
...Chapter 69. Kedatangan Yoon Ha...
Dari dulu aku selalu ingin menjadi sosok yang melatih seorang pahlawan ataupun menjadi kan sosok itu menjadi Raja.
Aku pikir untuk menjadi Pahlawan atau Raja akan merepotkan yang mana aku harus bersaing bahkan saling membunuh dan Hal itu sangat membosankan dan klasik.
Maka dari itu, aku ingin menjadi sosok yang ada dibelakangnya seperti seorang guru atau orang tua yang bangga melihat kesuksesan anak-anak nya.
Dan, cerita ini bukanlah kisah ku melainkan seorang pemuda dari Jepang bernama Satoru, salah satu bawahan ku yang aku latih untuk menjadi kuat agar bisa melindungi orang-orang yang lemah.
Cukup naif. Tapi, alasan itulah aku melatih nya dan inilah kisah nya.
Setelah Satoru melawan dan menjarah segerombolan Orc, dia pun kembali ke desa Meiya bersama Yoon Ha dengan mengunakan Gate.
"Selamat datang di Desa Tentara Bayaran, Meiya!" ucap Satoru seraya memamerkan desa disekitar nya.
Yoon Ha yang masih bingung, dia hanya melihat sekeliling nya.
"Jadi, inikah dunia lain. Tapi, ini lebih mirip desa abad pertengahan," batin Yoon Ha.
Lalu, lamunan Yoon Ha tersadar oleh ajak kan Satoru.
"Nona Yoon Ha, kamu pasti lapar!" ucap nebak Satoru.
Yoon Ha menundukkan kepalanya dan berkata pelan, "Aku tidak lapar."
Lalu beberapa saat kemudian perut Yoon Ha berbunyi yang membuat nya sontak memenangkan perut dengan wajah yang memerah.
Mendengar itu, Satoru sontak tertawa kecil. "Hahaha ... Ya sudah, Ayo ikut dengan ku!" seru Satoru seraya meraih tangan Yoon Ha.
__ADS_1
Lalu, mereka berjalan menuju Asosiasi Tentara Bayaran yang mana disana juga terdapat Bar.
"Aku kembali!" seru Satoru saat membuka pintu.
Seluruh pandang di Bar sontak melihat kearah Satoru.
"Oh, Satoru. Selamat datang kembali!" ucap pria Manusia Serigala.
"Bagaimana hasil buruan mu?" ucap sosok tengkorak yang mengenakan Jirah dan helm dibuka sehingga terlihat bahwa dirinya sosok tengkorak.
Tidak hanya mereka, beberapa ras lainnya juga menyapa seperti Goblin, Elf dan sebagainya.
Satoru yang memiliki sifat Extrovert membuat nya dikenal oleh banyak orang dan dia berbincang kecil.
Sedangkan, Yoon Ha terdiam melihat sekitar nya.
"Aku sangat yakin bahwa ini dunia fantasi," batin Yoon Ha.
Mendengar itu, Yoon Ha sontak menoleh kebelakang dan terlihat sosok wanita Elf dan membuat nya terkejut.
Yoon Ha sontak melepaskan diri dan menghadap Elf itu seraya menundukkan kepalanya.
"Aku bukan kekasih nya!" ucap serempak Satoru dan Yoon Ha.
Karena ucapan yang bersama itu membuat wanita Elf dan seluruh pengunjung di bar tertawa.
Yoon Ha dan Satoru sontak terdiam malu.
__ADS_1
Setelah tertawa puas, gadis Elf memegang bahu Yoon Ha.
"Maaf. Maaf, aku mengejutkan mu. Aku Sera. Tentara bayaran di desa Meiya ini dan siapa nama mu?" ucap Sera.
"Yoon Ha," jawab pelan Yoon Ha.
Sera pun tersenyum dan memegang kedua pipi Yoon Ha dan memaksa untuk memandangi wajahnya.
"Yoon Ha, Selamat datang di desa Meiya! Selama disini, kamu tidak perlu takut apapun karena kita semua disini sama. Kamu mengerti?!"
Satoru yang mendengar itu, dia menyambung nya. "Di Desa Meiya ini tidak pernah membedakan Ras dan Gender. Karena kita semua adalah sama memiliki hati dan Jiwa."
"Itulah prinsip dari Pemimpin tertinggi dari Desa dan Dungeon Ace ini, Grand Master Nolan Cahya," sambung Sera.
Mendengar itu, Yoon Ha tersenyum lebar seraya menganggukkan kepalanya. Lalu, dia membungkukkan badannya.
"Terimakasih semua nya dan mohon Bimbingannya."
Melihat sikap Yoon Ha itu membuat semua pengunjung disana tersenyum lebar begitu juga Sera.
"Yosshhh! Mari kita rayakan kedatangan Yoon Ha!" seru semangat Sera.
"OO...!" jawab pengunjung yang lain.
Lalu, Sera menunjukkan kearah Satoru. "Dan, semua makanan dan minuman malam ini dibayar oleh Satoru!"
"OOO...!" jawab serempak para pengunjung.
"Ehh?!" jawab Satoru.
__ADS_1
Hal itu juga membuat Yoon Ha ikut tertawa.