Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
Dungeon Master| Chapter 32. Pembuatan lantai baru, pembentukan Executive


__ADS_3

...Chapter 32. Pembuatan lantai baru, pembentukan Executive....


Proposal bodoh telah ku buat yang mana aku telah membuat perjanjian dengan manusia. Aku berharap saja tidak ada sesuatu yang terjadi.


Setelah membuat kesempatan dengan manusia yang menginginkan hidup di Dungeon. Aku pun membuat kontrak budak dengan 350 manusia yang terdiri dari wanita, orang tua dan beberapa pemuda lalu, kebanyakan dari mereka kehilangan suami atau ayah mereka dalam penyerangan bandit.


Sesudah itu, aku membuat lantai baru yang mana ku tempatkan di lantai empat sedang tempat tinggal ku yang berada di lantai empat. Aku pindah ke lantai 5.


Setelah berhasil membuat lantai, aku membuat ruang yang besar dan menempatkan duplikat Ruang Back to Nature di lantai empat.


Dan, dalam sekejap aku menyelesaikan ruangan tersebut.


Keesokan harinya, aku mengajak para manusia desa pergi ke lantai empat dan setibanya disana mereka terkagum-kagum melihat pemandangan alam yang terbentang luas didalam Dungeon.


"Mulai sekarang kalian tinggal disini!"


"Luas nya!"


"Bahkan pohonnya sangat subur!" ucap salah satu warga yang mengambil buah dari pohon.


....


Berbagai komentar positif terus dilontarkan.


Lalu, Lazio menghampiri ku. "Terimakasih, aku tidak menyangka kami semua diizinkan tinggal disini meski kami menjadi budak sekalipun. Itu tidak masalah untuk kami," ucap Lazio.


Para warga yang lain tersenyum melihat ku dan beberapa ada yang menganggukan kepalanya.


"Syukurlah, jika kalian suka dan satu lagi, aku ingin memberitahu peraturan disini!"


"Katakan saja, Tuan Nolan!" ucap Lazio.


"Satu, kalian tidak boleh bertengkar. Dua, kalian tidak boleh mengkhianati ku dan Dungeon. Ketiga, patuhi atasan kalian! Empat Jangan merendahkan ras lain! Dan, terakhir. Lakukan apapun yang kalian sukai lepas dari keempat peraturan diatas. Kalian mengerti?!"

__ADS_1


"Baik, Tuan Nolan!" jawab serentak para warga.


"Sekarang, lakukan aktifitas kalian dan aku sudah mempersiapkan peralatan di tengah ruangan ini."


Setelah itu, mereka pun berpencar dan melakukan aktifitas masing-masing. Lalu, aku pun membiarkan mereka dan kembali ke lantai lima.


Bicara tentang atasan dan Hirarki sebenarnya aku belum memiliki nya maka dari itu, aku memutuskan untuk membuatnya dengan nama.


Executive Dungeon yang terdiri dari;


Nier, Chief of Unit Guardian (Kepala unit penjaga).


Miku, Chief Field Execution (Kepala bagian pekerjaan lapangan).


Neo, Chief of Spy and Assassinated (Kepala bagian mata-mata dan pembunuhan).


Muru, Chief of Cleaner (Kepala bagian pembersihan).


Luminox, Chief of Potion and Alchemist. Dan,


Itulah susunan Organisasi ku untuk sementara.


Setelah semuanya usai dan berjalan damai, aku pun menjadi merasa bosan maka dari itu, aku membuka layar menu Komunitas yang mana beberapa dari senior juga sedang membahas kebangkitan Raja Iblis dan para pahlawan.


Aku yang melihat itu memutuskan untuk bergabung pembicaraan.


[Chat Group.]


Mister Robot: Hei, apa kabar semuanya?"


Master Chaos: Bro Robot! Akhirnya kamu datang juga, aku pikir kamu sudah mati.


Mister Robot: Maaf, beberapa hari ini aku sibuk dengan pelelangan dan pengungsi manusia yang ingin tinggal di Dungeon.

__ADS_1


Master Penjara Demihuman: Apa? Bro robot! Apakah kamu sudah gila? Mereka bisa saja mencuri core Dungeon mu dan membunuh mu dari belakang.


Mister Robot: Awalnya, aku khawatir maka dari itu, aku memutuskan untuk menjadikan mereka budak dan bekerja untuk ku. Jika mereka ada yang berkhianat, aku akan membunuh nya.


Master Chaos: Iya benar. Itu keputusan yang bijaksana. Tidak seperti ku yang kewalahan menerima orderan unit dari Raja Iblis.


Mister Robot: Jadi, apakah raja iblis ingin perang dengan Manusia?


Master Chaos: Aku juga tidak tahu yang jelas dia mempersiapkan pasukan cukup besar.


Mistress Hutan Peri: Bukan hanya Raja Iblis tapi, para pahlawan manusia juga ingin membuat pasukannya dengan memberikan orderan kepadaku. Aaaa .... ini sungguh melelahkan!"


Mister Robot: Apakah sebegitu melelahkan?


Mistress Hutan Peri: Bagaimana tidak, meski para penyusup pahlawan dinilai tinggi kedatangan namun, aku harus membuat unit berulang-ulang kali.


Master Chaos: Tidak hanya itu saja. Terkadang mereka tidak puas dengan unit yang diberikan.


Master Penjara Demihuman: Maka dari itu, terkadang beberapa Dungeon bergabung dengan kontrak yang sama.


Mister Robot: Maksudnya?


Master Chaos: Maksudnya, Aku bersama dengan Master Penjara Demihuman bekerja sama dalam pemasokan unit untuk raja iblis.


Master Penjara Demihuman: Dan, Raja Iblis membayar tinggi untuk itu. Hahaha...


Mistress Dungeon Harem: Enak nya, aku ingin sekali membuat kontrak baik pahlawan ataupun Raja Iblis. Bicara yang lain saja lah. Ngomong-ngomong, aku baru mendapatkan suami baru dengan ras Harpy dan kuberikan Nama Sou.


Master Chaos: Selamat ya, Mistress Dungeon Harem!


Master Penjara Demihuman: Oi, Nenek. Kenapa kamu harus selalu memberikan nama kepada semua nya yang ada di dungeon mu.


Mistress Dungeon Harem: Yee ... Suka-suka aku lah! Oi, keranjang. Asal kamu tahu ya semua di dunia ini memiliki nama dan terkadang kamu tidak mengetahui bahwa ada kekuatan tersembunyi di balik nama tersebut. ]

__ADS_1


Melihat Chat itu, aku tersadar sesuatu. Sosok yang selama ini membantu dan menjadi guru ku. Aku belum memberikannya nama dan tidak lain, dia Petapa Agung.


...____...


__ADS_2