
...Chapter 87. Informasi dan Unique Skill Smartphone....
Ini bukanlah kisah ku melainkan kisah putriku, Jeanne yang tengah ingin menolong ibu kecil nya, Keisha.
Setelah mengantarkan Sicella ke Desa Meiya, Satoru kembali dan setibanya disana, dia melihat Jeanne sedang makan malam di ruang makan penginapan.
Lalu, Satoru pun menghampiri nya dan menundukkan kepalanya. "Nona Jeanne, saya telah kembali dari mengantarkan Sicella."
"Kerja Bagus!" jawab Jeanne.
"Terimakasih," sambung Satoru.
Tidak lama kemudian, Jeanne mendapat telepati dari Goina.
"Nona, saya telah membawa nya!" ucap Goina dari telepati.
"Aku mengerti. Tahan dia!" jawab batin Jeanne.
"Dimengerti!" jawab Goina.
Tidak lama, Jeanne beranjak dari kursi nya dan memerintahkan kelompok nya.
"Ayo semua kita pergi!" seru Jeanne.
Mendengar itu, Miku, Satoru dan Yoon Ha sontak beranjak dari kursi dan pergi mengikuti Jeanne.
Namun, Satoru yang berada dibelakang Jeanne dan disamping Yoon Ha mengeluh.
"Ah ... padahal aku belum makan malam ini," ucap Satoru dengan berjalan malas.
Mendengar itu, Yoon Ha tersenyum kecil lalu, dia pun memberikan roti kemasan kepada Satoru.
"Makan lah ini!" seru Yoon Ha.
Satoru yang melihat roti itu dia pun sontak mengambil nya, "Terimakasih, Yoon Ha. Kamu adalah penyelamat ku!" ucap Satoru seraya melahap roti itu.
Yoon Ha yang mendengar ucapan Satoru, dia menundukkan kepalanya dan tersenyum sendiri dengan wajah yang sedikit memerah.
Ditengah makan roti kemasan, Satoru pun tersadar dan bergegas melihat kemasan roti itu yang mana roti itu memiliki label yang dikenal nya.
"Ini bukan kah merek yang ada di bumi!" Lalu, Satoru menatap heran melihat Yoon Ha. "Yoon Ha, darimana kamu mendapatkan roti ini!"
__ADS_1
"Itu lebih baik kita bahas nanti setelah pekerjaan selesai," jawab Yoon Ha.
"Janji ya!" seru Satoru dengan senyuman senang.
Yoon Ha tersenyum dan mengangguk kepalanya.
Mendengar perbincangan itu, Jeanne menoleh kebelakang dan tersenyum sendiri melihat kedekatan Satoru dan Yoon Ha.
"Seperti nya aku menemukan pasangan manusia yang cocok," batin Jeanne.
Beberapa saat kemudian, Jeanne dan kelompok nya tiba di sebuah gang sempit yang mana dihadapan mereka terlihat seorang pedagang bernama Rama dan Goina disampingnya.
Saat Jeanne tiba, Rama dan Goina membungkukkan badannya.
"Nona," sapa Goina.
"Tuan Putri, anda telah datang," sambung Rama.
"Iya, bagaimana laporan mu?" tanya Jeanne.
"Baik, Tuan Putri. Setelah kedatangan Nona Goina kepada ku dan memberikan surat dari Grand Master Nolan, aku sontak diam-diam menyelediki yang mana sampai saat ini panti asuhan masih dikendalikan oleh perusahaan dagang Tuan Pablo," jawab penjelasan Rama.
"Lalu, apakah aku bisa mendapatkan hak Tanah nya?" tanya Jeanne.
"Kerja bagus," ucap Jeanne seraya memberikan sekantong koin kepada Rama.
"Anuu ... apakah benar saya akan dipekerjakan di Dungeon Ace?" tanya Rama.
"Tentu saja, sekarang pergi lah ke Desa Meiya. Kami akan melindungi mu!" ucap Jeanne.
"Terimakasih, Tuan Putri," jawab Rama yang sontak meninggalkan Jeanne dan kelompok nya.
Setelah itu, Jeanne meregangkan tangan keatas.
"Baiklah, sekarang waktu nya kita pulang dan beristirahat!" Lalu, Jeanne menoleh kearah Yoon Ha. "Dan, nanti jelaskan kepada kami kemampuan roti kemasan mu, Yoon Ha!"
Yoon Ha sontak terkejut namun, dia pun tidak menentang nya. "Baik, Nona Jeanne."
Setibanya di penginapan, mereka berkumpul di ruang makan dan Yoon Ha menjelaskan kemampuan unique nya yaitu Smartphone yang mana memiliki beberapa fitur diantaranya.
Battery tanpa batas.
__ADS_1
Internet Browser.
Device Magic.
Safety.
Dan, Universal Shop Online.
Lalu, Yoon Ha menjelaskan roti kemasan yang diberikan untuk Satoru adalah barang makanan dari Universal Shop Online.
Cara kerja nya sama seperti toko online lainnya namun, mata uang yang digunakan mengunakan penjualan barang dari dunia lain.
Satoru dan Jeanne mendengar dengan seksama. Lalu, Yoon Ha menunjukkan cara kerja nya.
"Aku akan tunjukkan cara kerja nya!" ucap Yoon Ha.
Jeanne dan Satoru menganggukkan kepalanya.
Lalu, Yoon Ha mengambil satu koin emas dan membuka aplikasi universal Shop Online. Setelah itu, menekan menu top up ditengah bawah aplikasi sesudah itu, layar menjadi hitam dan Yoon Ha memasukkan koin kedalam ponsel.
Setelah itu, muncul tulisan.
Anda berhasil melakukan Top Up.
Melihat itu, Yoon Ha mengembalikan aplikasi ke menu beranda dan jumlah poin bertambah 100.000 Poin.
"Dan, seperti itulah cara kerja nya," ucap Yoon Ha yang mengakhiri penjelasan.
"Lalu, bagaimana dengan sampah nya?" tanya Satoru.
"Ketika kita konsumsi atau buka kemasan maka plastik ataupun kardus akan hilang menjadi butiran cahaya," jawab Yoon Ha.
Mendengar itu, Jeanne dan Satoru saling bertukar pandang lalu, mereka kembali melihat Yoon Ha.
"Nona Yoon Ha, kamu bisa menjadi pedagang sukses di dunia ini," ucap Satoru.
Mendengar itu, Jeanne mengangguk kepalanya. "Benar, daripada kamu menjadi petualangan lebih baik menjadi pedagang agar kamu bisa cepat membayar hutang dan mendapatkan hidup damai."
"Benarkah, Jika kalian memiliki saran seperti itu. Aku akan pertimbangkan," jawab Yoon Ha.
Jeanne dan lainnya pun saling bertukar senyum.
__ADS_1
...____...