
" Ngapain lo berempat ngetawain kita?" Sarkas Fauzi menghampiri ke-empatnya.
" Iya spongebob........hahhaha" Celetuk Ayu.
" Spongebob?" Fa mengernyitkan dahinya.
" Bro Spongebob ? tadi pagi hahhahaa........." Timpal Dimas yang membuat semuanya tertawa Fauzi bahkan tak menyangka Dimas bisa menceritakan kejadian tadi pagi yang mungkin itu bisa dibilang aibnya.
Pletak ....... satu jitakkan dilayangkan dikapala Dimas membuat sang empunya meringis kesakitan.
" Fa nggak baik kaya gitu" Zahra angkat bicara.
" Tu lo denger sendiri kata Zahra nggak baik njitak kepala orang apalagi orang seganteng gue dosak" Dimas berdiri mensejajarkan wajahnya dengan Fa dengan mengeluarkan ekspresi sok gantengnya itu.
Fauzi bergidik ngeri dengan seseorang dihadapannya itu sialnya lagi orang itu menjadi sahabatnya sekarang. Fauzi melirik kearah Ayu ternyata Ayu juga senyam-senyum menatap Fa.
__ADS_1
" Ngapain lo senyam-senyum gitu, oo gue tauk lo juga nggak nyangka kan punya temen kayak dia ni" Fauzi menunjuk wajah Dimas yang tepat dihadapannya.
"Emang barang najis apa?" sewot Dimas.
" Gue cuma mau ngingetin lo kalo lo udah kalah ama gue jadi lo harus nurutin apa yang gue mau selama satu minggu " Ayu tersenyum karena kemenangan berpihak padanya.
"Emang ada apa si Ay lo sama Fa ngapain?" Tanya Viara yang semakin bingung sedari menyaksikan drama kolosal antara temannya itu.
"Lo mau tau nggak Ayu sama Fa ada hubungan" celetuk Dimas membuat dua jitakan melayang padanya." Resek lo pada ama gue"
Pulang sekolah Ayu pulang menaiki sepedanya, setibanya di rumah ternyata Ibunya sudah kembali Ayu tak mengira jika Bu Mira datang lebih awal karena yang ia tau Bu Mira akan pulang lima hari lagi. Ia juga sudah mengatakan pada Fauzi untuk datang malam ini seperti kesepakatan yang telah ia buat sebelumnya.
" Nduk kamu habis sholat?
" Iya Bu, Ibu kenapa ada yang mau dibicarain?"
__ADS_1
" Iya ndhuk ada yang ingin Ibu kasih tau sama kamu"
" Kasih tau apa Buk?"
" HAPPY BIRTHDAY" Swara riuh dari teman-teman terdekatnya Ayu terdiam sejenak bahkan ia lupa akan hari ulang tahunnya pantas Bu Mira memajukan kepulanganny. Ayu melihat Bu Mira dengan lekat memeluknya erat-erat.
" Ehemm" swara deheman dari Viara membuat ibu dan anak itu tersadar bahwa ada orang lain di ruangan itu.
Mereka pun keluar dari kamar Ayu dan duduk di ruang tamu sedangkan Ayu bersiap-siap memakai pakaian yang pantas karena tadi ia hanya memakai kaos. Ia keluar dari kamarnya, ia heran kenapa kosong padahal tadi sangat riuh swara Zahra dan Viara yang sudah lama tak ketemu Bu Mira.
Ayu mendekati meja ia mendapati kertas yang bertuliskan bahwa Ayu harus mengikuti jejak bunga mawar. Ayu mengikuti arahan itu ia melangkah mengambil bunga- bunga itu hingga terkumpul sebanyak 16 bunga hingga ia menarik satu bunga yang digantung pada seutas tali.
Ia menarik bunga itu tak berapa lama semua lampu menyala dan letusan kembang api memeriahkan langit yang bertabur bintang menambah keindahan malam ini.
Ayu membalikkan badannya disana sudah berkumpullah sahabatnya dan tiga most wanted sekolah siapa lagi kalau bukan Andree, Dimas dan Fauzi.Tak terasa bulir kebahagiaan mengalir dipipinya, ia sungguh tak percaya ia mencubit pipinya memastikan ini mimpi atau bukan Awww........ Ia terbangun.......
__ADS_1
Bersambung........