S'SMK

S'SMK
Bab 40


__ADS_3

Bruuuk..... Ayu tersungkur di lantai setelah menabrak seorang pemuda untung keadaan saat itu masih agak pagi jadi tidak begitu ramai. " Aduuuh punya mata nggak si lo?" sembari merapihkan buku-bukunya yang berceceran.


" Gue yang harusnya nanya yang nabrak gue itu lo bukan gue, cewek sepet!" jawabnya santai.


Tanpa Ayu mendongak pun ia sudah bisa menebak bahwa pemuda yang ditabrakknya adalah Andree. " Eh cowok tengil gue udah bersyukur ya, gue udah nggak liat muka lo hampir seminggu ini tapi kenapa lo nongol lagi si ?"


" Kenapa lo kangen ama gue?" Andree menaik-naikkan alisnya.


" Gu....... gue. ......." ucap Ayu terputus


" Andree......." teriak Dimas langsung memeluk sahabatnya sedangkan Fa hanya tersenyum nelihat sang sepupu sudah kembali masuk sekolah.


" Fa lo nggak kangen ama gue ?" tanya Andree berjalan menuju kearah Fa dan langsung memeluknya. Sedangkan yang mau dipeluk malah menjitak kepala sang sepupu membuat Andree mendengus tetapi hanya sesaat dan mereka berpelukan Dimas juga langsung ikut memeluk kedua sahabatnya itu.


Andree melirik sekilas ke arah Ayu " Eh pet mau ikut pelukan nggak?"


" idih najis gue pelukan ama lo bertiga" Ayu memalingkan pandangannya dan pandangannya tertuju pada satu titik yaitu Viara yang sedang berjalan bersama Zahra, Ayu langsung menghampiri mereka berdua.


" Viara, Zahraaaa......" teriaknya yang langsung disahuti oleh keduanya.


" Salam dulu Ayu...." tegur Zahra membuat Ayu cengo.


" Iya-iya ustadzah, Assalamu'alaikum Viara, Zahra ......hehe'' salamnya.


" Wa'alaikumussalam Ayu" jawab Viara dan Zahra kompak.


" Eh Vi, nanti pulang sekolah lo ada acara nggak?" tanyanya selagi membenarkan hijab yang agak sedikit berantakkan.


" Oh yang ditanyain cuma Viara doang? akunya enggak?" sewot Zahra.


"Dedek Zahra sama abang Fa aja hehe" celetuk Fa yang entah sejak kapan mereka bertiga sudah ada dibelakang Ayu sontak Ayu membalikkan badan dan menatap tajam kearah Fa tapi tak dipedulikan oleh Fa.


" Mau gue sumpel mulut buaya lo pake tisu toilet?" ancamnya.


" Sans dong, sensi amat lo lagi pms ya?" celetuk Dimas menggoda.


" Bomat lah," Ayu kembali menatap Zahra dan Viara. " Nggak kok Zah nanti lo juga ikut kok, gimana Vi? lo mau nemenin kita kan rugi lo kalo nggak ikut"


" Ok deh nanti gue ikut,"


Para gadis pun langsung melangkah kedalam kelas tmdan tersisa ketiga most wanted disana.

__ADS_1


" Mereka mau kemana si?" tanya Andree heran.


" Sekarang lo nggak usah ngurusin mereka karena sekarang ini urusan lo sama kita berdua" ucap Fauzi dengan mata menyeringai bak ingin menerkam mangsanya.


" Gilak anjiir sepupu gue baru gue tinggal belon ada seminggu eh udah jadi sangar aja, ini ni akibat lo sering campur ama tu cewek sepet jadi gini?"


Andree hendak melangkah kekelasnya namun dicegah oleh Dimas. " Kita nggak main-main man sekarang lo ikut kita dan nggak usah banyak tanya ngerti!"


"Anjai, kenapa ni dua bocah jadi nyeremin gini sih ada apa coba" batin Andree memikirkan nasib kedepannya.


Langkah mereka terhenti dirooftop tempat langganan mereka bolos.


" Lo berdua ngapain ngajak gue kesini?" Andree semakin bingung melihat tingkah sahabat dan sepupunya itu.


Bukan menjawab pertanyaan Andree Dimas malah bertanya kembali"Gue mau tanya kemana aja lo kemarin?"


" Itu anu Dim Gu..... gue ke......." ucapan Andree terputus


"Ketemu sama Aqila lagi kan dan lo berinisiatif buat ngedeketin dia lagi" sambung Fa.


" Wiiih hebat lo bisa tau jawaban hati gue, dari mana lo tau jangan-jangan lo bisa membaca isi hati ya?" pernyataan Andree membuat Fa dan Dimas mulai geram hingga akhirnya Dimas menceritakan semuanya.


Flash Back On


Dimas langsung menatap kearah Fa '' Lo pasti lagi mikir apa yang gue pikirin Fa?"


" Iya gue juga lagi mikir itu" jawabnya masih menatap foto gadis itu.


" Lo berdua kenal ama ni cewek?" tanya Ayu yang masih bingung melihat foto itu seingatnya ia tak pernah melihat gadis itu dikelas maupun diseluruh sekolah walaupun dia agak pikun tetapi ia sangat mengenali semua siswa yang ada di sekolahannya.


" Kalo lo mau tau siapa ni cewek besok kita tunjukkin ke elo" pungkas Dimas.


Keesokkan harinya mereka bertiga bergegas mencari bukti mengenai Rendy. Sampai mereka bertiga tiba di salah satu kompleks perumahan yang tidak terlalu mewah namun sangan asri. Tak lama ada gadis membuka gerbang rumahnya ia sangat cantik, kulit putih rambut panjang hitang terjerai dan bodynya bak model botol kecap.


" Siapa Dia?" tanya Ayu


Dimas mulai menjelaskan " Itu orang yang semalem lo tanyain namanya Aqila Rahman putri dari Ahmad Rahman pengusaha tembakau terbesar di kota ini, dia anak tunggal karena adeknya udah meninggal dua tahun yang lalu, dan lo tau siapa dia Ay? dia adalah kakak dari Rasyalia Rahman gadis yang gue cinta sampe sekarang, gue nggak habis fikirnya kenapa dia malah deket ama si bangs*t itu padahal laki-laki breng*** itu yang bikin adeknya nggak ada?"


" E tunggu deh kayaknya gue familiar ama tu mobil" sarkas Ayu membuat Fa dan Dimas kembali fokus kearah Aqila " Bukannya iti cowok tengil, si Andree kan kenapa dia bisa kenal ama Aqila? Eh Fa malah bengong lo ikutin kalek nanti ketinggalan jejak"


" Gue bingung deh si Kucai Andree emang tau kalo gue dulu pacaran sama Rasya tapi dia nggak tau bahkan nggak kenal sama anggota keluarganya yang lain kecuali Rasya doang"

__ADS_1


" Lo salah Dim sebenernya kemarin malem itu gue mikir bukan mikirin Aqila ama Rendy tapi Aqila ma Andree, gue udah tau Andree suka ama Aqila udah lama kerena dulu kita satu sekolahan pas waktu kiyik dan si Andree tu udah cari informasi keberadaan Aqila dan akhirnya ketemu awalnya gue ragu kalo yang deket ama Rendy ini cewek yang sama di sukain Andree apa bukan eh ternyata fakta telah membuktikan"


" Lo berdua kok malah ngomongin cowok tengil si, kita disini tu mau cari bukti buat ngebongkar kebusukan Rendy masalah si tengil kucai lo berdua urus ndiri ama orangnya besok kalo masuk"


Mereka bertiga masih setia mengikuti tujuan utanya yaitu Aqila hingga Andree telah meninggalkannya dan ia dijemput oleh Rendy, orang yang temgah mereka cari ternyata dengan mudahnya menampakkan dirinya sendiri ,Ayu mengabadikan moment tersebut dengan kamera ponselnya hingga Rendy beberapa kali berganti pasanyan di hari yang sama.


" Yaampun Dim ini kita mau ngikutin lagi curut satu itu? memory gue ampir abis gilak gegara motoin tu bajing**" kesal Ayu.


'' Terakhir deh ni suer" Dimas mengangkat tangannya membentuk huruf v . Bukan apa-apa dia melakukan semua ini semata-mata ingin membalas dendam.


jrug....jrug.....jruuug


" kenapa Fa?"Ayu


"jangan bilang!"Dimas


"hehe iya bensin mobil gue abis"Fa


hanya dibalas senyuman.


" kalian nggak marah kan"Fa


" enggak kok tenang aja"Dimas & Ayu


"yaudah dorongin sampe pom ya"Fa


" Anjiir" Dimas


" Bajigur"Ayu


"kamvret" Dimas


seraya keluar dan mendorong mobil Fa yang kehabisan bensin.


Flash Back Of


" Lo berdua bohong kan mana mungkin Aqila ngehianatin gue baru kemarin gue nembak dia dan gue diterima


"What diterima?" keduanya kompak, kaget mendengar pernyataan dari Andree.


Bersambung.........

__ADS_1


Hy readers jangan lupa like, vote , koment


__ADS_2