Edmund.
" Aku rasa karena dia adalah keturunan terakhir dari ketua vampire Origin yang terkenal akan kekuatannya." Ucap Devian.
Edmund lalu memandangi pasukan pemburu vampir yang mulai banyak tumbang.
Edmund menyadari bahwa mereka belum ahli dalam pertarungan melawan Zombie dan juga roh.
Devian yang dapat membaca pikiran dari Edmund. Langsung membuka telekomunikasi saluran pikiran antara keluarganya.
(Apa yang harus kita lakukan sekarang. Ini juga sudah di luar kendali kita). Devian.
(kita belum kalah kita masih bisa berjuang demi keselamatan diri kita sendiri). Harry.
(Apa maksudmu bicara begitu?, apa kau tidak lihat musuh semakin banyak dan tenaga kita sudah terkuras habis saat melawan pasukan vampire Origin itu). Elena.
(Apa yang dikatakan oleh Harry benar. Kita masih bisa terus berjuang. Karena jika Gabriel berhasil mendapatkan Alia maka kita semua akan berada dalam pengaruhnya.). Cristin.
(Kita harus terus melawan dengan kekuatan yang kita miliki. Ini demi tetap berlangsungnya kehidupan kita di dunia ini). Harry.
(Devian pastikan kau menahan Gabriel sekuat tenagamu.Jangan biarkan dia mendapatkan Aulia). Charlie.
(Aku mengerti kalau begitu selamat berjuang untuk kalian semua). Devian.
Devian kemudian segera menutup sambungan telekomunikasi pikiran antara keluarganya.
Keluarga Devian kembali berperang.
Sementara itu, Devian langsung mencari Gabriel yang ternyata sudah berusaha untuk menembus perisai yang dibuat oleh Albert.
Saat perisai yang dibuat oleh Albert akan pecah, tiba tiba sebuah cahaya yang berasal dari dalam rumah muncul dan menjulang tinggi ke langit.
Hal itu sontak saja membuat semua orang yang berada di sana melihat keatas.
" Itu Valkyrie Light." Teriak Edmund.
" Cepat masuk ke dalam lingkaran perisai itu sebelum Perisai itu tertutup." Ucap Charlie kepada semua anggota keluarga nya.
Mereka harus bersembunyi dari pandangan Valkyrie Light. Karena mereka bisa saja dibunuh oleh nya karena mereka adalah vampir.
" Devian." Lirih Alice yang tidak dapat menemukan Devian.
Alice memejamkan mata dan mencoba mencari Devian. Ternyata dia tengah bertarung dengan Gabriel.
" Tidak."
" Ada apa?" Tanya Harry yang melihat wajah Alice berubah menjadi panik
" Devian, dia sekarang tengah terlibat pertarungan yang sengit dengan Gabriel. Kita harus bisa menarik Devian ke sini sebelum perisai ini menutup. Jika Devian berada di luar sana maka Alia juga akan memusnahkannya." Terang Alice.
" Kenapa?, bukankah mereka saling mencintai?" Tanya Elena yang heran kenapa harus saling membunuh Devian.
" Elena, Alya belum sadar jika dirinya adalah Valkyrie Light. Jadi saat dia telah berubah menjadi sosok itu, Dia tidak dapat mengingat siapapun kecuali melihat dan mengingat bahwa makhluk selain manusia harus dimusnahkan." Terang Charlie.
" Kalau begitu aku akan keluar untuk mencari Devian." Ucap Stefano yang langsung keluar dari lingkaran Perisai itu.
" Tidak." Teriak Elena dan Alice, mereka berdua histeris dan takut jika Stefano tidak dapat membawa Devian tepat waktu.
Disaat Stefano telah menemukan Devian, saat itulah perisai yang dibuat oleh Valkyrie Light telah mencapai puncaknya dan hampir menutup sempurna.
Dengan mengerahkan seluruh kekuatannya Stefano berlari kencang dan menarik Devian menjauh serta masuk kedalam lingkaran Perisai itu.
Semua yang ada di sana lega karena Stefano berhasil membawa Devian masuk ke di dalam lingkaran perisai yang dibuat oleh Valkyrie Light.
" Lari lah pengecut." Teriak Gabriel.
Gabriel sendiri masih belum tahu jika Valkyrie Light telah bangkit lagi.
__ADS_1
Gabriel lalu kembali menggunakan kekuatannya untuk memecah perisai yang melindungi rumah Alia.
Setelah mencobanya Gabriel merasa ada yang aneh karena perisai yang tadinya hampir retak sekarang telah kembali kuat bahkan kekuatan yang digunakan Gabriel tidak dapat menembus Perisai itu bahkan kekuatan Gabriel bertolak.
" Apa apaan ini." Ketus Gabriel.
Valkyrie Light mengeluarkan pedangnya dan langsung menginjak bumi untuk membasmi seluruh pasukan roh dan juga Zombie.
" Valkyrie Light." Ucap Albert dan Marcel.
" Itu nyata." Ucap Pemburu vampir yang lain.
" Cepat masuk ke dalam rumah." Teriak Marcel saat mengetahui bahwa Valkyrie Light akan menggunakan pedangnya untuk membasmi para pasukan roh dan juga Zombie.
" Tapi rumah itu telah dipasangi perisai oleh Dewi."
" Kalian manusia, manusia berada dalam lindungannya. Jadi kalian bisa masuk ke dalam Perisai itu." Ucap Albert.
Pasukan pemburu vampir yang masih selamat dan juga terluka ringan langsung berlari berhamburan memasuki lingkaran perisai yang dibuat oleh Valkyrie Light.
" Ayo." Ajak Marcel kepada Edmund dan juga Albert untuk masuk ke dalam dan membiarkan Valkyrie Light melakukan tugasnya.
" Tapi aku ingin menemaninya. Dia putriku aku takut terjadi sesuatu dengannya."
" Dengar, saat ini Aliya bukanlah putrimu. Dia adalah Valkyrie Light. Sekali pun kau berada di dekatnya dia tidak akan bisa mengingat siapa dirimu. Aku takut dia juga akan memusnahkan mu karena saat ini dia tidak dapat berpikir dengan jernih. Yang dia pikirkan hanyalah membasmi seluruh penjahat yang ada di hadapannya."
" Tapi Aku bukan penjahat. Aku adalah ayahnya."
" Albert aku tahu tapi kau harus tenang karena Alia masih harus belajar banyak hal terutama membedakan mana yang musuh dan juga mana keluarga saat dia berubah menjadi Valkyrie Light."
" Baiklah."
Albert memandang Alia yang kini menjadi sosok Valkyrie Light, sebelum akhirnya dia ikut masuk ke dalam lingkaran perisai.
" Kenapa mereka semua masuk ke dalam Perisai itu dan berhenti melakukan pertarungan. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?" Ucap Gabriel.
Lalu saat dia menyadari bahwa Valkyrie Light sudah muncul. Saat itulah sang Dewi menggunakan pedangnya untuk membasmi seluruh monster yang ada di hadapannya.
Sekali tebas, pedang itu mengeluarkan cahaya yang langsung menjadikan pasukan roh dan zombie itu abu.
" Argh..."
Gabriel segera berlindung dengan jubahnya dan mengubur dirinya di dalam tanah.
Sang Dewi itu itu melompat ke atas sepertinya dia tengah mencoba mencari apakah ada sisa monster yang berada di sana. Lalu matanya tertuju pada gundukan tanah di mana di sana ada Gabriel yang sedang bersembunyi.
Dia menggunakan kekuatannya untuk membuat angin topan sehingga tanah yang menutupi Gabriel tersapu angin.
" Valkyrie Light... AKU BERSUMPAH AKAN MENANGKAPMU DALAM WUJUD MANUSIA DAN AKU BERSUMPAH AKAN MEMBALAS APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADAKU." Teriak Gabriel saat dia berada di lingkaran pusaran angin topan yang dibuat oleh Valkyrie Light.
Gabriel segera mengeluarkan kalungnya membaca mantra dan membuatnya menghilang.
Bersamaan dengan perginya Gabriel entah kemana. Valkyrie Light telah kembali ke wujud manusianya, dan terjatuh dari ketinggian.
" Alia..."
Teriak semua orang yang ada di dalam perisai begitu melihat Valkyrie Light telah berubah menjadi Alia.
...----------------...
......................
...****************...
......................
...****************...
__ADS_1
...----------------...