S'SMK

S'SMK
~Muncak~


__ADS_3

Setelah apa yang telah terjadi pada salah satu sahabatnya ketiga sahabat itu berjanji akan lebih saling menjaga satu sama lain. Mereka tak ingin ada yang tersakiti dan mengalami hal seperti yang dialami oleh Diah. Hingga mereka menutup hati dan membuang jauh-jauh kata-kata indah para pemuda yang terang-terangan menyatakan cinta pada ketiga gadis itu, tetapi mereka hanya menganggapnya sebagai guyonan.


Setelah kepergian Diah seminggu yang lalu membuat ketiga gadis yang menginjak dewasa lebih terfokus pada sekolahnya dibanding mengurusi para pemuda yang mengejar-ngejarnya. Ayu yang dulunya gadis dingin semenjak kepergian ayahnya sekarang kembali lagi menjadi gadis periang dan hangat ia lebih memperhatikan tingkah kedua sahabatnya ia tak mau lagi dua sahabatnya ini dirusak oleh lelaki hidung belang. Zahra sekarang lebih serius dalam mempelajari materi-materi pelajaran. Sedangkan Viara sekarang lebih suka mencoba hal-hal baru yang menantang adrenalinnya.


" Ay lusa gue mau muncak boleh nggak? lo mau ikut nggak? Plis ikutan yuk asik kalo ada lo " Viara yang menutup buku yang ada ditangannya ia selalu meminta persetujuan Ayu dan mengajaknya jika ingin pergi dimana hal-hal baru akan muncul.


Ayu yang biasanya memperbolehkan dan ikut dengan Diah entah mengapa ada hal yang mengganjal dihatinya ia khawatir dengan keselamatan Diah.


" lo mau muncak kemana?"


" Mm kan baru pertamanya gue muncak, paling ke Merapi" jawabnya santai. " Ay ikut yuuk biar ngrasain suasana baru.


Sebenarnya Ayu berat hati mengatakan iya tapi melihat Viara yang tak henti-hentinya memohon ia pun hanya memberi anggukan kepala.


Pada hari selanjutnya Viara dan Ayu bersiap-siap untuk keberangkatan mereka besok. Mereka membawa keperluan yang mungkin dibutuhkan pas disana hati Ayu tambah tak karuan ia sangat cemas dan was-was ia berusaha tenang agar sahabatnya itu tak kecewa. Zahra tidak ikut mereka karena besok adalah acara pernikahan kakak perempuannya. Ayu hanya bisa berdoa memohon perlindungan pada Allah agar terhindar dari marabahaya.


Sekilas Info


Gunung Merapi merupakan sebuah gunung yang terletak di 2 provinsi berbeda, yaitu di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Gunung ini terletak berdampingan dengan Gunung Merbabu. Gunung Merapi adalah salah satu gunung api yang mempunyai daya rusak yang tinggi dan paling aktif diantara sekian banyak gunung api yang terletak di Indonesia serta merupakan salah satu gunung terganas di dunia.


Ketinggian Gunung Merapi sendiri mencapai 2930 meter diatas permukaan laut, ketinggian tersebut berdasarkan pengukuran pada tahun 2010. Nama puncaknya yang paling terkenal adalah puncak Garuda, tapi puncak garuda itu telah hilang karena letusan merapi pada tahun (2010) yang merupakan bongkahan batu besar dengan bentuk mirip burung garuda. Salah satu ciri khas dari Gunung Merapi adalah pada saat terjadi letusan menghasilkan awan panas (glowing avalanches), yang oleh penduduk setempat disebut Wedus Gembel. Masyarakat memberikan sebutan tersebut berdasarkan bentuk awan panasnya yang menyerupai bulu kambing/domba. Awan panas ini mempunyai suhu sekitar 1.000 derajat celcius.


Walaupun gunung ini disebut gunung terganas di dunia, tetapi Gunung Merapi ini hampir tidak pernah sepi dari pendaki. Bahkan pada hari minggu atau hari libur banyak sekali pendaki yang datang. Untuk mencapai puncak Gunung Merapi Anda bisa melewati dua jalur utama, yaitu Kinaharjo/Kaliurang dan Selo/Boyolali. Tetapi pada November tahun 1995 jalur pendakian Kaliurang di tutup sementara.

__ADS_1


Pagi harinya Viara dan Ayu berangkat dari rumahnya.


" Ay lo nggak seneng kita muncak" tanya Viara memecah keheningan didalam mobil yang mereka berdua tunggangi bersama rombongan.


" Lo yakin mau muncak hari ini?" celetuk Ayu yang masih menatap kearah luar mobil menetralisir kecemasan yang berlebih.


"Gue yakinlah kalo nggak yakin mana bisa kita udah sejauh ini Ay." Viara menatap Ayu meyakinkan bahwa tidak akan ada yang terjadi.


Ayu memandangi wajah imut Viara ia tersenyum walau dalam hatinya masih ada kecemasan.


Perbincangan kedua gadis itu tak luput dari perhatian pemuda yang didepannya itu.


Sesampainya posko pendakian Gunung Merapi di Desa Selo. Desa Selo merupakan gerbang pendakian utama yang berada pada ketinggian 1.560 meter diatas permukaan laut. Desa Selo terletak dipelana Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Desa ini mempunyai panorama alam yang indah karena letaknya yang strategis. Penduduk desa ini sebagian besar bertani sayuran dan tembakau. Di desa ini juga terdapat tempat wisata gua yang mempunyai tempat pertapaan yang terletak 300 meter dari Pos Polisi Selo.


Setelah tiba di gerbang Desa Selo, Para pendaki dapat meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki menuju basecamp pendakian yang ada di dusun Plalangan dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Jalan yang akan dilalui berupa jalan aspal yang cukup menanjak. Ditengah perjalanan mereka akan melewati sebuah pos kecil mirip pos hansip, dimana para pendaki bisa melaporkan pendakian dengan biaya retribusi pendakian Gunung Merapi. Sepanjang perjalanan Anda akan melewati rumah – rumah dan ladang penduduk.


" Ay liat itu yuk lucu banget" Viara menarik tangan Ayu.


Ayu yang sebenarnya ingin beristirahat dahulu karena sudah kelelahan tadi ia pun terpaksa menuruti apa mau sahabatnya itu. Mereka dan Para pendaki lainnya memilih untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya.


Setelah dirasa cukup istirahat, perjalananpun dilanjutkan menuju Joglo dengan jalur masih berupa jalan aspal yang menanjak dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.Para pendaki terlihat asik dan bercengkerama pada Viara dan Ayu kecuali dua pemuda yang menggunakan topi lengkap dengan masker dan sarung tangannya membuat Ayu penasaran.


" Mas, mas pendaki baru atau senior" sapa Ayu sok kenal.

__ADS_1


" Mas mes mas mes lo pikir gue tukang cilok apa" jawab pemuda itu dan mempercepat langkah kakinya. Sedangkan pemuda yang satunya hanya memandang Ayu dan ikut menyusul temannya.


" Siapa tu Ay" Viara menatap aneh kedua punggung pemuda itu.


" Auk gue juga gak tau". Ayu dan Viara memilih melanjutkan perjalanan mereka.


Info susulan


Joglo adalah sebuah bangunan berbentuk rumah joglo yang biasa digunakan pengunjung untuk menikmati pemandangan sekitar. Para pendaki bisa memandangi eloknya Gunung Merbabu dengan jelas dari tempat ini.


Tempat ini sudah terlihat dari jalan raya karena terdapat sebuah baliho atau tulisan besar yang bertuliskan “NEW SELO”. Sekilas tampak seperti lambang Hollywood yang ada di Amerika. Baliho ini memiliki unsure kreatifitas yang tinggi dari pembuatnya. Disini juga terdapat tempat parkir yang dapat menampung hingga 6 buah mobil dan warung–warung yang menjual makanan dan minuman ringan. Biasanya warung – warung ini hanya buka hingga sore hari, terkecuali pada saat musim pendakian.


Dari Joglo, para pendaki dapat melanjutkan perjalanan melalui jalan setapak kecil yang berada disamping tempat ini menuju pos Tugu I. Jalur yang akan para pendaki lewati masih didominasi ladang penduduk dengan medan batuan kecil dan tanah yang pada musim kemarau akan sangat berdebu sebaiknya menggunakan masker dan baju berlengan panjang untuk menjaga tubuh dari debu yang berterbangan. Banyak terdapat percabangan jalur di sepanjang trek pendakian, tetapi percabangan tersebut berujung pada jalur yang sama. Para pendaki dapat memilih jalur mana yang nyaman untuk dilewati. Di Pos Tugu I ini terdapat sebuah tugu yang letaknya berada di sebuah punggungan. Tinggi tugu tersebut sekitar 1,5 meter.


Dari Pos I Perjalanan dilanjutkan menuju Pos Tugu II, dengan jalur yang curam dan penuh bebatuan besar. Perjalanan menuju pos ini memerlukan waktu sekitar 1,5 – 2 jam. Di pos ini juga terdapat sebuah tugu, sama seperti di pos sebelumnya. Dari sini Anda hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk menuju pasar bubrah. Medan pendakian masih serupa dengan medan pendakian sebelumnya. Dalam perjalanan menuju pasar bubrah Anda akan melewati sebuah beberapa memoriam yang berada pada sebuah dataran yang menjadi puncak sebuah punggungan. Dari tempat ini para pendaki hanya perlu turun menuju pasar bubrah. Pasar bubrah berada pada sebuah lembahan yang dipenuhi batu – batu besar yang berserakan. Dari Pasar Bubrah terlihat 2 buah puncak dan terdapat jalur untuk menuju kawah woro.


Dari Pasar Bubrah menuju puncak memerlukan waktu sekitar 1 jam dengan jalur yang sangat curam dan berpasir. Medan yang mereka hadapi adalah pasir dan berbatu yang mudah longsor. Pendakian dari selo menuju ke puncak Gunung Merapi akan memakan waktu 5 – 6 jam dan saat turun membutuhkan waktu 3 – 4 jam per jalanan. Hingga akhirnya mereka sampai di puncak merapi.


Pemandangan di Puncak Merapi sangat menakjubkan sekaligus mengerikan, gemuruh kawah dan asapnya serta tebing batu di sekitar kawah merapi yang menyeramkan. Dari puncak ini mereka bisa menyaksikan kota – kota yang berada di kaki gunung seperti Yogyakarta, Boyolali dan Magelang. Mereka beruntung kali, ini bisa menyaksikan matahari terbit dengan warna kemerahan diufuk timur yang merupakan panorama alam yang sungguh menakjubkan.


" Gimana Ay? nggak ada yang perlu dikhawatirkan kan." celetuk Viara


Ayu tersenyum melihat sunrise dan oemandangan yang begitu indah "Subehanallah sungguh indah ciptaanmu Ya Allah" Ayu memuji tanpa henti-hentinya membuat.

__ADS_1


" Indahan juga orang yang memuji ciptaanya......." Celetuk dari seorang pemuda yang kemarin tak berkata apa-apa.


Bersambung........


__ADS_2