Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
Dungeon Master| Chapter 29. Penyusup pengejar Gadis Desa


__ADS_3

...Chapter 29. Penyusup pengejar Gadis Desa....


Setelah aku bereinkarnasi di dunia lain, aku baru tersadar akan perbedaan sifat antara dunia ini dan dunia kehidupan ku sebelumnya.


Di dunia kehidupan ku dahulu, aku melihat wanita tlanjang hanya bisa dilihat melalui gambar dan video. Jika pun bisa melihat wanita tlanjang, Aku harus memiliki pasangan untuk saling berhubungan tubuh dan itu suatu hal yang tidak mungkin karena aku tidak memiliki pacar apalagi Istri disaat teman-teman sekolah ku sudah memiliki anak dan pasti nya sudah berhubungan.


Adapun cara lain yaitu kita harus menyewa wanita itu tapi, aku yang hidup pas-pasan saat itu sangatlah mustahil.


Tapi, berbeda di dunia lain. Wanita dunia lain lebih polos. Ini terlihat dari gadis desa yang bahkan belum kukenal dia rela mengorbankan tubuh nya hanya untuk menyelamatkan warga desa tanpa ada keuntungan untuk dirinya.


Memahami itu, aku tersenyum sendiri. Lalu, aku melihat kearah Callista dan memberi kode kepada nya.


Callista pun mengangguk kepalanya. Lalu, dia melangkah mendekati gadis desa dan mengeluarkan selimut besar dari sihir penyimpanan nya lalu, menutupi tubuh gadis desa dan membantu nya berdiri.


"Siapa namamu?" tanya ku seraya memegang kepala nya.


"Arin," jawab gadis desa bernama Arin yang menundukkan kepalanya.


"Arin, Kamu tidak perlu melakukan seperti itu. Aku akan membantu mu dan penduduk desa lainnya."


Jujur saja sebenarnya aku enggan untuk membantunya namun melihat ketulusan Arin, aku memutuskan membantunya.


Semoga keputusan ku tidak salah membantu manusia.


Tidak lama kemudian, Petapa Agung memberikan peringatan.


Ding!


[Peringatan. Penyusup telah datang.]

__ADS_1


Tanpa aku memerintahkan, layar udara muncul yang menampilkan sekitar tiga bandit didalam labirin.


Melihat nya, aku tersenyum.


"Ini merupakan kesempatan untuk menguji kemampuan ku," gumam ku sendiri.


Lalu, aku melihat kearah Arin, "Arin, kamu tunggu disini!"


"Baik, Tuan," jawab Arin.


Setelah itu, aku beranjak dari kursi dan pergi meninggalkan ruangan bersama Miku.


Diruangan berbeda, ketiga bandit menelusuri labirin dengan langkah pelan dan gementar.


"Cepat cari gadis itu! Dan pergi dari sini!" seru salah satu bandit.


Dan, tidak lama kemudian. Aku bersama dengan Miku disamping menghalangi langkah mereka.


Mereka pun sontak terkejut namun, saat melihat Miku dan Aku yang memiliki pemuda. Para Bandit itu masih bersikap Sombong.


"Saya pikir monster tidak tahunya anak kecil. Minggir! Atau kalian akan mati dipegang ku!" ucap bandit seraya menjilati pedang.


"Kakak besar, lihat ada gadis cantik! Bagaimana kalau kita tangkap lalu, kita jual?" ucap bandit lainnya.


"Dengan begitu kita akan kaya. Hahahaha..." jawab bandit yang lain.


Semua bandit tertawa senang melihat aku dan Miku. Disisi lain, aku yang mendengar itu merasa kesal dan tanpa membuang waktu aku mengunakan Unique Skill ku.


Absolute Charm.

__ADS_1


Sesaat kemudian, mata ketiga bandit membentuk simbol sihir dan terdiam. Lalu, aku melihat kedua bandit yang menghina Miku.


"Aku perintahkan kalian berdua untuk mati!"


"Baik, Master."


Sesaat menjawab itu, kedua bandit tersenyum bangga lalu dengan pedang di tangan. Mereka mengorok leher mereka sendiri dan mati.


Aku yang melihat itu tidak ada rasa kasih dan pengampunan. Selanjutnya, aku melihat kearah Bandit yang dipanggil nya kakak besar.


"Kalian bekerja dibawah siapa?"


"Kami bekerja dibawah dibawah kelompok laba-laba delapan kaki," jawab datar kakak besar bandit.


"Apakah kamu tahu siapa pemimpin kelompok laba-laba delapan kaki?"


"Saya bandit berpangkat kecil dan saya tidak tahu. Semua urusan atasan diperintahkan oleh boss kami, Crad."


"Terimakasih kasih atas informasinya dan sekarang, mati dengan pedang mu sendiri!"


"Baik, Master!"


Aku pun membalikkan badan dan dibelakang ku bandit kakak besar menggorok lehernya sendiri.


"Muru, bersihkan lantai ini!"


Sesaat kemudian, Muru datang dengan wajah yang senang. Dia pun menyantap ketiga jasad bandit tersebut.


...___...

__ADS_1


__ADS_2