Reincarnation Become Dungeon Master

Reincarnation Become Dungeon Master
The Hidden Wars | Chapter 97...


__ADS_3

...Chapter 97. Kyushiki, Pengawal dan Ketua Asosiasi Dagang yang baru....


Beberapa Minggu kemudian seusai pesta pembukaan kota Meiya. Semua warga beraktivitas seperti biasa termasuk aku yang mana aku memancing di danau lantai 26 bersama Arthur dan Levi.


Dalam aturan memancing, aku tidak memperbolehkan ada nya sihir dan murni mancing.


"Ahah ... ayahanda, ini sangat membosankan!" keluh Levi.


"Hush, Levi! tidak boleh begitu terhadap ayahanda!" ucap Arthur.


Mendengar itu, aku pun tertawa kecil.


"Hahaha ... tidak masalah. Tapi, asal kamu tahu Levi. Dalam memancing, kita bisa dapat pelajaran besar yaitu belajar sabar dan mencari kesempatan." Lalu, aku menoleh kearah Levi. "Memang apa kesukaan mu?"


Levi tersenyum lebar, "Aku sangat menyukai sesuatu yang cepat."


Mendengar itu, aku pun terpikir sesuatu. "Mungkin jika kamu menjadi pembunuh akan cocok untuk mu?!"


Levi yang mendengar itu, dia sontak tersenyum senang. "Pembunuh?! apakah Seperti Primer Executive, Neo?!"


"Iya, kurang lebih seperti itu dan ayah ingin membuat teknik bela diri khas Dungeon Ace. Apakah kalian ingin mencoba nya?"


Mendengar itu, Arthur dan Levi saling bertukar pandang dan mengangguk kepalanya.


"Tentu saja, ayahanda!" jawab Arthur.


"Aku akan melakukan yang berbaik," sambung Levi.


Setelah itu, aku pun beranjak dari tempat duduk lipat.


"Ayo ikut, ayah!"


"Baik, Ayahanda!" jawab serentak Levi dan Arthur.


Lalu, Levi dan Arthur mengikuti ku pergi ke lantai sembilan belas yang mana tempat pelatihan para unit.


Setibanya aku bersama Levi dan Arthur disana, para unit sontak memberikan penghormatan kepada kami dan aku pun mengintruksikan mereka untuk beraktifitas seperti biasa.


Setelah beberapa langkah dilantai itu, kami bertemu dengan Neo yang sedang bermeditasi.


"Neo!"


Saat aku memanggil nya, dia sontak membuka matanya.


"Master, apa perintah mu?"


"Aku ingin kamu melatih kedua putra ku Teknik Kyushiki!"

__ADS_1


Neo pun menundukkan kepalanya. "Baik, Master."


Setelah itu, Neo memulai melatih Levi dan Arthur.


Teknik Kyushiki adalah teknik bela diri yang ku adaptasi dari anime yang pernah ku tonton di kehidupan sebelumnya dan teknik Kyushiki terdiri dari sembilan jurus diantaranya ..


Soru, teknik Teleportasi jarak dekat dengan jarak sekitar 10 meter yang mana sebelumnya merupakan teknik gerakan cepat namun, saat ini aku merubahnya.


Geppo, teknik melompat jauh dengan mengunakan tendangan keras ke udara sehingga para penggunanya dapat memperlakukan udara seperti pijakan, sehingga mereka dapat melompat lebih tinggi lagi atau bahkan bergerak di udara tanpa perlu mendarat.


Rankyaku, dalam teknik ini penguna tidak perlu membawa senjata lagi lantaran teknik akan bisa pedang yang mana teknik ini akan akan meluncurkan angin tajam untuk menebas lawan mereka.


Shigan, pengguna Kyushiki ini mampu menggunakan jari mereka sebagai pistol. Jari-jari terlatih pengguna Kyushiki dapat ditusukkan dengan sangat cepat untuk menembus tubuh musuh mereka.


Tekkai, teknik Kyushiki ini mampu menjadikan tubuh mereka menjadi sekeras logam hingga kebal terhadap serangan benda tajam.


Kami-e, teknik Kyushiki yang mana para penguna Kyushiki menjadikan tubuh mereka sefleksibel kertas, sehingga mereka lebih mudah untuk menghindari serangan.


Rokuogan, teknik yang satu tingkat diatas shigan yang mana penguna nya mampu melesat enam tembakan shigan sekaligus kepada lawan dan terlihat seperti tembakan beruntun.


Hyper Tekkai, ini teknik yang ku buat sendiri dengan pengembangan dari teknik Tekkai yang mana teknik ini mampu menahan serangan sihir bahkan memukulnya.


Dan, terakhir Impact. Serangan Teknik Kyushiki ini berbeda dari serangan kedelapan lainnya karena serangan ini mengunakan tapak dan mampu menghancurkan organ dalam lawan nya.


Itulah teknik Kyushiki yang telah ku buat sebagai teknik Unit Dungeon Ace.


Saat mereka ingin belajar bela diri ada kemungkinan juga mereka ingin pergi berpetualang. Maka dari itu, aku pun memutuskan untuk membuat unit terbaik sebagai pelayan sekaligus pengawal mereka.


Lalu, aku pun pergi ke lantai tujuh belas, Monster Factory. Disana, aku pun memilih unit terbaik. Salah satunya ...


Boneka man, Kuku. Sosok pria seperti boneka Pinocchio ini memiliki kecepatan dan teknik pedang yang tinggi. Lalu, aku menempatkan nya sebagai pengawal Levi.



Selanjutnya, ada Homunculus wanita yang menurut ku terbaik. Dia memiliki kecerdasan tinggi yang mampu membantu pertarungan dan pekerjaan dari Arthur.


Homunculus itu bernama Latifa. Sosok Homunculus yang memiliki rambut pirang panjang.



Lalu, pengawalan untuk Jeanne. Aku memilih sosok Automata terbaik. Pria tinggi dengan rambut panjang dan memiliki badan yang bagus. Dia bernama Roberto.



Dan, itulah pelayan merangkap pengawal untuk ketiga anak ku. Dengan begitu, ketiga istri ku dan aku tidak khawatir saat mereka memutuskan untuk berpetualang.


Pekerjaan ku selanjutnya pergi ke penjara yang mana ada seseorang yang terabaikan selama berbulan-bulan. Dia adalah Pablo Picasso.

__ADS_1


Aku pun pergi bersama Keisha dan Callista untuk menghakimi nya.


Setibanya disana, aku melihat Pablo sudah berpenampilan sangat buruk, baju nya kotor, rambut nya gondrong tidak beraturan disertai kumis dan janggut yang sudah tidak panjang tidak beraturan.


Saat aku tiba disana, Pablo sontak melihat ku.


"Oh, Tuan Nolan. Akhirnya, kamu datang. Sudah waktunya kah aku diberikan hukuman. Lagi apa salah ku bukan kah kamu menikmati wanita yang ku berikan." Pablo melihat kearah Keisha. "Bukan kah dia sangat nikmat."


Mendengar itu, Keisha sontak kesal dan ingin memukul nya namun, aku menghentikan nya dan melihat itu Pablo tersenyum lebar.


"Pablo, apa keinginan mu sebenarnya?"


"Aku hanya ingin berkuasa dan memiliki harta berlimpah," ucap bangga Pablo.


Ucapan Pablo itu terdengar jujur meski tanpa aku mengunakan Osiris untuk mengendalikan otak nya.


Lalu, aku tersenyum mendengar nya.


"Kamu sungguh seperti manusia jahat biasa." Lalu, aku melihat kearah Keisha. "Keisha, bagaimana menurut mu?"


"Tuan ku, aku rasa kematian terlalu enak untuk nya!" jawab Keisha.


Mendengar itu, Pablo sontak terdiam. Lalu, dia melihat kearah ku dan memohon seraya bersujud.


"Tuan Nolan, ampuni nyawa ku! Dan, manfaatkan aku sesuka hati mu. Aku mohon!"


Aku pun saat ini mengalami kebingungan melihat manfaat dari manusia bernama Pablo. Maka dari itu, aku bertanya kepada Alesya.


"Alesya, bagaimana menurutmu?" ucap batin ku.


[Master, dia memiliki jabatan yang cukup kuat di bidang perdagangan dan dia juga merupakan ketua Asosiasi Pedagang yang saat ini masih di cari oleh para pedagang dan petualang. Saran ku, gunakan jabatan itu untuk anda.]


Lalu, aku pun terpikir sesuatu. "Baiklah, aku mengerti maksud mu, Alesya. Terimakasih."


Setelah perbincangan itu, aku melihat kearah Pablo.


"Pablo, sudah waktunya untuk kamu lakukan sesuatu."


"Baik, katakan kepadaku!" jawab Pablo seraya bersujud kepada ku.


"Bukan kepada pemikiran jahat mu tapi dari jiwa budak mu," ucap ku seraya meluruskan tangan kanan. Lalu, melesatkan skill ku.


"Osiris."


Dengan mengunakan skill itu jiwa dan pemikiran Pablo, aku tulis ulang dan membuat rencana didalam nya.


Dan, dalam rencana itu Pablo pun kembali ke Asosiasi Pedagang. Setelah itu, dia memberikan jabatan Ketua kepada Jeanne. Meski ada beberapa dari mereka yang tidak setuju. Namun, Jeanne merupakan putri dari ku jadi mereka hanya bisa terdiam.

__ADS_1


__ADS_2