Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
Dungeon Master| Chapter 26. Setelah Pelelangan


__ADS_3

...Chapter 26. Setelah Pelelangan...


Setelah acara pelelangan selesai, aku mengajak semua tamu untuk pergi ke Aula pertemuan yang mana sudah tersedia banyak makanan dan minuman disana.


Para bangsawan dan pedagang besar sangat menikmati makanan yang telah ku sajikan. Mungkin, lebih tepatnya aku harus berterima kasih kepada Callista yang begitu cepat memasak.


Saat disana, semua bangsawan dan pengusaha saling bergantian untuk berbincang dengan ku dan aku sendiri hanya mengikuti arah pembicaraan nya.


Ditengah berbincang, aku melirik kearah Keisha yang sedang berbincang serius dengan pria tinggi berambut pirang.


Sesaat aku memperhatikan nya, pria tinggi menyadari nya dan dia sontak menghampiri ku bersama Keisha disampingnya.


"Pelelangan yang luar biasa, Tuan Nolan," sapa pria tinggi.


Aku yang mendengar itu sontak menghadap nya dan memberikan senyuman.


"Terimakasih, Aku tidak ingin membuat tamu ku kecewa. Maka dari itu, aku membuatnya sebaik mungkin."


"Maaf, Aku belum memperkenalkan diri. Namaku Pablo Picasso, Earl Kerajaan Bellanova dan Ketua Asosiasi Pedagang," ucap Picasso yang memberi tangan nya.


Aku yang mendengar itu tersenyum kecil lantaran sosok dalang dari permasalahan Keisha ada dihadapan ku dan dia bersandiwara dengan sikap ramahnya.


Jika memang begitu, aku juga akan memerankan nya.


"Senang bertemu dengan anda, Tuan Picasso," jawab ku dengan tersenyum dan menerima tangan nya.


"Jika ada waktu, aku ingin berbincang empat mata dengan Tuan Nolan," ucap Picasso.


"Iya, aku menantikan nya."


Tidak lama kemudian, sosok gadis berambut pirang datang menghampiri ku.


"Oh, jadi kamu Tuan Nolan itu. Terimakasih, barang mu sangat bagus," ucap gadis pirang.


Picasso yang melihat rambut pirang sontak membungkukkan badannya, "Putri Christie, anda juga hadir."


"Tentu saja, Picasso. Aku tidak ingin melewatkan barang yang mungkin bisa menyembuhkan ibuku," jawab gadis rambut pirang.

__ADS_1


"Maaf ..."


"Oiya, aku belum memperkenalkan diri. Nama ku Christie Bellanova. Salam kenal!"


"Bellanova? mungkin kamu juga keluarga kerajaan?"


"Tapi, tidak langsung dari raja. Ayahku Albert Bellanova, Adik dari Raja Lino Bellanova," jawab Christie.


"Oh, jadi kamu keponakan Raja."


"Tepat sekali," jawab bangga Christie.


Aku tersenyum kecil, "Meski begitu, maaf. Aku tidak mungkin bisa memberikan hormat anda karena ini Dungeon milik ku bukan milik kerajaan Bellanova."


"Aku tahu dan abaikan itu!" ucap Christie.


"Nona Christie, terimakasih telah membeli barang dari ku dan jika itu belum memuaskan anda. Datanglah kembali ke Dungeon ini! Aku mungkin memiliki beberapa barang lainnya yang bisa memuaskan Nona."


"Baiklah, Tuan Nolan kamu berjanji ya?!" ucap Christie.


"Iya, aku berjanji."


"Senjata anda juga Aku yang beli," ucap Picasso.


"Terimakasih."


"Cihh ... tukang pamer," ucap cules Christie.


Setelah itu, kami berbagi sedikit cerita sampai akhirnya mereka pulang satu persatu dan yang terakhir pulang ialah Picasso.


Sebelum pulang, Picasso berbisik kepada ku.


"Bagaimana wanita yang ku tawarkan? Memuaskan?" bisik Picasso.


Mendengar itu, Aku tersenyum kecil dan mengikuti pembicaraan nya.


"Iya, sangat memuaskan."

__ADS_1


"Aku harap kedepannya kita bisa bekerja sama," ucap Picasso.


"Aku juga mengharapkan yang sama."


Setelah itu, Picasso pun pergi bersama beberapa pengawalnya.


Melihat Picasso sudah pergi, Keisha maju dan berdiri disamping ku.


Aku sontak mengunakan Absolute Charm.


"Keisha, Apakah kamu sudah katakan kepada dia? kalau kamu Selir budak ku."


"Iya," jawab datar Keisha.


"Lalu, apa yang kalian bicarakan?"


"Dia ingin aku melepaskan keprawanan ku untuk anda agar bisa mengandung anak Tuan anda dan menguasai Dungeon," ucap datar Keisha.


Aku pun tersenyum kecil, "Dasar rubah!"


"Shinobi satu!"


Sesaat kemudian, muncul boneka Shinobi di hadapan ku.


"Masuk ke bayangan Picasso dan awasi dia!"


Mendengar perintah ku, boneka Shinobi sontak menjadi bayangan dan masuk kedalam bayangan Picasso.


"Keisha, bersabarlah sedikit lagi."


"Haah ... maaf," respon bingung Keisha.


Aku tidak merespon dan meninggalkan dia masuk kedalam ruangan.


...____...


Pablo Picasso.

__ADS_1



__ADS_2