Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
The Hidden Wars | Chapter 73. Lantai dua, Penjara Kuno dan Dinosaurus boneka


__ADS_3

...Chapter 73. Lantai dua, Penjara Kuno dan Dinosaurus boneka....


Setelah selesai membuat lantai Jurassic, aku kembali fokus untuk menjalankan misi ku yaitu menaklukkan Dungeon Kabut dengan kekuatan Dungeon.


Seusai Miku melawan dan mengalahkan Chimera, banyak monster yang terus berdatangan seperti Ghoul, Green Slime, Giant Bat dan beberapa monster lainnya meski begitu, aku mengerahkan unit menengah unit melawan nya dan lantai satu itu bersih terus dari penyusupan monster selain itu, poin terus bertambah tanpa aku harus turun tangan dan capek-capek mengalahkan mereka.


Setelah tulisan halaman dua muncul yang mana halaman itu mengatakan bahwa aku harus mengalahkan Undead Assassin dengan memancing dan membuat perangkap dengan ruang penjara Kuno.


Dan, aku pun memulai langkah dengan pengawalan dari Callista dan Miku serta didalam bayangan ku ada Blade Wolf.


Aku rasa pengawalan itu cukup untuk membuat lantai dua Dungeon Kabut.


Setelah menuntaskan lantai pertama, aku harus membuat ruang tangga yang terhubung dengan lantai dua dan tanpa ada keraguan, aku pun membuat nya.


Seusai itu, aku pun turun ke lantai dua yang mana setibanya disana lantai masih dalam kondisi mentah.


Mengetahui hal itu, aku mulai mendesain koridor dengan perangkat batu dan membuat beberapa ruang tahanan dan ruang trik. Tidak lupa juga aku membuat ruang penjara Kuno yang sangat besar dan pembuatan lantai dua Dungeon kabut selesai.


Sekarang tinggal tunggu kehadiran dari Undead Assassin.


Ditengah menunggu, aku melakukan percobaan yaitu membuat boneka Dinosaurus dan terciptalah.


T-Rex Doll



Raptor Doll



Meski mereka memiliki bentuk seperti dinosaurus namun ras nya tetap boneka dengan kemampuan Abiotik.


Melihat kesempurnaan mereka, aku nyatakan berhasil dan membuat beberapa lalu, ku simpan di lantai Factory.


Sukses dengan itu, aku belum merasa puas. Kali ini, aku membuat boneka yang lebih besar yaitu..


Mechagozilla.



Melihat keberhasilan membuat boneka ini membuat ku bangga.

__ADS_1


Siapa sangka aku akan menjadi menciptakan robot terbesar di dunia lain ini? Mungkin?


Beberapa hari kemudian, Callista memberitahu ku sesuatu.


"Master, Undead Assassin sudah terjebak di lokasi!" lapor Callista.


Mendengar itu, aku sontak tersenyum. "Baiklah, Mari kita mulai pemburuan nya!"


"Master, siapa yang anda utus untuk menghabisi nya?" tanya Callista.


"Ah, iya. Tidak mungkin aku sendiri yang melawan nya," gumam Ku.


Sesaat kemudian, Alesya memberikan sebuah saran.


[Master, Bagaimana kalau anda mencoba kemampuan para Dinosaurus?]


Mendengar itu, aku sontak tertarik untuk menerima saran Alesya.


"Benar juga seperti nya akan menjadi tontonan yang menarik!"


Lalu, aku pun terpikir sebuah rencana.


Sesaat kemudian, pelayan Automata berambut pendek biru datang dengan berlutut satu kaki dihadapan samping ku.


"Iya, Master! Apa perintah mu?" ucap Elia.


Aku memilih Elia lantaran dia memiliki Unique Skill - Penjinak Monster.


"Elia, kamu pimpin T-rex dan empat raptor bernama untuk pergi ke lantai dua Dungeon kabut setelah itu, bunuh semua monster disana termasuk penjaga disana, Undead Assassin!"


"Baik, Master. Saya akan laksanakan!" jawab Elia lalu, dia pun menghilang.


Tidak lama kemudian, Elia pun masuk kedalam lantai dua Dungeon langit bersama tiga Raptor dan T- Rex yang ada dibelakang Elia dan Raptor.


Suara raungan mereka pun menggema di ruangan itu hingga menarik perhatian penyusup yang terdiri dari para tengkorak kuno, Giant Bat dan beberapa monster lainnya.


Namun, Raptor dan T-rex dengan mudah mengalahkan mereka adapun beberapa monster yang bisa dimakan nya.


Melihat itu, aku tersenyum senang lantaran menikmati pertarungan yang begitu mudah nya bagi Raptor dan T-rex. Sedangkan, Elia hanya memberikan komando.


Lalu, sampailah mereka di ruang penjara Kuno yang mana terlihat ditengah ruangan sosok iblis berbadan manusia dan memiliki mata satu yang besar pada wajah nya dan dia memegang dua pedang besar.

__ADS_1


"Hahaha... Akhirnya datang juga! Makanan, saya akan mencincang kalian para kadal dan boneka cantik! Hahahaha...." ucap senang Undead Assassin.


"Berisik!" ucap ketus Elia. Lalu, dia pun memberikan perintah nya.


"Blue, Charlie, Echo. Lawan dia!" seru Elia.


Lalu, ketiga Raptor berlari Undead Assassin dan melesatkan serangan gigitan dan cakaran dengan cepat hingga Undead Assassin kewalahan lantaran sekalipun Undead Assassin itu menebas Raptor dengan pedang nya namun, secara cepat mereka pulih kembali.


Ini juga berkat kemampuan Unique Skill - Marionette milik Elia yang mana kemampuan ini mengunakan benang sihir dan ditempelkan pada target hingga membuat kemampuan sihir dan fisik meningkatkan tajam.


Meski kewalahan, Undead Assassin belum terlihat menyerah terlebih lagi ketiga Raptor sudah mengitarinya.


"Siapa kalian sebenarnya? Kenapa bisa mengalahkan ku dengan mudah sosok pembunuh yang berjaya sudah ratusan tahun! Kenapa?!" ucap Undead Assassin.


"Karena kamu lemah!" jawab Elia.


Undead Assassin sontak terdiam dan melihat kearah Elia.


Elia yang melihat itu, dia pun memberikan perintah nya.


"T-rex, Bunuh dan makan dia!"


T-rex yang mendengar perintah itu, dia sontak berjalan kearah Undead Assassin.


Melihat kedatangan T-rex, Undead Assassin menutup matanya. "Waktu ku sudah selesai. Misi Gagal!" gumam Undead Assassin.


Sesaat mengatakan itu, T-rex pun membuka mulut dan menyantapnya.


Dengan pertarungan selesai, aku pun yang melihat itu tersenyum bangga.


"Syukurlah, unit Dinosaurus tidak kalah kuat dari Automata."


Dan, beberapa saat kemudian. Halaman ketiga dari Dungeon Kabut muncul.


Meski mengetahui itu, aku pun mengabaikan nya sejenak.


"Sekarang waktunya, aku bersantai dengan berendam air panas," ucap ku seraya beranjak dari kursi dan merenggangkan tangan ke atas.


"Baik, Master. Saya akan siap kan!" jawab Callista dan dia pun sontak menghilang.


Benar, bermalas-malasan adalah kegiatan terbaik dari semua pekerjaan.

__ADS_1


__ADS_2