S'SMK

S'SMK
~Berita Pernikahan~


__ADS_3

"Ngapain beli sepeda si, gue kan punya sepeda Fa"


"Sepeda lo kan udah nggak berwujud"


Ayu seketika teringat akan nasib sepedanya kemarin paling-paling udah dibuang sama orang disana.


Ayu berjalan membuntuti Fauzi ia melihat-lihat sepeda yang ada di kanan kirinya Bruuuk........ ia menabrak Fauzi ia tak melihat Fa telah berhenti. "Makanya jalan tu liat depan" celetuk Fauzi masih memilih sepeda pandangannya tertuju pada Sepeda yang berwarna biru langit Fauzi menghampiri sepeda iti ia bertanya apakah Ayu menyukainya atau tidak ternyata Ayu menyukainya ia langsung membayar sepeda itu dan mengatakan untuk membawanya ke rumah Ayu.


Mereka pun memutuskan pulang Fauzi mengantarkan Ayu terlebih dahulu baru ia pulang kerumahnya. Tak terasa hari sudah sore Ayu membersihkan dirinya lalu sholat ashar karena tadi ia belum sempat sholat.


Group Srikandi

__ADS_1


Ayu : gaes malem ini lo pada nginep dirumah gue y ibu lagi jenguk sodara yang sakit dan malem ini dia nginep disana.


Diah: sory Ay malem ini Daniel mau kerumah gue ngurus pernikahan.


Viara: sory Ay gue juga lagi dirumah nenek gue


Ayu: O yaudah gak papa, kalo lo Zah?


"Yah malem ini gue sendirian deh" Ayu Melemparkan ponselnya ke sofa.


"Kamu nggak sendirian kok kan ada aku" tiba-tiba Zahra muncul dari balik pintu.

__ADS_1


Ayu yang menyadarai keberadaan Zahra langsung memeluknya akhirnya ia tak sendiri malam ini Zahra juga membeli banyak makanan untuknya jadi mereka berdua tak khawatir kelaparan malam ini. Mereka berdua sangat asik bercerita hingga larut mereka sedari tadi menceritakan Andree tepatnya Zahra yang bercerita dan Ayu yang mendengarkan.


Sebenarnya Ayu malas dengar apa pun yang berbau dengan Andree tapi ia beusaha menjadi pendengar yang baik ia terus memperhatikan Zahra yang terus mengoceh wajahnya seakan berbinar jika menyebut atau mendengar nama Andree. Senyumnya terus mengembang, sorotan matanya terpancar jelas ada cinta disana hingga akhirnya Ayu bertanya apakah Zahra menyukai Andree.


Zahra hanya terdiam ia tidak tahu apakah dia benar-benar menyukai Andree ataukah hanya rasa kagum yang ia rasakan terhadap Andree. Memang sulit untuk membedakan tapi memang itulah kenyataan. Malam semakin larut mereka berdua memutuskan segera tidur.


Keesokan harinya Diah dan Viara datang kerumah Ayu Diah membawa kabar gembira bahwa dia akan menikah seminggu lagi karena ia telah sepenuhnya di keluarkan dari sekolah Dia tidak tau apa yang sedang ia rasakan rasa sedih,bahagia,kecewa semua bercampur menjadi satu dalam hatinya. Para sahabatnya hanya bisa menguatkannya mereka tak bisa melakukan apa-apa. Viara tak menyangka bahwa salah satu sahabatnya akan menempuh jalan baru.


Tangis mereka pecah ketika Diah mengatakan sehabis menikah nanti ia tidak akan tinggal disini ia akan tinggal di Surabaya bersama Daniel. Mereka pun berpelukan sebenarnya mereka tak ingin jauh-jauh dari Diah apalagi sampai beda Provinsi tapi mereka juga tak seegois itu demi kebahagiaan Diah, mereka merelakan kepergian Diah toh sekarang juga sudah ada alat komunikasi canggih yang mereka bisa gunakan untuk sekedar kangen-kangenan.


Waktu kurang lebih seminggu untuk bersama Diah mereka masih belum percaya dengan semua ini. Mereka masih ingin menghabiskan waktu bersama Diah lebih lama lagi. Tapi apa yang bisa mereka lakukan.......

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2