S'SMK

S'SMK
Bab 45


__ADS_3

"So " jawab FA singkat.


" Susah ngomong sama kamu" Pak Renanda kembali menatap Ayu " Bagaimana keadaan ayahmu sayang" tukas Pak Renanda.


Seketika Ayu mencoba terlihat tegar di depan Pak Renanda " Om Renan Ayah udah sembuh nggak sakit lagi, Ayah udah bahagia disisi Allah:( "


"Inalillahi wa innailaihi roji'un, maafin om sayang coba aja dulu om nggak nurutin perkataan Ayah mu mungkin kejadiannya nggak seperti ini" ucap Pak Renanda penuh penyesalan.


" Om jangan gitu ini tu takdir, mungkin Allah merencanakan sesuatu yang lebih indah dengan terjadinya kejadian ini" ucap Ayu menenangkan Om Renanda.


"Tunggu-tunggu ni ada apa si sebenernya Fa nggak ngerti pah" celetuk Fa yang memang sudah penasaran sedari tadi.


Renanda POV


Dulu Papah sama Om Arby, ayah Ayu ini sahabatan dia yang udah bantu papa minjemin modal usaha hingga kita bisa jadi seperti ini. Hingga suatu malam kita makan malam bersama merayakan kesuksesan papa memenangkan tander besar. Malam itu sedang hujan lebat kita berteduh di teras toko baju, disana terpajang baju koko putih, Ayu bilang kalo dihari ulang tahun ayahnya nanti ia akan memberikan baju koko itu sebagai hadiah ulang tahun Ayahnya.


Ayu sangat suka hujan-hujanan ia menarik-narik ayahnya untuk ikut main hujan-hujanan tapi om Arbi menolaknya akhirnya papah yang ikut hujan-hujanan kita terlalu asik main hujan-hujanan tak sadar telah berada di tengah jalan raya hingga ada truk yang melaju kencang, sang sopir tidak melihat jika ada orang di jalan itu. Om Arbi yang tau ada truk melaju kencang ia memperingatkan kita tapi swara rintikan hujan deras membuat kita tidak tahu apa yang telah ia katakan.


Hingga tiba-tiba ia mendorong tubuh kita sampai terjatuh namun nasib buruk menimpanya ia telat menyelamatkan dirinya sendiri, ia terseret sejauh 5 meter, darah segar berlumuran disekujur tubuhnya, Ayu tak bisa lagi menahan tangis dan tidak bisa berkata apa-apa. Tak lama Ambulance datang segera membawa om Arbi kerumah sakit. Saat itu juga saat dimana kamu dilaporkan ke polisi oleh keluarga Ana dan Andin. Papa bingung harus bagaimana hingga Om Arbi mengatakan bahwa papa harus pulang bantu kamu tapi papa nggak tega ninggalin om Arbi tapi Om Arby selalu menyuruh papa untuk nemuin kamu, dan akhirnya papa pulang awalnya papa mau balik lagi buat jenguk om arbi tapi tiba-tiba ada masalah dalam bisnis papa makanya papa belum sempet nemuin Om Arbi sampai saat ini

__ADS_1


***


" Entar dululu deh" Fa langsung meninggalkan sang Papah dan Ayu.


Ayu teringat akan surat yang diberikan sang ayah kepadanya ia mengeluarkan kalung R,B dari dalam tasnya. Ia memandang kalung itu dan sang om secara bergantian. Yang langsung dimengrti oleh sang Om " Ternyata udah besar, putri kecil om" Pak Renanda mengusap lembut kepala Ayu langsung mengeluarkan sebuah amplop dari saku jasnya dan memberikannya kepada Ayu.


Ayu mengembangkan senyumnya dan mengambil amplop dari tangan Pak Renanda" Jadi kalung om yang R apa yang B?''


Pak Renanda terkekeh " lha kamu nemuin kalung itu dimana sayang?"


Ayu menujukkan cengir kudanya " Ayu lupa om hehe jadi yang punya om yang mana?"


" ooo jadi punya om yang R" jawabnya yang hanya diangguki oleh Pak Renanda.


Ayu membuka isi surat itu.


Trimakasih sayang kamu telah berusaha, Ayah yakin kamu akan menemukan dan merebut hak mu kembali. Sekarang pasti kamu bahagia bisa bertemu dengan om Renanda kamu juga telah mendapatkan jawaban dari salah satu pertanyaan di dalam hatimu.


Sayang jika kamu mau mengetahui lebih dalam lagi kamu harus mencari dua orang sahabat Ayah mereka lah yang akan memberikan jawaban atas pertanyaan dalam hatimu. Mungkin sekarang kamu sudah mengenal anak dari Om Renanda Ayah, semoga kamu cepat menemukan jawaban mengenai teka-teki ini.

__ADS_1


"Ay " pekik Fa yang membuat Ayu terkejut " Lo baca apaan?, lo udah nemuin suratnya lagi ? siapa yang ngasih?"


" Biasa aja kalik, gue pusing denger swara lo"


" Anjiir, swara emas gini dibilang bikin pusing"


" terus, yang ngasih ini om Renand "


" Whats, gue gak salah denger?"


" Udah ah males gue mau kedalem mau liat om Renan potong kue"


"Eits tunggu dulu"


"Apa?''


" Ni kalung lo ketinggalan di mobil gue"


" ok"

__ADS_1


" Cuma gitu doang?" Fa ditinggal oleh Ayu


__ADS_2