Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
Dungeon Master | Chapter 50. Unit Baru dan Informasi Flare


__ADS_3

...Chapter 50. Unit Baru dan Informasi Flare...


Setelah aku berhasil mengalahkan pasukan Calon Raja Iblis dan membunuh nya. Sisa pasukan itu pun tunjuk dan ingin melayani ku.


Mendapatkan unit pasukan dengan gratis. Hal itu tentu aku tidak menolak nya. Pasukan itu terdiri dari


3.000 Undead ras Skeleton.


500 Manusia Serigala.


Selain itu, aku mendapatkan dua naga Tengkorak yang harus ku rakit ulang dan manusia setengah Iblis, Clemente yang mana akan aku gunakan sebagai bahan eksperimen.


Karena memiliki banyak unit baru itulah, aku memutuskan untuk membuat lantai baru yang ku tempatkan di lantai empat dan Colloseum dilantai empat berganti ke lantai lima dan seterusnya.


Dan, Lantai itu ku berikan ruang dan perangkat Makam Kuno dan Hutan belantara yang gelap untuk tinggal para manusia serigala.


Lalu, aku memilih satu tengkorak terbaik untuk menjadi pemimpin dan kuberi nama Adam.


Begitu juga Manusia serigala dan ku berikan nama Jacob.


Seusai mengerjakan itu semua, Beberapa hari kemudian Aku dan Flare duduk berhadapan membahas kesepakatan kami.


"Nona Flare, aku sudah memenuhi permintaan mu dan sekarang waktunya, kamu membayarnya."


Flare menundukkan kepalanya dan memulai membuka baju. Namun, saat melihat itu. Aku menghentikan nya.

__ADS_1


"Kita lakukan nanti! Sekarang, aku hanya ingin informasi dari kerajaan mu sendiri menghadapi perang ini.


"Oh, iya. Aku mengerti," ucap Flare yang mengenakan baju nya kembali.


"Berita terbaru, ayah ku berhasil membuat aliansi dengan kerajaan tetangga, Kerajaan Ilfana dan kerajaan itu juga memiliki kerja sama dengan Tuan Dungeon beserta Dungeon nya disana," jawab Flare.


"Dungeon? menarik! Dungeon seperti apa?"


"Aku mendengar rumor Dungeon itu berupa hutan yang memiliki pasukan Pixie," jawab Flare.


Saat mendengar itu, aku teringat dengan sosok pemilik Dungeon yang mana ada kemungkinan, dia Kak Hutan Peri.


"Tidak hanya itu saja, kerajaan lain nya meminta koalisi juga untuk berperang melawan Kerajaan Salvation," sambung Flare.


"Apakah kerajaan Salvation sebegitu buruk nya?"


Aku yang mendengar itu percaya sepenuhnya dan ini terbukti dari sosok Ren Amaki yang datang ke Dungeon.


Sebenarnya aku berencana tidak ingin berpartisipasi dalam perang namun, jika ku lakukan maka pasukan kerajaan Sekutu pasti akan menyerang Dungeon Ace ini dan meski aku bisa menang dan mempertahankan Dungeon.


Tetap saja perang tidak akan usai dan kehidupan NEET ku di Dungeon akan terganggu.


Sungguh merepotkan!


Ditengah aku berbincang-bincang dengan Flare, Iris datang dengan beberapa petualang lain dan aku pun menemuinya di ruang pertemuan nya.

__ADS_1


Setibanya disana, Iris terkejut melihat Flare yang berada disana. Namun, dia cepat sadar diri dan memberikan salam.


"Tuan Putri Flare!" ucap Iris seraya memberikan hormat.


"Oh, Nona Iris," jawab Flare yang juga menundukkan kepalanya.


"Nona Iris, ada keperluan apa anda datang kesini?"


Mendengar itu, Iris mengembalikan posisi badannya dan melihat kearah ku lalu, dia juga memberikan hormat kepada ku.


"Tuan Nolan, kami datang ke sini ingin mengatakan sesuatu yang penting," jawab Iris.


"Oh, begitu. Duduklah!"


Iris pun duduk disamping Flare sedangkan, para pengawal nya lebih memilih berdiri.


"Lalu, apa yang ingin kamu bicarakan?"


Iris mengeluarkan gulungan kulit emas dan mengelar nya diatas meja.


"Tuan Nolan, Surat ini adalah permintaan dari gabungan Asosiasi, Kerajaan Bellanova, Kerajaan Ilfana dan beberapa kerajaan kecil lain nya meminta anda untuk berpartisipasi dalam perang."


Mendengar itu, Aku tersenyum kecil dan seperti dugaan ku manusia ingin memanfaatkan ku.


Lepas dari itu. Mungkin, aku bisa memanfaatkan momen ini untuk menguras harta mereka.

__ADS_1


..._____...


__ADS_2