Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
Dungeon Master | Chapter 54. Negosiasi pasca perang


__ADS_3

...Chapter 54. Negosiasi pasca perang....


Beberapa hari setelah perang usai, Iris datang kembali ke Dungeon Ace untuk mengadakan pertemuan dengan ku.


Sebelum duduk, Iris membungkukkan badannya dan mengucapkan sesuatu.


"Tuan Nolan, aku atas nama semua aliansi mengucapkan terimakasih atas kerja sama anda dalam membantu kami menyerang pasukan Salvation," ucap Iris.


"Aku hanya pedagang sudah seharusnya aku melakukan terbaik untuk klien ku."


Iris yang mendengar itu, dia mengembalikan posisi badannya. Setelah itu Iris duduk dihadapan ku.


"Tuan Nolan, sebelum saya melanjutkan. Ada seseorang yang ingin menemui anda," ucap Iris seraya menoleh kearah pintu.


Dan, aku pun mengikuti arah pandang Iris yang ternyata ada seseorang yang masuk dan itu adalah Tuan Lino, Raja dari kerajaan Bellanova beserta Satoru dan Muru.


"Tuan Lino, apa kabar? Dan, kalian ..." ucap ku seraya melihat Satoru juga Muru.


Satoru dan Muru yang melihat ku sontak membungkukkan badannya.


"Master saya kembali!" ucap serempak Satoru dan Muru.


"Tuan Nolan," ucap Lino dengan senyuman lebar.


Aku yang melihat mereka sontak beranjak dari kursi dan memberikan pelukan. Satoru dan Muru pun terlihat senang.

__ADS_1


"Aku bersyukur kalian baik-baik saja."


"Ini berkat dari Master juga," jawab Satoru.


"Iya, selain itu kami membawa beberapa oleh-oleh dari musuh," jawab Muru.


"Kalian memang hebat. Yasudah, kalian mungkin lelah. Beristirahat lah dahulu!"


"Baik, Master!" jawab Satoru dan Muru. Lalu, mereka pun menghilang dengan mengunakan Teleportasi Dungeon.


Setelah itu, aku melihat kearah Lino dan memberikan senyuman kepada nya. "Tuan Lino, selamat atas kemenangan mu!"


"Tidak! Tidak! tanpa bantuan dari Tuan Nolan, aku tidak mungkin menang dalam peperangan ini," jawab Lino yang menundukkan kepalanya.


Aku pun membalas nya dengan senyuman juga.


"Jadi, ada apa? kenapa Raja dari kerajaan yang menang dari peperangan hadir datang disini?"


"Aku dan Nona Iris ingin membahas permintaan mu untuk mengambil Hutan Meiya sebagai bayaran pasukan milik mu," ucap Lino.


"Apakah ada masalah dengan permintaan ku itu?"


"Tidak, kami menyetujui nya. Kami ingin memberikan lebih. Apakah Tuan Nolan memiliki permintaan yang lain?" tanya Iris.


"Apa maksudmu?"

__ADS_1


"Tuan Nolan, saat ini anda dikenal sebagai pahlawan bagi kerajaan kami," jawab Lino.


"Eh? Pahlawan? Aku tidak mengerti dengan ucapan anda."


"Pada saat kedatangan pasukan anda. Pasukan kami terpojok dan hampir dikalahkan namun, kehadiran pasukan anda membawa keadaan menjadi terbalik dan meraih kemenangan mutlak. Sejak itu, pasukan dari Dungeon Ace dianggap sebagai pahlawan dan Anda mendapatkan julukan Tuan Para Pahlawan," jawab Iris.


Mendengar itu, aku tersenyum kecil.


"Tuan para Pahlawan. Bukan kah itu terlalu berlebihan."


"Tidak, aku rasa itu pantas untuk sosok anda," jawab Lino.


"Tetap saja. Lalu, apakah ada masalah lagi?"


"Kembali ke pembicaraan awal. Apakah Tuan Nolan memiliki permintaan lain?" tanya Iris.


"Aku rasa cukup."


"Baiklah, jika Tuan Nolan tidak memiliki permintaan. Maka, aku yang akan memberikan nya," jawab Lino dengan senyuman lebar.


Melihat ekspresi Lino membuat ku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.


"Tuan Nolan, Aku juga akan memberikan mu hutan barat yang berlokasi tidak jauh dari hutan Meiya beserta empat desa yang ada di hutan barat dan Meiya yang mana desa itu akan menjadi rakyat mu. Tidak. Tapi, menjadi budak mu," ucap Lino.


"Ehh?!"

__ADS_1


...______...


__ADS_2