
Devian tiba-tiba pergi dari hadapan Alia.
Alia mungkin Devian belum siap.
" Devian.."
" Ya?"
" Kemarin, Kenapa kau tiba-tiba menghilang saat aku membuka mata?"
" Itu.., itu karena aku tidak boleh terlihat saat siang hari. Jika aku terlihat saat siang hari maka semua orang akan mengetahui bahwa aku bukan manusia."
" Devian, boleh aku menanyakan sesuatu?"
" Tentu, katakan apa yang ingin kau tanyakan kepadaku?" Ucap Devian sambil terus mengusap-usap rambut Alia yang kini tengah tidur di dadanya.
" Apa yang membuatmu menjadi vampir?. Apakah keinginan mu sendiri atau ada hal lain?"
Devian meminjamkan mata mencoba memutar kembali ingatannya ke masa dimana saat dia menjadi manusia.
" Saat itu tahun 1967. Aku adalah salah satu pasien karena kecanduan narkotika. Aku tidak bisa berhenti hingga waktu kejadian membuatku menjadi overdosis. Aku dirawat oleh Charlie. Dan pada saat detik-detik terakhir hidupku, Charlie memberiku pilihan. Dia mengatakan aku akan tetap bisa melihat dunia namun aku tidak akan sama seperti diriku yang sebelumnya. Saat itu yang aku pikirkan adalah aku ini tetap hidup agar aku bisa kembali mengkonsumsi obat terlarang itu. Namun setelah Charlie menyalurkan virus vampirnya kepada aku..."
" Bagaimana rasanya saat dia menggigit mu?" Tanya kalian yang langsung memotong pembicaraan dari deviant karena dia begitu penasaran akan sensasi digigit vampir.
" Rasanya seperti tubuhmu ditusuk ribuan jarum. Tapi bukan bagian terburuknya. Bagian terburuknya adalah saat kau merasakan virus vampir mulai menyebar kedalam tubuhmu."
" Apa rasanya?"
" Rasa sakitnya seperti arti sebuah luka bakar yang langsung disiram oleh air. Rasanya begitu menyiksa. Tapi aku tahu bukan hanya diriku yang tersiksa tapi juga Charlie."
" Kenapa?"
" Karena, saat kami para vampir merasakan darah manusia itu seperti kita telah menemukan kepuasan yang sebenarnya."
" Bisa kau jelaskan secara rinci?"
" Bayangkan saja, cuaca sangat panas dan kau begitu ingin meminum sesuatu yang dingin dan menyegarkan. Tapi Kau hanya bisa meminum sebuah air panas. Apakah air panas itu mampu menghilangkan rasa haus tenggorokanmu di cuaca yang begitu panas?" Tanya Devian sambil menatap Alia. Alia menggeleng.
" Tentu saja tidak, meminum minuman panas di cuaca yang panas justru membuat kita semakin terasa panas."
" Dan apa yang kau rasakan saat cuaca sedang panas serta tenggorokan kering. Lalu kau dapat meminum minuman dingin yang menyegarkan?"
" Itu akan sangat melegakan."
" Seperti itulah yang kami para vampir rasakan saat kami meminum darah manusia. Ada rasa ingin terus meminumnya, bahkan beberapa dari kami akan sangat sulit untuk berhenti karena darah manusia nikmatnya beribu-ribu kali lipat daripada kami meminum darah hewan."
__ADS_1
" Bagaimana kau bisa tahan godaan untuk tidak meminum darah manusia?"
" Dengan latihan bertahun-tahun. Alia aku mungkin bukan vampir yang baik seperti yang ada dalam pikiranmu. Aku mungkin vampir di niat jahat. Dan Mungkin aku akan mamang sama suatu saat nanti."
" Aku tidak takut padamu, dan jika kau ingin memaksaku sekarang. Aku siap." Ucap Alia sambil memiringkan kepalanya dan memperlihatkan leher nya kepada Devian.
Devian tersenyum dan saat dia menyibak rambut Alia dan bersiap untuk mencium leher itu. Ada cahaya yang keluar dari tanda Trisula yang berada di bahu kiri Alia. Cahaya itu membuat Devian terpental cukup keras.
Brug !!!
" Devian?, apakah baik-baik saja?"
" Alia, ada sesuatu di belakangmu yang bercahaya."
" Aku rasa cahaya itu berasal dari tanda Trisula yang berada di bahu kiriku." Ucap Alia sambil membuka bahu kirinya dan melihat tanda Trisula yang semakin jelas dan terang. Sedangkan Alia memilih untuk memejamkan mata saat Aliya menyibak pakaiannya. Bukan menolak untuk melihat keindahan bahu Alia, tapi menghindari cahaya itu menyakiti Devian.
" Devian Apa yang kau lakukan Kenapa kau memejamkan mata apa Kau pikir aku akan membuka seluruh pakaianku?" Ucap Alia.
" Tidak, Aku hanya takut saat kau membukanya cahaya itu akan kembali keluar dan menusukku."
" Apa?, kau pasti bercanda mana mungkin sebuah cahaya bisa menusukmu?"
" Alia kau mungkin tidak akan percaya karena kau adalah manusia, tapi tahukah kamu bahwa tanda Trisula itu seperti sebuah tombak tajam yang dapat menghancurkan kami kaum vampir, walaupun yang mengenai kami hanyalah cahayanya."
" Apa?"
" Tidak mungkin."
" Itu mungkin, dikatakan juga saat kekuatan itu mencapai puncaknya tidak perlu sebuah pedang. Cahaya dari Trisula itu sudah cukup untuk membuat kami para vampir hancur menjadi abu."
" Sangat keren."
" Aku kau kedengarannya keren bagimu tapi bagiku itu kedengarannya seperti kiamat kedua."
" Haha, aku tahu kenapa kau mengatakan begitu karena kau sudah mati satu kali. Jika ternyata cahaya Trisula itu benar-benar ada dan kekuatannya semakin besar maka kau akan mati untuk yang kedua kalinya." Kekeh Alia.
" Iya, seperti itulah perkiraan nya. Dan jika saat hari dimana pemusnahan para vampir dimulai itu mungkin akan menjadi hari terakhir aku bisa melihatmu."
" Bukankah vampir bisa bermutasi?"
" Haha, Kau pikir kami monster yang bisa bermutasi?"
" Mungkin."
" Tidak Alia, sekali Vampir itu musnah maka selamanya Vampir itu akan hilang dari dunia."
__ADS_1
" Itu artinya aku harus siap jika suatu saat aku akan kehilanganmu?" Tanya Alia dengan mata berkaca-kaca.
" Kemarilah biarkan aku memelukmu untuk malam ini."
" Apa hanya malam ini?"
" Tidak, aku akan ada untukmu di setiap malam selama hidupku."
" Devian, berjanjilah bahwa aku akan selalu ada di setiap malamku?"
" Aku berjanji." Ucap Devian sambil mencium kening Alia.
" Alia.."
" Hemmm?"
" Apa kau tidak takut padaku?, bagaimana jika suatu saat nanti aku berada dalam pengaruh vampir jahat dan menjadikanku ingin memangsa mu?. Atau aku yang dengan sadar ingin memakan dirimu karena aku merasa ada sesuatu dalam darahmu yang begitu ingin aku minum."
Alia tersenyum dan menatap Devian.
" Jika suatu saat nanti kau berada dalam pengaruh vampir jahat dan mencoba untuk memakan ku, aku akan mematahkan pengaruh jahat itu dengan cintaku. Dan jika kau ingin memaksaku karena keinginanmu sendiri maka aku akan menyerahkan diriku untukmu."
" Kenapa kau melakukan itu?"
" Tentu saja karena aku mencintaimu. Apa kau tahu arti sebuah cinta yang sebenarnya adalah ketika kau mementingkan orang lain daripada dirimu sendiri?. Dan aku akan menyerahkan diriku dengan syarat."
" Syarat apa?"
" Aku akan bersedia menyerahkan darahku kepada mu ketika kau memang benar-benar tidak berdaya seperti saat kau dan Gabriel bertarung."
" Kau pernah melihat aku dan Gabriel bertarung?"
" Ya, dan dan aku melihat bahwa kau masih saja kalah dengan Gabriel."
" Tentu saja, Gabriel adalah vampire Origin yang terkuat dari seluruh vampire Origin lainnya. Karena itulah dia berkelana ke seluruh dunia untuk mencari manusia berdarah murni agar bisa menjadikannya semakin bertambah kuat. Dan sekarang dia berada di kota ini." Ucap Devian yang tanpa sadar mengatakan bahwa Gabriel berada di kota ini. Yang artinya apa yang ditakutkan oleh kedua orang tuanya serta Edmund benar-benar terjadi.
Para Vampir berada di kota ini, kota tempat di mana Alia berada. Karena ingin mencari Alia lah mereka datang ke kota Washington DC. Walaupun mereka para vampir Origin masih belum mengetahui bahwa Valkyrie Light itu adalah Alia.
Setiap malam, para vampir Origin akan berkelana untuk mencari manusia yang memiliki darah murni. Mereka akan mencari tanda Trisula di setiap tubuh manusia yang mereka jumpai. Dan jika manusia itu beruntung maka Vampir itu tidak akan meminum darahnya, namun jika manusia itu kurang beruntung maka dia akan menjadi mangsa vampir seperti manusia-manusia sebelumnya yang telah dihisap darahnya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...