
...Chapter 48. Penyusup adalah Pasukan Calon Raja Iblis....
Siapa sangka bahwa aku akan didatangi oleh ribuan pasukan Raja Iblis yang mana pasukan itu juga dipimpin oleh calon Raja Iblis.
Meski begitu, aku tidak takut dan gentar lantaran aku memiliki strategi yang matang dan ruang peperangan yang sempit sehingga aku bisa meminimalisasi serangan secara bersamaan.
"Tuan Dungeon, kamu akan menyesal telah membuat ku marah! Aku akan menghancurkan Dungeon mu beserta unit nya!"
Mendengar itu, aku yang sedang menonton nya di paviliun taman tersenyum sendiri.
"Coba saja kalau bisa!" ucap ku dengan tawa remeh.
Mendengar ucapan ku, Callista yang sedang menuangkan teh dan kue tersenyum.
"Silahkan dinikmati teh nya, Master!" ucap Callista.
"Terimakasih."
Lalu, aku pun mengambil teh dan menyeruput nya. Setelah itu, aku kembali melihat layar.
Di layar terlihat Clayman tidak membuang waktu nya dengan memerintahkan pasukan untuk masuk kedalam Dungeon dan memantau dengan sihir pengawasan nya.
Dan, serangan awal pun diluncurkan yang serangan diawali oleh barisan Undead.
Namun, barisan pasukan Goblin ku yang dilengkapi dengan pakaian armor berat dan perisai besar menghentikan langkah Undead bahkan Undead itu yang memegang pedang tidak bisa menghancurkan perisai.
Barisan itu tidak berhenti di situ, para Drone penyihir putih melesatkan sihir suci nya sehingga para Undead musnah oleh cahaya putih dari sihir Drone penyihir putih.
Dengan dua formasi itu, kami berhasil menghadang serangan Undead dengan mudah.
__ADS_1
Clayman yang tahu serangannya tidak efektif, dia pun melesatkan serangan lanjutan dengan memerintahkan manusia serigala untuk maju.
Lalu, para manusia serigala masuk kedalam Dungeon dengan gerakan yang cepat dan mereka pun berhasil merobohkan pertahanan Goblin. Namun, dibarisan kedua Goblin perisai para Homunculus yang memegang tombak melesatkan serangan teknik Tombak nya menusuk dan membunuh para manusia serigala.
Dibarisan belakang, Drone penyihir putih merapal sihir penyembuhan hingga para Goblin perisai dan Homunculus tombak yang terluka dengan cepat disembuhkan. Setelah itu, mereka bertarung kembali.
Selain Drone penyihir putih, ada juga Drone Penyihir elemen yang mana mereka melesatkan serangan sihir seperti bola api, sabetan angin dan sihir serangan lainnya.
Dan, pasukan besar manusia serigala dengan mudah dihalau.
Melihat serangan manusia serigala tidak efektif juga.
Clayman sontak kesal dan dia memerintahkan pemimpin pasukan untuk menyerang Dungeon.
Dan, kali ini Clayman memerintahkan pemimpin pasukan berupa dua sosok naga tengkorak.
Yang mana, naga tengkorak ini mampu merobohkan pertahanan garis depan Goblin perisai dan mengalahkan semua Homunculus dibelakang nya tidak hanya itu saja, sihir putih dan sihir elemental yang dilesatkan tidak membuat nya terluka dan terus mengamuk.
Clayman yang melihat itu, dia pun berbangga diri.
"Hahaha ... rasakan kekuatan naga yang sebenarnya! Dua Naga Tengkorak Ku, habisi semua unit didalam Dungeon rendahan itu!"
Seperti yang dikatakan nya memang tidak ada unit bawahan yang mampu melawan nya.
Tapi tidak dengan para Executive ku.
"Kirim dia ke Colloseum!"
Sesaat kemudian, lingkaran sihir muncul di bawah kaki naga tengkorak lalu, mereka pun berpindah tempat ke lantai tiga, Colloseum yang mana terlibat Nier yang sedang memegang ujung gagang pedang besar yang ditancapkan ke tanah.
__ADS_1
"Nier, jangan hancurkan tubuh nya! dia akan berguna di Dungeon kita."
"Baik, aku mengerti. Master," jawab telepati Nier.
Lalu, kedua naga tengkorak yang melihat Nier. Mereka sontak berlari menghampiri nya sedangkan, Nier mengunakan skill nya.
"Extra Skill. Sense."
Sebuah sihir yang mampu melihat kelemahan lawan.
Dengan mengunakan sihir itu, Nier mampu melihat inti kehidupan kedua tengkorak itu.
Saat mengetahui itu, Nier menarik pedangnya dari tanah. Setelah itu, melompat dengan kecepatan tinggi seraya mengayunkan pedangnya.
"Unique Sword Skill. Tebasan Bayangan."
Dengan kecepatan tinggi, Nier sudah mendarat di belakang Naga tengkorak dan kuda-kuda nya.
Tidak lama kemudian, inti dari kedua naga tengkorak itu terpecah dan terbagi beberapa bagian yang membuat Naga tengkorak jatuh dan rontok seperti fosil-fosil pada umumnya.
"Misi selesai," ucap Nier di telepati nya.
"Kerja Bagus, Nier!"
Lalu, aku menutup telepati dan bergumam sendiri.
"Dengan ini semua pasukan telah terkalahkan dan yang tertinggal hanya Clayman dan pengawalnya."
...____...
__ADS_1