Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
The Hidden Wars | Chapter 83. Tiba di kota Nova


__ADS_3

...Chapter 83. Tiba di kota Nova....


Ini adalah kisah petualangan putri ku, Jeanne yang mana dia sangat ingin membantu ibu kecil nya, Keisha untuk menyelamatkan dan membawa anak-anak panti asuhan yang ada di kota Nova ke Desa Meiya.


Dan, saat ini Jeanne bersama Miku, Goina dan Yoon Ha pergi ke gerbang desa yang mana terlihat ada Satoru dan Lazio di dekat sebuah mobil besar.


Lalu, saat Jeanne dan lainnya berhenti didekat Satoru, dia memperkenalkan diri.


"Salam kenal Putri, Saya Satoru Honda murid dari Master Nier yang bertugas untuk mengantarkan anda ke kota Nova," ucap Satoru yang membungkukkan badannya.


Saat mendengar itu, Jeanne memasang wajah kecewa. "Pengawal lagi? apakah Master Miku dan Kak Goina masih kurang?"


"Sebenarnya tugas saya bukan pengawal tapi supir anda," jawab Satoru dengan tawa kecil dan memegang kepala belakang nya.


"Nona Jeanne, Grand Master tidak ingin anda dan lainnya menaiki kereta kuda maka dari itu, beliau memerintahkan saya untuk memberikan kendaraan ini," ucap Lazio yang memperkenalkan mobil besar disampingnya.


Sebuah mobil off-road dengan enam roda besar.



Saat memperkenalkan itu, Mata Jeanne terbuka lebar. "Apa ini? Boneka kah? Tapi, bentuk nya sangat aneh?!"


"Mobil?" gumam Yoon Ha.


"Iya, Tuan Putri. Ini mobil dan aku yang akan bisa mengendarai nya," sambung Satoru.


"Jadi, begitu. Aku mengerti. Ayo kita berangkat! Dan, petualang Jeanne Cahya dimulai!"


Setelah itu, Jeanne, Miku, Goina dan Yoon Ha pun menaiki mobil dan Satoru yang mengendarai nya.


Satoru beruntung di kehidupan sebelumnya dia sudah bisa menyetir mobil dan memiliki SIM.


Karena alasan itulah, Nolan mengutus nya. Lalu, mereka pun pergi meninggalkan desa Meiya yang mana kepergian disertai dengan lambaian tangan.


Setelah menempuh beberapa jam di hutan, mereka pun tiba di sebuah pertigaan yang mana terdapat papan yang bertulis kan kota Nova berada di sisi kanan jalan.


Lalu, pada saat senja menjelang. Mereka pun tiba di kota Nova yang mana saat melihat mobil Jeanne dan kelompok nya membuatnya bersiaga dengan menodongkan tombak nya.


"Siapa kamu?!" seru salah satu penjaga.

__ADS_1


Mendengar itu, Satoru menghentikan laju mobilnya dan turun.


Lalu, Satoru pun memberikan penjelasan nya yang mana dia mengatakan bahwa dirinya berasal dari desa Meiya dan pergi ke kota Nova karena ada urusan bisnis.


Setelah Satoru menyakinkan para penjaga mereka pun diizinkan masuk dengan syarat mobil tidak diperbolehkan.


Satoru pun menerima persyaratan itu berdasarkan izin dari Jeanne. Lalu, Jeanne beserta kelompok nya turun dari mobil dan masuk kedalam kota Nova.


Setibanya didalam, Jeanne dan Yoon Ha terkagum-kagum melihat kota.


"Ini kah ibukota, Nova!" ucap kagum Jeanne.


"Benar, Tua-. Nona Jeanne," jawab Satoru.


Seusai menjawab Jeanne, Satoru melihat kearah Yoon Ha dan dia pun tersenyum melihat Yoon Ha yang terlihat senang melihat kota abad pertengahan disertai dengan berbagai ras didalamnya.


"Nona, karena ini sudah malam lebih baik kita mencari tempat menginap!" saran Goina.


"Baiklah, ayo kita cari penginapan!" jawab Jeanne.


Setelah itu, Satoru dan Goina mencari penginapan untuk tiga kamar namun mereka mengalami kesulitan hingga mereka tiba di penginapan disudut kota.


"Nona, Apakah aku harus membuka portal ke Dungeon Ace agar nona bisa istirahat dengan nyaman?" saran Miku.


Mendengar itu, Jeanne sontak menolak nya. "Jangan! jika seperti itu petualangan tidak akan seru!"


Lalu, Satoru menyambung perkataan, "Benar sekali Nona Jeanne. Setiap petualangan kita harus mencoba penginapan disana, makanan khas kota itu dan tempat wisata nya dan itulah nama petualang."


"Kalian dengar ucapan Satoru. Itulah yang kuinginkan!" sambung Jeanne.


"Baik, Nona!" jawab Miku dan Goina.


Setelah itu, Jeanne dan lainnya masuk kedalam penginapan tersebut. Saat Jeanne dan kelompok nya, mereka disambut oleh sosok wanita dengan ras Warbeast dan wanita itu memiliki kuping njing dengan rambut coklat.


"Selamat malam, ada yang bisa saya bantu? Apakah Tuan dan Nona ingin menginap?" ucap wanita Warbeast.


Saat melihat Warbeast itu, Satoru mengerutkan keningnya yang mana penampilan sangat kumuh, rambut nya berantakan dan seragam yang dikenakan nya sangat kotor.


Meski begitu, pemimpin kelompok mereka Jeanne tidak mempermasalahkan nya.

__ADS_1


"Kami ingin menginap beberapa hari disini? apakah ada tiga kamar?" ucap Goina.


"Iya, ada. Satu malam 400 Vale, jika satu kamar lebih dari satu maka ada biaya tambahan 100 Vale dan itu sudah termasuk sarapan," ucap Warbeast.


Saat wanita Warbeast berbicara, Jeanne melihat sesuatu yang lain yaitu kuping dari wanita Warbeast tersebut.


"Hei, Nona. Bolehkah aku memegang kuping nona? Aku akan membayar 100 Vale untuk itu," ucap Jeanne.


"Eh?" gumam Satoru dengan ekspresi aneh.


"Eh, iya. Boleh saja," jawab Warbeast. Lalu, dia mendekatkan jarak kearah Jeanne.


Lalu, Jeanne tanpa segan-segan memegang kuping Warbeast itu dan mengelus-elus nya. "Wuahh... lembutnya!"


Sesudah itu, Jeanne pun memutus untuk menginap dalam durasi waktu tiga malam dengan tiga kamar yang mana menjadi 4.500 Vale.


Setelah proses selesai, Satoru dan lainnya masuk ke kamar mereka.


Disaat dikamar, Jeanne memberikan perintah nya.


"Goina!"


Goina yang Ada didekatnya sontak menundukkan kepalanya.


"Mulai penyelidikan nya dan lakukan secara rahasia!"


"Baik, Nona!" jawab Goina lalu, dia pun menghilang dari kamar Jeanne.


Setelah itu, Jeanne tersenyum sendiri.


"Seperti nya sesuatu yang menarik akan terjadi."


Dikamar yang berbeda Yoon Ha sedang memainkan Smartphone nya yang mana dia baru mengetahui bukan saja internet yang aktif namun, dia melihat ada aplikasi baru yang bernama Unique yang mana berisikan dua skill Angel Eyes dan Slave Kontrak.


"Seperti nya ini kemampuan unit ku," batin Yoon Ha.


Sedangkan, Satoru di kamar berbeda sedang tertidur pulas.


...____...

__ADS_1


__ADS_2