
Viara dan Zahra berlari menghampiri Ayu ketika mereka telah mencari-cari Ayu mengelilingi sekolah " Ay gawat ay" ucap Viara panik nafasnya terengah-engah begitupun Zahra.
Vira duduk dan menyambar air mineral Fauzi, ia menenggak minuman itu sampai habis, sedangkan Zahra hanya bisa menggeleng melihat kelakuan sahabatnya itu.
" Woi air gue!" sarkas Fa ia belum menghilangkan dahaga ditenggorokkannya.
"Dedek Zahra haus?" ucap Dimas dengan nada menggoda " Ni air biar nggak haus hehe".
Zahra mengangguk dan menerima botol yang diulurkan oleh Dimas" Trimakasih Dimas"
"Modus lo ulet bulu" celetuk Andree kepada Dimas, pandangannya beralih pada Viara " apa yang gawat si?".
Viara mengambil selebaran kertas terpampang foto Ayu dilekkan diatas meja Ayu, Andree, Fa dan Dimas langsung bangkit karena kertas itu berada tepat ditengah-tengah meja, ingin melihat berita heboh apa yang membuat Viara dan Zahra kepanasan.
"OMG gilak" sarkas Ayu.
" Iya tu Ay bener-bener gilak, keterlaluan" tutur Viara
" Iya Vi gbisiknya bener-bener gilak, ck ck ck gue keliatan cantik banget kalo di foto" jawab Ayu santai membuat kelima temannya memutar bola matanya lalu duduk kembali. " Terus apa yang gawat si Vi?'' tanya nya kembali masih bingung dengan apa yang ada di hadapannya.
Viara menepuk jidatnya " Lo masih nggak ngerti?" Tatapannya beralih satu per satu temannya sampai kepada Zahra, ia ikut menggelengkan kepalanya. Viara menarik nafasnya dalam-dalan dan menghembuskannya.
" Ada yang mau ngejatohin reputasi lo Ay, disitu kan ditulis cewek miskin yang nggak punya harga diri dan numpang eksis" jawab Viara.
__ADS_1
" Oooo" kelimanya kompak membuat Viara membuka sedikit mulutnya.
" kok cuma 'oooo' aja si?" Viara frustasi.
" Terus mau apa?" Fa menimpali dengan nada datar.
" Ya kita cari tau lah siapa dalang dibalik ini" geram Viara.
" Nggak usah dicari nanti juga dateng sendiri" timpal Andree masih dengan nada datarnya.
"Lho nggak bisa gitu dong kita mesti beri pelajaran sama pelakunya dan"
" Udah ya sekarang gue mau makan buat masalah ini dibicarain nanti, kalian nggak laper apa?" sarkas Dimas tak mau memperkeruh masalah.
" Eh ada si kismin, gimana oh pasti lo belon liat ya trending topik hari ini sampe elo masih bisa nampakin muka standar lo ini" ucap Bella dengan nada khasnya.
Semua teman Ayu hanya terdiam mereka sudah hafal dengan watak Bella secara dia adalah Ratu lemes disekolah, sekalinya bilang benci akan selamanya membenci orang itu dan tak ada kata damai dalam kamusnya karena itu sudah prinsipnya.
" Gue udah tau kok, " jawabnya datar dan berjalan melewati Bella namun Bella menahan tangan Ayu.
Viara hendak membantu Ayu namun dicegah oleh Fa " Tunggu dulu selagi dia bisa ngatasin sendiri".
"Elo emang songong ya, mau cari gara-gara sama gue?" sarkas Bella yang telah terbakar kemarahan.
__ADS_1
" Gue udah bilang kan tadi pagi sama lo kakel, waktu gue terlalu berharga buat ngeladenin orang gesrek kaya elo" jawabnya datar " dan satu lagi lepasin tangan gue!" Ayu mngibaskan tangannya membuat Bella terlempat dan jatuh tersungkur seeangkan Ayu ia lebih memilih melanjutkan perjalanannya menuju kelas.
" Ay jadi yang nyebarin kak Bella? ada masalah apa lo sama dia?" tanya Viara menyelidik sesampainya mereka berada di kelas.
" Gue juga kagak tau, kemarin gue nabrak dia diperpus terus gue minta maaf sama dia eh malah di musuhin gue" jawab Ayu malas membahas Bella.
" Tapi kayaknya bukan itu deh, coba kamu ingat kemarin dia marah-marah sama kamu tapi pas Andree dateng Kak Bella jadi diem terus tadi pas kita mau kesini kan nggak ada Andree jadi Kak Bella berani, apa mungkin sebenernya Kak Bella suka sama Andree tapi melihat kedekatan kamu sama Andree kak Bella jadi nggak suka sama kamu Ay" celetuk Zahra.
" Jangan nglantur deh Zah apa hubungannya gue sama sama cowok tengil, kalo emang tu orang suka kenapa nggak deketin langsung aja si kenapa gue yang jadi sasaran coba" jawab Ayu tak lama guru pun datang memulai pelajaran.
Hari sudah sore waktunya pulang tapi sebelum pulang ia di halang oleh Andree " Pet....."
"apa?" Ayu masih berjalan menatap lurus jalanan.
"Nanti malem ada acara nggak?"
" kagak"
"Lo nanti dateng ya ke acara ultah gue ni undangannya" Andree menyodorkan undangan ke tangan Ayu " Gue nggak mau ada kata penolakan" bisiknya.
Bersambung.....
**jangan lupa like vote and koment**
__ADS_1