
...Chapter 79. Jeanne dan Uji bakat....
Saat ini putriku, Jeanne sedang memulai langkah petualang nya. Meski dia berumur nya masih berumur delapan hari. Namun, dia memiliki beberapa skill yang sangat mengejutkan diantaranya
Extra Skill - Fast Learning.
Dengan kemampuan Jeanne, Dia mampu meningkatkan kemampuan bertarung nya sampai pada level 70 dalam waktu tiga hari dengan didikan Nier.
Selain ilmu ahli bela, Jeanne juga cepat mempelajari politik, Perdagangan dan Negosiasi dalam waktu empat hari.
Dan keesokan harinya, Jeanne memaksa ku dan Luminox untuk mengizinkan nya untuk ikut Goina ke kota Nova, Ibukota kerajaan Bellanova.
Entah nurun dari siapa sifat keras kepalanya sehingga aku dan Luminox terpaksa menyetujui nya.
Luminox pun sempat khawatir maka dari itu, aku mengutus Miku untuk mengawalnya dan Jeanne pun pergi ke Desa Meiya.
Setibanya di penginapan Sunshine, Jeanne mendengar perbincangan Lazio dan Yoon Ha. Lalu, dia pun terpikir sebuah ide.
"Kalau begitu, tunjukkan kemampuan mu dan bekerjalah dengan ku?"
Jawaban itu membuat Lazio dan Yoon Ha menoleh kesamping dan mereka melihat sosok gadis cantik berambut pendek putih dan merah dengan pakaian modern disertai Goblina dan Miku dibelakangnya.
Saat Lazio melihat nya, dia sontak beranjak dari kursi dan membungkukkan badannya.
"Tuan Putri Jeanne, anda sudah datang!" ucap Lazio.
Yoon Ha yang melihat sikap Lazio, dia pun ikut menundukkan kepalanya.
"Aishh ... sudah lah. Hentikan formalitas!" seru Jeanne.
Mendengar itu, Yoon Ha dan Lazio mengembalikan posisi badan dan duduk kembali.
Lalu, Jeanne dengan wajah riang sontak duduk disamping Lazio dan berhadapan dengan Yoon Ha.
"Bagaimana, Nona? kamu tertarik?" tanya semangat Jeanne.
Yoon Ha menundukkan kepalanya. "Tuan Putri seperti nya anda salah orang. Saya orang yang lemah dan tidak mengerti apapun dunia ini."
"Kenapa kamu merendah? Masalah seperti itu aku juga sama. Kamu tahu, umur ku saja baru delapan hari. Hihihi..." ucap Jeanne yang diakhiri dengan tawa kecil.
Mendengar itu, Yoo Ha terkejut. "Apa?! umur delapan hari? bagaimana bisa?"
"Aku tidak seperti mu Nona ..." ucap Jeanne yang terhenti lantaran tidak mengetahui nama Yoon Ha.
"Nama ku Yoon Ha, Tuan Putri," jawab Yoon Ha yang menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Oh, Iya. Nona Yoon Ha. Aku bukan lah manusia yang sangat lambat dalam pertumbuhan nya. Aku ras Hybrid Fallen Angel dan Machina. Oiya, jangan panggil aku Tuan Putri! Panggil aku Jeanne!" ucap Jeanne.
"Hehe ... iya, maaf. Nona Jeanne," jawab Yoon Ha dengan ekspresi aneh lantaran dia tidak mengerti maksud dari perkataan Jeanne.
Lalu, Jeanne pun beralih pada topik yang lain.
"Hei, Yoon Ha. Apakah kamu memiliki bakat sihir?"
Yoon Ha bingung dan sedikit memiringkan kepalanya. "Bakat?"
Jeanne mengangguk kepalanya, "Iya, bakat dari lahir untuk bisa merapalkan sihir. Aku pikir manusia bergantung pada bakar agar bisa merapalkan sihir."
"Aku tidak tahu memiliki bakat atau tidak nya," jawab Yoon Ha.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita mencoba nya?" sambung Jeanne.
"Iya, bagaimana cara nya?" jawab Yoon Ha.
Jeanne tersenyum lalu, dia mengeluarkan kantong kain dari cincin penyimpanan nya. setelah itu, Jeanne mengeluarkan beberapa batu sihir berwarna-warni diatas meja.
Melihat batu-batu itu, Lazio memberikan komentar nya. "Batu sihir? Mungkin kah, Nona akan melakukan pengujian energi sihir disini?"
"Benar, itu yang dilakukan oleh Ayahanda saat aku baru dilahirkan," jawab santai Jeanne.
"Evolusi," jawab Jeanne.
"Evolusi?" sambung tanya Yoon Ha.
"Iya, Ayahanda memiliki kemampuan untuk evolusi diri maka dari itu, setiap pemberian nama yang diucapkan oleh Ayahanda maka sosok itu akan mengalami evolusi dan bukan bertumbuh apalagi aku setengah boneka yang memiliki skill ras Abiotik dan Stay Young," jawab Jeanne.
"Kemampuan apa itu?" sambung tanya Yoo Ha.
"Skill Abiotik adalah sebuah kemampuan yang mana mengunakan nya tidak perlu makan, Minum dan buang air. Terlebih lagi aku tidak akan pernah lelah. Sedangkan, Stay Young adalah kemampuan yang mana mengunakan tidak akan terjadi penuaan," jawab Jeanne.
"Wow ... luar biasa! Sungguh kekuatan yang tidak masuk akal," jawab kagum Yoon Ha.
Jeanne dan Lazio pun tersenyum mendengar respon Yoon Ha.
"Yoon Ha, di dunia ini ada banyak hal yang tidak masuk akal dan diluar nalar ras manusia seperti kalian," jawab Jeanne.
"Aku mengerti, Nona Jeanne," jawab Yoon Ha.
"Sudah lah, kita kembali ke topik! Mari kita uji bakat skill magic mu!" seru Jeanne.
Seusai mengatakan itu, Jeanne menunjukkan beberapa batu berwarna disana yang mana masing-masing batu menguji tipe element sihir yang mana element sihir memiliki empat element.
__ADS_1
Batu sihir merah menandakan element api.
Batu sihir Hijau menandakan element angin.
Batu sihir orange menandakan Element tanah.
Batu sihir Biru menandakan element air.
Dan, baru kelima ada batu putih transparan yang mana menandakan element Unique.
Seusai menjelaskan itu, Jeanne mengambil batu sihir transparan.
"Yoon Ha, lihatlah!" ucap Jeanne. Lalu, menyalurkan energi nya kedalam batu sihir transparan yang mana batu sihir itu bersinar sangat terang.
Melihat itu, Yoon Ha terkagum. "Ohh!"
Seusai Jeanne mencoba batu yang lain yang mana dia mengambil batu merah dan menyalurkan energi sihir namun, tidak ada reaksi apapun.
"Jika seperti ini menandakan aku tidak memiliki bakat skill sihir api dan memang aku yang memiliki Unique skill saja," ucap Jeanne seraya menaruh kembali batu merah. Lalu, Jeanne melihat kearah Yoon Ha. "Sekarang, coba lah!"
Yoon Ha pun mengangguk kepalanya dan mencoba mengambil salah satu batu yaitu batu merah dan bergumam sendiri untuk menyalurkan energi sihir nya kedalam batu lalu, tidak lama kemudian batu merah bersinar.
"Oke, berarti kamu memiliki bakat sihir elemen api. Mari coba yang satu lagi!" ucap Jeanne seraya mengambil batu yang lain.
"Iya," jawab Yoon Ha yang menganti batu yang dipegang nya dan kali ini batu biru yang mana batu itu juga bersinar.
"Selanjutnya!" ucap senang Jeanne yang mengambil lagi batu yang lain.
Lalu, semua batu yang ada di atas meja bersinar semua sehingga membuat Jeanne senang dan Lazio terkagum.
Saat meletakkan batu sihir terakhirnya, Yoon Ha bingung dengan tatapan aneh dan Lazio serta senyuman senang dari Jeanne.
"Ada apa?" tanya Yoon Ha.
"Nona Yoon Ha, anda adalah sosok penyihir berbakat," ucap kagum Lazio.
"Eh?" gumam bingung Yoon Ha.
"Seperti benar intuisi ku bahwa Yoon Ha bukan orang biasa dan kamu telah lulus. Bagaimana? kamu mau bekerja untuk ku?" ucap Jeanne seraya memberikan tangan nya.
Yoon Ha yang melihat itu, dia pun menerima tangan itu dengan wajah tersenyum. "Iya, aku menerima nya."
Yoon Ha dan Jeanne pun saling bertukar senyum. Lalu, Jeanne memberikan 15 koin emas Vale untuk Yoon Ha sebagai tanda jadi bekerja untuk nya.
..._______...
__ADS_1