S'SMK

S'SMK
Bab 58


__ADS_3

Semua orang terdiam tanpa berswara, mereka berada diruang keamanan saat ini. Seorang pria dengan tubuh tegap itu membuka kancing atas kemejanya meletakkan jas dokternya diatas meja, memandang satu persatu orang yang berada diruangan itu.


Memakai kacamata,dokter muda itu menyalakan laptopnya


memperlihatkan rekaman CCTV rumah sakit. "Kenpa kalian membuat keonaran"


Tak ada yang menjawab pertanyaan itu, memandang Ayu penuh luka diwajahnya mengalihkan atensinya ke Viara yang nampak brantakan. " Baik kalo begitu kalian akan saya serahkan ke polisi".


" Eh Curutt siapa elo sok-sokan maen bawa kita kepolisi atas dasar apa?" tegas Ayu, Dimas dan Zahra hanya duduk tak bergeming menyaksikan Ayu, sedangkan Viara menyenderkan tubuhnya di senderan sofa.


Dokter muda itu menutup laptopnya " Saya bisa, dengan bukti yang ada, dengan dasar telah mengganggu kesejahteraan umum"


"Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaaan....."


" Bege Lo kok malah baca UUD si, nggak lagi upacara bendera woi" Dimas langsug memotong pernyataan Ayu.


" O iya" Ayu menepok jidatnya " Eh Curut Alvaro Yudhistira siapa lo, brani-braninya mau laporin kita kepolisi?" sambungnya.


Dimas, Viara dan Zahra langsung kaget dengan penuturan Ayu yang mengenal pria dihadapan mereka.


" Jaga mulutmu gadis muda, Dokter Varo ini pimpinan tertinggi di rumah sakit ini" tutur sang satpam berada di sisi Varo.

__ADS_1


" Whaatts" keget keempatnya kompak.


" Kena masalah lagi ni gue" Gumam Ayu menundukkan kepalanya.


****


"Kalian dari mana aja si" Tanya Diah yang sudah sadar mengetahui sahabatnya baru nampak padahal ia sudah tersadar dari 5 jam yang lalu.


"Diy gue mau pamit malem ini kita balik ya" tutur Ayu saat berada dihadapannya sekarang.


" Lo gimana si kita belom nemu orang yang dimaksud Om Bas kenapa udah mau balik aja si" bisik Dimas pada Ayu.


"Kok buru-buru banget" Daniel menyauti.


" Ooo gitu, Tu muka bonyok kenapa?" tanyanya pada Ayu.


Ayu memalingkan wajahnya " Dimakan curut tadi" Mendekat kepada sang bayi tampan disisi Diah " Mau kasih nama siapa?"


" Gue sama Daniel belum nyiapin nama, kalo elo mau lo aja yang kasih nama" tukas Diah.


"Muhammad Faza Haidar" celetuknya.

__ADS_1


" Wiih bagus emang artinya apa?" Tanya Diah.


" Kagak tau" pernyataan Ayu membuat orang yang ada diruangan itu memutar bola matanya.


" Lo gimana si namain anak gue sesuka elo, nama kan doa" ujar Diah.


" Yeee gue kan bukan emaknya, tadi lo bilang kalo gue mau, gue yang kasih nama sekarang udah dikasih nama elonya protes, tinggal google aja kan gampang", cicit Ayu melenggang pergi.


***


" Bel, bel, huuh.......huh" teriak Laura pada Bella.


Bella meletakkan tasnya membenarkan kebaya dan riasannya hari ini adalah hari wisuda dan pengumuman kelulusan kelas 12. Membalikkan badan menatap Laura yang terlihat sangat kacau.


" hadeuuh kenapa lari-lari si liat tu bedak lo luntur" ucap Bella mengeluarkan pouch make up- nya mengeluarkan bedak ingin membenahi make-up Laura yang nampak kacau.


" Gue nggak butuh itu sekarang ok , tadi gue liat Kismin udah ada disekolah dan gue takut dia bakal ngebongkar kebohongan yang kita buat.


" Udah deh jangan parnoan gitu lo lupa dia tu amnesia jadi gue yakin dia nggak bakal secepet ini sembuhnya" jawab Bella


Ia menggandeng Laura keluar kelas dan mendapati Ayu sudah berada didepan pintu kelasnya.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2