
"Eh sepet dari mana si lo, biasaan nyusahin aja"
" Siapa suruh lo nyari gue, emang gue nyuruh lo?"
" Ee lo punya otak nggak si, No liaat no mereka semua nyariin lo" Andree menunjuk teman-temannya yang masih ada di ujung jalan. " Nah ni siapa ni belon aja dua puluh empat jam lo udah nyikat laki sini?" Andree mengalihkan pandangannya ke arah Varo " Lo juga mau aja ama cewek model gini, menderita ntar hiduplo kalo sama die".
" Emang susah jadi orang cantik'' ucap Ayu kepedean.
" Idiih gue ama mak kambing? najis, Enak aja lo kalo ngomong, gue nganterin dia juga kepaksa kali" jawab Varo lalu meninggalkan Andree dan Ayu.
" Ayo pulang!" sarkas Andree Ayu hanya membuntuti saja lagi pula ia sudah mengantuk dan badannya lelah. Teman-temannya pun sudah memberi tatapan menyeringai tapi Ayu hanya acuh tak dengan ekspresi tanpa dosa melenggang melanjutka jalannya jauh didepan teman-temannya.
"Woy Sepet!!!!" terak Andree.
" Apa? gue nggak butuh ceramah kalian gue capek pengin tidur" masih berjalan tak memalingkan pandangannya lurus ke jalan.
" Lo salah arah CEWEK SEPET!".
Ayu yang mendengar Andree menghentikan langkahnya menepuk jidatnya, berbalik arah dengan wajah kikuknya " Dasar pikun" gumamnya membuat teman-temannya menahan tawa dan saat dilihat sosok Ayu sudah tak terlihat barulah mereka meledakkan tawanya.
" Berhubung di Surabaya kemana gitu kek ngisi liburan" tawar Ayu.
" Emang lo mau kemana?" selidik Dimas.
"Ke pantai mau nggak?'' menjentikkan jarinya menatap satu per satu orang yang ada dihadapannya itu.
"Sory Ay , gue ada jadwal USG hari ini". celetuk Diah.
" Ay lo lupa kalo gue sama Zahra lagi nyicil takut ama ombak hee" Cengenges Viara.
Ayu hanya mendengus mendengar para sahabatnya tak bisa ikut, pandangannya tertuju ketiga cowok cool yang sedang duduk bersebelahan. Ayu sudah bisa memastikan bahwa mereka pasti juga tidak mau ikut.
__ADS_1
Ayu yang memang sudah siap sedari tadi mengangkat bahunya " Ok, gue sendiri''
Tujuannya kali ini adalah pantai Pantai Ria kanjeran karena jarak pantai itu yang lumayan dekat dengan rumah Diah, ia menaiki sepeda untuk sampai kesana.
Sekilas info
Pantai Ria Kanjeran Surabaya merupakan salah satu destinasi wisata Surabaya. Pantai ini termasuk salah satu wisata andalan kota Surabaya yang selalu ramai pengunjung. Lokasi Pantai Ria Kenjeranterletak di Kecamatan Kenjeran Timur Surabaya, Propinsi Jawa Timur.
Kawasan Pantai Ria Kenjeran ini sudah terkenal dengan berbagai wahana dan tempat rekreasi keluarga khususnya bagi warga Kenjeran. Pantai yang juga mendapatkan julukan sebagai Kenpark ini berdekatan dengan Jembatan Suramadu. Pantai Kenjeran biasanya dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk melepas penat dari rutinitas setiap hari. Banyak juga wisatawan yang juga berwisata ke pantai ini.
Pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti arena bermain untuk anak yang disebut Kya kya Seaside, ada juga Pagoda Tuan Ti, jembatan kayu dengan gazebo untuk bersantai dan foto.
Ada dua lokasi Pantai Ria Kenjeran yaitu Pantai Ria Kenjeran Lama dan Pantai Ria Kenjeran Baru, kedua lokasi tersebut sama-sama menawarkan keindahan pesona pantai, laut dan pemandangan yang unik terutama pemandangan sunset (matahari terbenam) di kala sore hari sangat indah sekali. Di Pantai Kenjeran Lama bisa menikmati aktivitas menarik seperti berenang, memancing, berlayar hingga sekedar berjalan di sepanjang pantai untuk menikmati keindahan pantai ini. Dan Ayu memilih Pantai Ria Kanjeran lama karena mungkin, dia akan merasa lebih menikmati keindahannya.
Dan untuk Pantai Kenjeran Baru, fasilitas di bagian pantai ini jauh lebih lengkap. Seperti, berenang, taman bermain dan mencoba berbagai olahraga menarik seperti gokart, pacuan kuda, balap motor dan juga tenis. Jika ingin menikmati indahnya panorama saat sunrise maupun sunset, tersedia juga penginapan yang letaknya agak menjorok ke arah pantai, jadi Anda bisa menikmati view dengan lebih leluasa. Di pantai ini juga tersedia banyak spot cantik dan keren untuk berfoto.
Tak membutuhkan waktu lama untuk Ayu sampi di Pantai ini ia memarkirkan sepedanya. Berjalan menikmati hembusan angin menerpa wajahnya, menerbangkan ujung hijab yang ia kenakan. Rasanya sudah lama ia tak merasakan kedamaian ini. Hingga semua kedamaian ini hancur ketika ia tertabrak orang yang tengah memainkan ponselnya.
" Apaan si, kalo gue tau yang gue tabrak itu lo mak kambing, gue mending nabrak cewek lain" Ucap Varo
" Udah deh gue nggak mau debat ama lo, gue mau nikmatin Ciptaan-Nya dulu dan lo sebagai warga asli sini lo harus nemenin gue berhubung gue kesini sendiri" cengit Ayu.
" E-e-e-e nggak-nggak lo berdua nggak boleh dua-duaan bukan mukhrim'' Swara itu swara yang sangat dikenal oleh Ayu.
" Kok lo disini Fa, bukannya tadi gue ajak pada nggak mau?" tanya Ayu.
" Kata siapa? gue kan belon ngomong apa-apa lo udah nylonong aja, terus ni siapa?" menunjuk ke arah Varo.
" Punya mulut kan? tanya ndiri!" ketus Ayu.
" Udah bro nanya ama mak kambing nggak bakal selesai, gue Alvaro Yudhistira panggil aja Varo" Varo memandang pemuda yang ada dihadapannya itu.
__ADS_1
" Gue Fauzi Ahmad Rendra terserah lo mau panggil apa aja penting masih ada dalam nama gue, lo kenal ama die?''
" Enggak gue cuma ketemu baru dua kali tapi songongnya kebangeten." cibir Varo.
"Gue denger curut, Cuii tu ada yang main Volly ikutan yuk'' ucap Ayu mengajak kedua pemuda yang ada dihadapannya.
" Emang lo bisa?" ragu Varo.
" Liat aja nanti," berlari mendekata para pemain Volly yang sedang bermain" Guys kita ikutan ya" pintanya.
Permintaan Ayu pun dipenuhi para pemain volly, meraka meragukan keahlian Ayu karena tubuhnya yang mungil mana bisa bermain Volly. Tapi semua keraguan itu sirna ketika melihat Ayu yang sangat lihai memainkannya membuat semua tercengat termasuk Varo dan Fa.
" Udah ya gue capek" Ayu mendudukkan tubuhnya di pasir disusul oleh Fa dan Varo
Tak lama Varo beranjak pamit pulang karena ibunya menyuruhnya pulang tinggallah disana Ayu dan Fa memandang luasnya laut seperti tak berujung.
" Lo kenapa?'' Fa mulai pembicaraan.
" La emang kenapa? gue baik-baik aja"
" Yang baik tu fisik lo sedangkan batin lo?"
" hahha sotoy lo Fa"
" Jangan bohong"
" Percuma lo juga nggak ngrasain apa yang gue rasain, gue nggak percaya ama orang"
" Terus lo percaya ama siapa dong?"
" Sama Allah SWT"
__ADS_1
Bersambung.......