S'SMK

S'SMK
"Baju Koko"


__ADS_3

Sehabis mandi Fa yang berada di kamar tamu sedang kebingungan akan memakai apa, pasalnya ia tidak membawa baju ganti ia hanya memakai celana bokser hitam, Tak lama Ayu masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu membuatnya bisa melihat dada telanjang Fauzi. Ayu tertegun melihat dada Fauzi yang sangat indah.


Fauzi terkejut "Nggak sopan tau nggak main masuk aja"


"I-inikan rumah gue, gue bebaslah ngapain aja disini" Ayu menahan pandangannya agar tidak memandangi badan Fauzi yang kotak-kotak.


"Ngapain lo kesini?''


"kalo gue nggak kesini lo bisa mati kedingingan tau nggak, Ni lo pake moga aja muat sama lo" Ayu menyodorkan baju koko bewarna Putih dengan detail motif warna abu-abu.


" Masih baru ni, lo beli ini buat gue?"Fauzi menerima baju itu ia langsung memakainya karena sudah kedinginan sedari tadi


Ayu pun berjalan keluar ia membiarkan Fauzi berganti baju. Baju itupun Fauzi pakai ternyata baju itu sangat pas dibadan Fauzi.


"Ayu....." panggil Fauzi "Gimana?"


Ayu yang merasa dirinya dipanggil langsung menoleh kebelakang ia tersenyum tak disangka baju yang ia bawa bisa pas di Fauzi.


Fauzi menghampiri Ayu "Ni kan baju baru nanti gue ganti ya duwit lo"

__ADS_1


Ayu tersenyum menatap baju yang dikenakan Fauzi " Ini baju emang masih baru tapi udah lama, sebenernya ini baju buat kado ulang tahun Ayah, gue udah janji sama Ayah, kalo nanti dia ulang taun gue bakal beli baju ini buat Ayah. Tapi sebelum gue ngasih kado ini Ayah udah nggak ada,"


"Lo bilang ini buat ayah lo tapi kenapa lo ngasih ke gue?"


" ***** lo kalo ayah gue masih ada gue nggak bakal ngasih itu buat lo"


"Tapi gue pake ini nggak kayak bapak-bapak kan"


" Udah bukan kayak lagi tapi lo persis bapak 5 anak hahahaha"


" Iya terus lo emaknya hahaha gue nggak bisa bayangin badan lo pas udah punya anak lima kaya apa ya?"


"Enggaaaak.. ....." teriak Ayu


"Kenapa lo bayangin kalo kita punya anak lima ya?" goda Fauzi.


"Ogah, gue punya anak sama lo" Ayu sewot.


Bu Mira yang sedari tadi memperhatikan guyonan itu ia terkekeh ia lalu menyuruh Ayu dan Fauzi untuk menemaninya menyambut para tamu untuk tahlilan. Ayu dan Fauzi langsung menuruti perkataan Bu Mira.

__ADS_1


Orang-orang pun mulai berdatangan mereka langsung bisa mengenali Fauzi yang mereka anggap sebagai kekasih Ayu.


"Wah ini calon mantunya toh bu, Ganteng banget cocok sama Ayu"


Bu Mira hanya melemparkan senyum ia berharap bahwa Fauzi lah yang kelak menjadi imam Ayu Bu Mira sangat yakin dengan sorot mata yang tulus dari Fauzi.


Acara berlangsung dengan lancar para tamu pun sudah pulang termasuk Fauzi ia berpamitan dengan Bu Mira ia menstartert mobilnya dan menginjakan gas, Tibalah ia dirumah mewahnya bernuansakan putih bersih.


Fauzi memarkirkan Mobilnya mengetuk pintu dan mengucapkan salam.


"Kamu dari mana Fa jam segini baru pulang?"


" Dari rumah temen Pah acara tahlilan"Fauzi berjalan kearah papanya.


"Sejak kapan kamu punya baju koko?" tanya Pak Renanda yang tak asing dengan baju koko itu


"Sejak tadi Pah, ini aja boleh minjem. Yaudah pah Fa kekamar dulu ya capek mau istirahat" Fauzi berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Sesampainya dikamar merebahkan tubuhnya mengistirahatkan pikirannya yang sebulan ini masih terus terbayang-bayang oleh dua sosok gadis yaitu Ana dan Andin gadis yang ia cintai.

__ADS_1


Tapi tiba-tiba terlintas dibenaknya Gadis mungil dingin tapi menarik yang membuat hari-harinya berwarna, kadang membuatnya jengkel tapi kadang juga membuatnya merasa gemas akan tingkahnya.


__ADS_2